<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936</id><updated>2012-01-19T17:26:08.323+07:00</updated><title type='text'>Warna Dunia</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>219</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-3156231148715144730</id><published>2012-01-12T13:06:00.001+07:00</published><updated>2012-01-12T13:07:55.746+07:00</updated><title type='text'>Ya Begitulah</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Didalam hidup, kadang bertindak benar itu dianggap tidak benar.&lt;br /&gt;Alkisah disebuah masa, hiduplah seorang pria bernama nDalimin (ini bukan nama samaran lho). nDalimin bekerja di sebuah Padepokan swasta terkemuka di Tanah Jawa ini dia bekerja disana bersama seorang temannya bernama Tukiyat (ini juga bukan nama samaran). Tidak seperti Ndalimin, Tukiyat orangnya ambisius, dan perlente, ditopang dengan wajahnya yang rupawan dan badan atletisnya, Tukiyat mengikuti gaya hidup masa kini a la artis ibukota, komplit dengan segala aseso-nya. Bedalah dengan nDalimin yang &lt;i&gt;sikut&lt;/i&gt; sama &lt;i&gt;dengkul&lt;/i&gt; aja susah mbedain, kehidupan nDalimin juga bukan hidup yang "wah" dan hedonis. Tukiyat kadang membawa pulang alat2 kantor yang memang canggih dan berteknologi &lt;i&gt;advance&lt;/i&gt; untuk menunjang penampilannya. Sampai suatu saat, Tukiyat memutuskan untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya dan mendaptar di perusahaan lain yang digit gajinya lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;Masalah muncul ketika suatu saat, salah satu alat yang biasa dipinjam Tukiyat hilang. Ketika ditelepon si Bos, Tukiyat bilang dia sudah mengembalikan alat itu kepada nDalimin. Dan kena masalahlah si Ndalimin ini. Dia harus mengganti alat itu dengan duit pribadinya yang sudah mepet itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian ini bukanlah yang pertama kali, lain hari, ada salah satu kaca sumbangan dari institusi lain menghilang entah kemana, karena merasa itu tanggungjawabnya, maka dia mencari kaca itu sampai dapat, ini bukanlah mudah karena kaca itu sepaket dengan CPU-nya, eh ndak berapa lama malah ada tudingan miring bahwa si Ndalimin yang ngambil tuh kaca dan kemudian disimpen trus di tukerin duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi, sebuah laptop raib dari lemari penyimpanan, lagi2, nDaliminlah yang kena cipratan tuduhannya. Seolah2 di perusahaan tempat nDalimin itu muncul sebuah kesepakatan bahwanDalimin adalah orang yang tepat untuk dipersalahkan ketika terjadi suatu masalah. Jika di percakapkan secara verbal mungkin nadanya seperti ini :"eh ada barang hilang lho""eh iya tuh, aduh..gue ga ngambil padahal" "ya udah salahin nDalimin aja" "ho'oh" "nDalimin, kamu ngambil barang itu ya..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi nDalimin kadang tidak bisa membela diri, dia hanya berterima saja dengan kejadian-kejadian seperti itu. Tanpa perlawanan, tanpa pembelaan. Pembelaan justru datang setelah sekian lama kemudian, tiba2 ketahuan kalo si bapak itu yang ngambil kaca, tiba2 ketahuan kalo si tukiyat yang belum mbalikin alat, tiba2 ketahuan kalo laptop kmaren kesimpen di sebuah lemari dan ketauan siapa yang nyimpen. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah proses yang ajaib kawan. Ketika kita hanya diam saja, ternyata alam semesta menyediakan pembelaannya untuk kita, begitu kata nDalimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah diatas mengilhami nDaru dalam menata hidup nDaru akhir2 ini. Beberapa waktu yang lalu, nDaru getol pengin &lt;i&gt;ndiriken&lt;/i&gt; sebuah yayasan yang bergerak buat anjing. nDaru pengin mbikin sebuah &lt;i&gt;dog shelter &lt;/i&gt;buat para anjing yang tidak diinginkan majikannya, ato anjing2 liar yang sering ketemu di jalanan. Tapi, babi buta aja kan tau ya..kalok dimari, mbikin yayasan itu perlu apa saja, apalagi ketika mengetahui proposal keuangan nDaru dan berapa nominal yang akan nDaru dapet dari badan donatur internasional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usaha berbulan-bulan lamanya, Surat ijin itu ndak keluar2 juga. Sambil menunggu, nDaru membangun pagar di belakang rumah nDaru, sambil berusaha menolong anjing-anjing yang butuh shelter tak kurang dari 40 anjing memenuhi halaman belakang nDaru. Dan tiba2, saat yang nDaru khawatirkan tibalah juga, beberapa orang mendatangi rumah nDaru dan bilang bahwa mereka terganggu dengan suara gonggongan anjing2 yang nDaru pelihara. Gonggongan anjing yang kerasnya ndak lebih dari speaker tape compo 250 watt itu dirasa berisik dan mengganggu pendengaran. Padahal jika dihitung lagi, rumah nDaru adalah rumah paling ujung. Jarak dari rumah nDaru sampai rumah berikutnya kurang lebih 25 meter. itupun rumah kosong yang belum jadi. Orang2 yang protes ini rumahnya jauh dari rumah nDaru. Bahkan mungkin ga akan denger kalau 40 anjing ini menggonggong bareng. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak butuh waktu lama untuk melibatkan orang2 birokrasi, keputusannya adalah dalam jangka waktu seminggu nDaru harus merelokasi anjing2 itu, atau disuntik mati. Hanya 16 anjing yang nDaru berhasil mendapat tuan baru. Sisanya ya seperti yang nDaru tulis diatas. Silakan membayangkan, 27 anjing disuntik mati sekaligus. nDaru dan beberapa teman memutuskan untuk membuatkan mereka kuburan karena jika tidak dikubur, "mereka" akan membakar jazad2 anjing itu. Silakan membayangkan bagaimana rasanya mengubur 27 anjing yang setiap hari anda lihat dan anda kasih makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seperti sebuah perkataan negeri seberang yang mengatakan &lt;i&gt;"LIVE MUST GOGON&lt;/i&gt;" tapi hidup ya tidak akan pernah sama lagi buat nDaru. nDaru pengin menutup ngoyo woro nDaru kali ini dengan sebuah ungkapan yang biasa diucapkan sodara2 kita umat Budha &lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;"Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta"&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sadhu..sadhu..sadhu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Verdana,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;*Semoga semua makhuk hidup berbahagia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-3156231148715144730?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/3156231148715144730/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=3156231148715144730' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3156231148715144730'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3156231148715144730'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2012/01/ya-begitulah.html' title='Ya Begitulah'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5681660689885922645</id><published>2011-08-12T10:20:00.000+07:00</published><updated>2011-08-12T10:21:29.373+07:00</updated><title type='text'>Mbak Darsem</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Tahu kan ya Mbak Darsem? TKI yang lolos dari hukuman pancung di Arab Saudi sana kan ya? Lha, tiga hari yang lalu kalok ndak salah, nDaru nonton tipi dan liyat Mbak Darsem di salah satu setasiun tipi swasta nasional. Menurut pemberitaan setasiun tipi itu, Mbak Darsem kok kesannya kurang konsisten gitu. Dulu, pas dapet uang sumbangan dari pemirsa setasiun tipi swasta itu yang mencapai 1,2 M, dia bilang mau menyumbangkan sebagian uangnya ke keluarga Ruyati,&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;TKI yang dihukum pancung di Arab Saudi, trus untuk beramal sodakoh, dkk. Kemaren pas tau yang disumbang cuma 20 juta, si setasiun telepisi swasta merasa apa yang disumbangkan Darsem endak sebanding dengan apa yang sudah dia dapet. Bahkan, ia dituduh bergaya hidup wah sekarang.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Wah, nDaru ngakak tenan. Kalok menurut nDaru sih, lha setasiun tipi swasta nasional itu yang lebay. Mereka terlalu reaktip menghadapi kasus Darsem. Sejak awal uang itu tujuannya untuk membantu pembebasan Darsem, tapi ternyata sudah dibayar oleh pemerentah. Lha, terus kalok duitnya itu glondongan dikasi Darsem ya sudah pasti resikonya bakal dipakek buat Darsem buat ngapain saja dong. Coba setasiun tipi swasta nasional itu mikir panjang. Jangan dikasih glondongan, tapi dibikinken usaha melalui duit itu misalnya, seperti yang dibilang oleh &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial (Kemensos), Andi Zainal Abidin &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2011/08/07/160507/1698365/10/kemensos-darsem-seharusnya-dibuatkan-usaha"&gt;di situs ini&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Ndaru jugak setuju dengan apa yang dibilang Pak Dirjen, uang yang lain kan bisa buat membantu TKI yang lain, jadi jangan dikasih semua. Lha, kalok sekarang udah terlanjur dikasihken Darsem ya jadi haknya Darsem dong. Jadi, dia mau ngapain saja dengan duit itu ya terserah dia. Kita toh ndak tahu masalah apa yang dihadapi oleh dia, dia butuh apa, utang brapa, dsb. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Ngasih bantuan sih boleh-boleh saja, malah sangat mulia, tapi mbok ya caranya itu yang edukatip. Kalok menurut gamblehan nDaru sih, setasiun tipi swasta nasional itu terlalu terburu-buru, bahkan sudah masuk ke gejala pengen nyarik popularitas. Ini lho saya bisa mengajak masyarakat membantu TKI. Hanya segitu kah? Cara seperti itu malah tidak mendidik. Jadi sekarang, ya jangan protes. &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5681660689885922645?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5681660689885922645/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5681660689885922645' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5681660689885922645'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5681660689885922645'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/08/mbak-darsem.html' title='Mbak Darsem'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5916212236776720032</id><published>2011-08-01T15:48:00.001+07:00</published><updated>2011-08-01T15:53:25.442+07:00</updated><title type='text'>Memang Keknya Negeri Para Bedebah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Wah..ndak sadar ternyata nDaru sudah absen pada &lt;i&gt;pambacotan ageng&lt;/i&gt; di blog ini hampir satu windu. Hehehe. Naaaa, untuk ngapdate bacotan nDaru, kali ini nDaru mau nggambleh soal kasus-kasus yang lagi heboh di negara ini. Ya, memang nDaru lagi care sama negri ini. Sebenernya selalu care sih, cuma kadang agak males menoleh ke tingkah pejabat pemerentah yang ndak mutu babar blas. Tapi, kali ini, nDaru memang lagi gatel pengen ngomong soal kisruh KPK dan kasus-kasus lain yang masih anget beberapa hari terakhir ini.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampeyan pasti sudah ngerti kalok Nazarudin menuduh beberapa pimpinan KPK terlibat dalam suap proyek wisma atlet. Ujung-ujungnya, banyak pihak kecewa, termasuk Ketua DPR yang sampe tega ngomong kalok panitia seleksi pimpinan KPK memang ndak nemu figur pimpinan KPK yang oke, mending KPK dibubarin aja. Wah, kalok menurut ngelmu nggambleh nDaru ya, pernyataan itu kok kesannya buru-buru banget dan bahkan lebih mirip rengekan anak TK umur 5 tahun yang cengeng daripada suara seorang pimpinan yang bener-benr melek mata dan hati.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Siapa bilang ndak ada figur pimpinan KPK yang oke? Antasari Azhar itu oke, tapi karena dia oke terus dikriminalisasi. Apa DPR pernah mendesak kasusnya dibuka ulang ato ngasih dukungan dan pengawasan terhadap perkembangan kasusnya? Endak tuh! Lha, terus sekarang mau gimana? Kalok pimpinannya oke dikriminalisasi, kalok ndak oke disuruh bubar. Lha rak gemblung to?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Yang mau nDaru tekankan disini adalah negara ini sebenernya kebanyakan pejabat pemerentah yang munafik dan ndak konsisten. Pertama sih koar-koar bilang ayo berantas korupsi terus membentuk Komisi Pemberantasan Korupsi. Eh, setelahnya justru lembaga ini malah diserang sama pejabat-pejabat pemerentahan laennya yang ndak mau korupsinya ketahuan dan ndak mau dihukum gara-gara itu. Ya sama aja. Pembentukan KPK cuman sekedar dijadikan alat pencitraan kalok negara serius memberantas korupsi, tapi kelakuan pejabat pemerentahannya ndak berubah. Tetep aja korupsi dan malah lebih kreatip, soalnya gimana caranya tetep korupsi tapi bisa menglabui KPK. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ayo dong Pak Ketua DPR, mbok diliyat lagi duduk persoalannya. Kalok dia bener-bener Ketua DPR yang memang memimpin perjuangan aspirasi rakyat, harusnya dia bisa melihat sumber dari segala masalah di negri ini adalah ketidakkonsistenan mereka yang menjalankan roda pemerentahan dengan segala perannya. Jadi, ndak adil kalok KPK yang dilimpahi segala kesalahan kegagalan pemberantasan korupsi di negri ini. Gimana mau berhasil kalok mau nangkep koruptor tapi pejabat pemerentah lainnya malah melindungi? Gimana KPK mau berhasil memberantas korupsi, kalok DPRnya masih korupsi, mentrinya dan MA dan berani mengeluarkan hukuman berat bagi koruptor, dan presidennya ndak membuat perubahan sistem sekaligus berani tegas sama kasus-kasus korupsi. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Coba kita amati lagi. Negara kita tergolong negara yang sistem pemerentahannya boros, sukak muter-muter, dan ndak jelas tujuannya. Di satu departemen pemerentah saja misalnya, ada berapa anak departemen yang diisi oleh PNS-PNS? Kemenpora masih punyak Badan A, Badan B, Badan C, dst. Belum lagi, ngurusin mafia pajak saja presiden musti membentuk Satgas Anti Mafia Hukum, ngurusin TKI juga lagi-lagi membentuk Satgas. Logikanya, kalok dengan sebegitu banyaknya badan-badan di bawah departemen, harusnya segala urusan dan kasus di negara ini beres dong. Kasusnya Bank Century bakal sudah closed sekarang. Masyarakat Porong, Sidoarjo sekarang juga sudah dapet ganti rugi dan bisa hidup dengan layak kembali. Tapi ya, sekali lagi, karena para pejabat pemerentah itu ndak ikhlas bener buat kerja dan sibuk nylametin mukak mereka yang ndak kece, jadinya semua kasus itu hanya muter saja. Sementara, kalok dikritik, presidennya langsung nesu, nuduh media terlalu kejam. Bahkan, ajudannya yang paling setia ikut-ikutan nantang media. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi ya, menurut gamblehan nDaru sih, ndak usah ngarep negara ini maju kalok pejabat pemerentahannya masih bermental tempe seperti itu. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5916212236776720032?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5916212236776720032/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5916212236776720032' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5916212236776720032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5916212236776720032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/08/memang-keknya-negeri-para-bedebah.html' title='Memang Keknya Negeri Para Bedebah'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-6308505160744943931</id><published>2011-03-21T16:01:00.001+07:00</published><updated>2011-03-21T16:12:17.805+07:00</updated><title type='text'>Gonggongan Si Jojon</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Namaku Jojon, bukan pelawak yang terkenal dengan kumis a la Hitler-nya itu lho, nama kumplitku Johnny Mikhaelo Pettrovic. Aku anjing kampung biasa yang &lt;i&gt;nunut ngeyup&lt;/i&gt; di sebuah rumah mepet sawah kepunyaan seorang pecinta anjing. Di rumah ini aku endak sendiri, disamping si empunya rumah yang wajahnya kece itu, aku tinggal bersama 3 anjing lainnnya. Yang tertua adalah Broder Tukhul, lalu Broder Molen&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;dan seekor anjing titipan yang laen yang namanya sok sok kayak bule Prancis. Sementara ini aku tinggal bareng disini karena tempat tinggal asliku di sebuwah vihara di lereng merbabu endak gitu kondusip dan mendukung pertumbuhan tulang belakangku. Jadi beberapa hari yang lalu itu, kedua kaki belakangku sama sekali endak bisa buwat gerak, jangankan buwat jalan, wong dicubit disitu aja endak kerasa je. Kata dokter aku kekurangan kalsium, tapi itu beberapa hari yang lalu, sekarang aku udah baekan kok, udah bisa maen sama temen2ku bertiga itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Sudah ya, itu soal jati diriku. Yang mau aku gonggongin disini bukan soal aku kok, tapi anjing titipan yang satu lagi itu. Pertama pas ketemu aku itu jiyaan, kesane dia itu sombong, sok kuwasa, sok yang punyak rumah, padahal penghuni berkaki 4 yang resmi berKTP sini kan cuman Bro Tukhul sama Bro Molen. Tapi kemudian setelah kami melewati beberapa malam bersama, akhirnya kami akrab dan sukak saling curhat soal masa lalu kami. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dia banyak cerita soal majikan aslinya yang kata dia mahasiswi pasca sarjana di sebuwah perguruan tinggi suwasta nan kondang misuwur di republik ini. Dia itu disamping wajahnya endak terlalu kece, dia jugak sok modis dan sukak eksis di duniya maya. Di semuwa jejaring sosiyal, kalok kata temenku yang asli mbantul itu bilangnya &lt;i&gt;socmed&lt;/i&gt;, majikan dia ini punyak akun semuwa. Termasuk mesin ngobrol jarak jawuh alias chatting MIG 33. Kalok yang itu aku agak2 endak &lt;i&gt;mudeng&lt;/i&gt; wong tauku ya sebatas tulang sama sop balung bikinan si empunya rumah ini. Temenku itu dititipken disini juga karena relasi majikannya dengan adeknya yang punyak rumah ya itu majikan sementaraku itu. Katanya dia mau mudik dan dititipken disini cuman 1 minggu, e sekarang udah 3 bulan endak diambil2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Kalok kata dia, hidup disini jawuh lebih nyaman dan &lt;i&gt;lekker&lt;/i&gt; daripada tinggal di rumah majikan aslinya, disamping bisa dolan2 dan lari2 karena disini endak banyak perabotan, makanan juga terjamin. Apalagi soal kesehatan, dia punyak kelainan di matanya aja dipreksain ada apa, lalu ketika dia mabok superpel aroma apel yang dia kira jus, malem2 dia dibawa ke &lt;i&gt;ndokteran&lt;/i&gt; biar ndapet perawatan, wes to kalok kata dia, hidup di sini sama di tempat majikannya itu bagaikan hidup di surga dan di neraka. Lha bagemana endak to. Disana itu katanya sempit, sering ditinggal2, udah gitu kadang masuk kandang yang cuman berukuran cuwilik banget. Jadi endak bisa bebas kayak disini. Dan kadang lagi kalok pacar majikannya yang goblok itu dateng, dia sukak dicuwekin. Ha bagemana endak goblok to, wong sekolah S1 aja udah 7 tahun endak selese2 kok. Kalok endak goblok ya &lt;i&gt;pethuk&lt;/i&gt;.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dan aku mbuktiin ucapan temenku tadi bener adanya, waktu itu entah kena setan apa, pacar majikan temenku itu dateng njemput temenku tadi. E ternyata bener jugak, kalok diliyat dari tampangnya, kayaknya memang masuk golongan yang hanya berpangku tangan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;menunggu harapan yang tidak pasti, ini kata mas &lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=vZ2x9hFN0Wg"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Toni Blank&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang sukak aku tonton di sela2 kesibukanku nyarik2 kutu dibadanku sendiri. Katanya pacarnya, itu majikan temenku itu endak bisa dateng karena bisulan ato apa gitu, aku endak gitu jelas, soale aku ya masih blajar bahasa manusia. &lt;i&gt;Yawes&lt;/i&gt;, lalu temenku itu diambilnya, sedih rasanya kehilangan sahabat sepencarian kutu itu, rasanya kayak dulu waktu aku ditinggal bapak sama simbokku karena rumah tempat mereka tinggal itu sudah penuh anjing. Sampek sekarang aku masih sedih kalok inget temenku itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Candara&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Yang aku herankan itu soal itu lho, toto kromo dan unggah ungguh ala jawa dan tentunya parameter yang menunjukkan bahwa majikannya temenku itu salahsatu anggota civitas akademika dari sebuah almamater yang kondang, kok agak aneh, ha la piye to? Kata Bro Molen, temenku itu dititipken ya dia endak permisi mau nitip, e pas ngambil kok ya dia nyuruh orang. Apa emang adat manusia begitu ato aku yang terlalu manusiawi ya? Padahal dulu kata Bro Molen, dia sempat dititipken di penitipan anjing, itu sehari 30ribu je, lha kalok dia disini 3 bulan lebih njur kalok dihitung rupiah2an berapa itu? Belon sepatu jogging punyak si pecinta anjing yang digigiti sama temenku itu, rusak sol sepatunya gripil gripil karena dikunyah2. Terus dulu temenku kabur malem2 ya dicariin hujan2 sampek di RT seberang.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Lalu jaket necisnya yang dikencingi terus risletingnya dibikin dol itu. Imbalannya dia malah nulis setatus di facebook njelek2in si pecinta anjing itu. Aku yang anjing aja kroso kok kalok sebenernya setatus itu ditulis buat si pecinta anjing itu, ee dia ngelak katanya endak buat si pecinta anjing. Tapi OKlah..kalok pembaca sekalian mau bilang aku HOAX karena endak bisa nunjukin bukti setatus facebook itu, apalah daya seekor anjing, jangankan punyak akun facebook, wong koneksi internet aja ya nebeng ndoro. Tapi apa ya sopan, setelah kebaekan ndoro sementaraku&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;itu ngrumati temenku itu dengan sepenuh hati balesannya cuman sepenggal SMS? Nek aku manusia aku pasti dateng, ngucapin makasih secara langsung, lalu njelasin kenapa bisa segitu lama endak bisa ngambil anjingku. Lalu ngoceh bentar, baru tak ambil peliharaanku itu. Entahlah…mungkin aku yang terlalu hiperbolis, ato emang majikannya temenku itu yang bener2 sarapnya terganggu, lagian aku itu ya cuman anjing kampung. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; Dan ini juga cuman gonggongan anjing kampung yang endak terlalu penting buat dibaca&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-6308505160744943931?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/6308505160744943931/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=6308505160744943931' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6308505160744943931'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6308505160744943931'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/03/gonggongan-si-jojon.html' title='Gonggongan Si Jojon'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5883681637986736482</id><published>2011-03-07T18:55:00.001+07:00</published><updated>2011-03-07T19:07:24.346+07:00</updated><title type='text'>Njiplak kok bangga</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Kali ini, nDaru mau &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mbacot ageng &lt;/i&gt;soal keluhannya &lt;a href="http://www.devieriana.com/2011/03/tentang-copy-edit-paste-itu/"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Jeng Devie tentang hal bernama copy paste&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;. Memang dan nDaru setuju banget duwa ratus persen sama Jeng Devie kalok sebuah tulisan, sekalipun menurut beliyo tulisan abal-abal, tetaplah sebuah karya, hasil dari olahan pikiran dan jiwa si penulis. Jadi, pasti sangat pantas kalok Jeng Devie bertanya dimana etisnya menjiplak tulisan orang lain kemudian mempostingnya dan mengakuinya sebagai tulisan pribadi. Kalok menurut teori harga diri yang diciptaken oleh Juminten, temen nDaru ituh, tiyap manusiya dilahirken dengan onderdil yang sama. Jadi, tidak ada alesan ketika kamu harus menulis kemudiyan kamu bilang ndak bisa. Apalagi, kalok kamu mengkopi tulisan orang lain dan kamu menyebut kamu mengkopi karena kamu ndak bisa. nDaru ngakak saat Juminten &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nggambleh&lt;/i&gt; begitu di depan mahasiswa2nya yang ketahuan mengkopi tulisan ilmiyah di internet. Tapi, ketika nDaru membaca tulisannya Jeng Devie kemaren, nDaru langsung manggut2.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Coba &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;sampeyan &lt;/i&gt;amati blog2 lain. Kalok nDaru amati ya, banyak blog yang isinya cuman masalah narsis saja, pengen pamer kesana-kesini, tapi ya maap, tulisannya dangkal. Ya memang sih, mau nulis apa saja di blog itu hak tiap orang kok. Cuma, kalok sudah berani narsis dengan memajang banyak gaya, menurut Juminten sekali lagi, pemilik blog harus berkewajiban menulis sesuatu, jadi kalok orang baca itu ya manggut2 maklum gitu. Owh, blognya gaya tulisannya jugak bagus. Lha, kalok cuman banyak gaya tok, orang pasti ngomel “&lt;i&gt;Owalah…&lt;/i&gt;cuman nggaya tok to, ha ndak beda sama Fesbuk. Sama saja mbikin akun Fesbuk di blog!” Parah lagi kalok isinya itu cuman nggaya dan tulisannya njiplak tulisan orang lain. Wes to, &lt;i&gt;mbahnya yak ampun&lt;/i&gt; pokoknya.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Balik lagi ke masalah plagiator, apa memang mengkopi paste itu sudah jadi budayanya orang Indonesiya ya? Menurut ceritanya Juminten, sedikit sekali dosen di fakultas dia yang menekankan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;no plagiarism &lt;/i&gt;di kelas. Jadi, mahasiswa mau bikin tulisan apa ndak pernah dicek itu tulisan dia ato mengkopi dari internet ato sumber lain. Sedangkan, kalok di Amrik sono sekali ketahuan memplagiat tulisan orang lain, siswa langsung dapet D dan disuruh mengulang tulisannya sampek bagus. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Memang sih, di duniya ini yang 100% tulen orisinil itu endak ada, semua pasti terinspirasi akan sesuatu yang terlihat. Sama dengan ungkapan “cocot kencono” yang sering nDaru pakek di blog &lt;i&gt;amburadul kurang karu-karuan&lt;/i&gt; ini. nDaru endak mau mengakui ungkapan itu murni bikinan nDaru. Butet Kartaredjasa ternyata juga sering memakai istilah itu di program acara beliau. Tapi kalok &lt;i&gt;njur nyonto persis plek &lt;/i&gt;dan cuman mengubah &lt;i&gt;sithiiiiik banget&lt;/i&gt; kan ya tetep aja njiplak.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Kalok diamati lagi, benar jugak sih, budaya masyarakat di negri tercinta ini kurang memberi ketegasan akan pentingnya kejujuran dan menghargai karya orang lain. Lha, buktinya itu, penjuwal vcd2 bajakan dan rental vcd2 bajakan berjejer dengan manisnya di pinggir jalan. Belum lagi, banyak sineas Indonesiya yang mencontek cerita pelem luar negri. Kalok situ sukak nongkrongin FTVnya SCTV, ada satu judul Proposal Cinta Buat Clara yang ide ceritanya menjiplak banget pelemnya Sandra Bullock dan Ryan Reynolds, The Proposal. Terus, di &lt;a href="http://www.detikhot.com/read/2011/02/12/164856/1570113/231/kostum-supergirl-manohara-dituding-jiplak-tokoh-komik-marvel"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;i&gt;sineteron Manohara&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; yang baru, itu apa ya, Supergirl, kostumnya mirip banget sama kostumnya salah satu tokoh komik Marvel. Pelem Ekskul yang jadi pelem terbaik FFI 2006 dituduh menjiplak ilustrasi musiknya Gladiator dan mbikin semua sineas yang pernah ndapet Citra mbalikin semua piala itu ke Menbudpar. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Lha, apakah ada tindakan tegas dari otoritas yang berwenang soal itu? Ha endak je. FTVnya itu tetep tayang, jugak dengan sinetronnya. Yang Ekskulnya jugak tetep jadi pelem terbaik. Bahkan, &lt;a href="http://www.kapanlagi.com/showbiz/film/ekskul-tak-jiplak-flowers-in-the-strum-ygaaxwf.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;salah satu dewan juri bilang kalok tidak mengedepankan originalitas ato ilustrasi musiknya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, tetapi lebih ke pelemnya. Lha, &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;rak gendeng to&lt;/i&gt;? Dan, sampeyan bisa liyat mereka yang mbikin pelem2 jiplakan kayak begitu ndapet duwit banyak buwat ngenyangin perutnya, ndapet kesempatan berkarya banyak. Sementara, sineas2 laen yang lebih cerdas dan idealis dalam menciptakan karya justru dihargai oleh festival pelem di luar negeri. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;Sama saja masyarakat Indonesiya itu disuguhi karya2 yang berasal dari hasil njiplak, hidup dipenuhi oleh hasil2 jiplakan. Yaaa, memang jadi ndak heran kalok banyak plagiator di negri ini. Cuman, pertanyaannya adalah, kalok kita sama2 manusiya yang sama2 punyak otak sama dengkul, kok masih bangga2nya njiplak? &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5883681637986736482?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5883681637986736482/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5883681637986736482' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5883681637986736482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5883681637986736482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/03/njiplak-kok-bangga.html' title='Njiplak kok bangga'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2349598440289986274</id><published>2011-03-01T07:25:00.003+07:00</published><updated>2011-03-01T08:39:53.217+07:00</updated><title type='text'>Harmoni (trailer)</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/MjTXcSvYwRM?hl=en&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/MjTXcSvYwRM?hl=en&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;ini baru trailer kok. Kek pelem2 itu pan ada trailer alias preview-nya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2349598440289986274?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2349598440289986274/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2349598440289986274' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2349598440289986274'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2349598440289986274'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/03/harmoni-thriller.html' title='Harmoni (trailer)'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-9035102153199025271</id><published>2011-02-19T14:05:00.001+07:00</published><updated>2011-02-19T14:07:33.689+07:00</updated><title type='text'>Mejeng di Youtube ah!</title><content type='html'>&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/ZTRqUvUXl6c?hl=id&amp;amp;fs=1"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/ZTRqUvUXl6c?hl=id&amp;amp;fs=1" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Latiyan jadi jurnalis kapiran&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-9035102153199025271?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/9035102153199025271/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=9035102153199025271' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9035102153199025271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9035102153199025271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/02/mejeng-di-youtube-ah.html' title='Mejeng di Youtube ah!'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-7984894321765101469</id><published>2011-02-17T07:11:00.009+07:00</published><updated>2011-02-18T07:11:12.302+07:00</updated><title type='text'>Hasrat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nganu, tau duit ya? Itu lho barang  dari kertas ato logaman yang sukak buat mbeli2. Na kali ini, nDaru  pengin nggambus soal kekuatan duit. Seberapa sih kuatnya duit sampe2  orang pada &lt;i&gt;ngeden2&lt;/i&gt; nyarik duit sebanyak2nya. Ato berapa orang yang pengin sukses secara finansial sehingga bisa haha hihi dan n&lt;i&gt;ggembelo&lt;/i&gt; sambil nenteng barang2 keren yang harganya kadang endak masuk akal buat jidat nDaru yg &lt;i&gt;keling2&lt;/i&gt;  ini. Dan nDaru yakin kok, tiap2 orang pasti pusing soal duit ini, entah  itu tetangga nDaru yang cuman jualan kolak, atopun si &lt;a style="color: rgb(255, 255, 0); font-style: italic;" href="http://mylitleusagi.wordpress.com/2011/01/25/sebuah-kisah-tentang-dasrun-sambungin-lgi-ya-fren/"&gt;Dasrun yang  katanya kemaren abis kecopetan&lt;/a&gt;. Ato bahkan Om AbBe, itu lho juragannya  Esia dkk, nDaru yakin kalok dia pasti juga &lt;i&gt;mumet&lt;/i&gt; mikirin duit,  cuman bedanya dia mikir sisa duitnya mau dia bikin apa. Kalok Si Dasrun  kan masih puyeng kekgimana ndapet duitnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Duit  emang berkuasa, ketika malem2 sampeyan laper dan hujan lagi lebat2nya,  sampeyan tinggal mencet sekian digit angka di telepon dan hanya dalam  waktu kurang dari setengah jam sampeyan bisa ndapet pengganjal perut  tanpa repot2 keluar rumah ato masak sendiri. Tanpa sadar sampeyan baru  saja membuat seorang petugas &lt;i&gt;delivery&lt;/i&gt; terancam kenak &lt;i&gt;pneumonia&lt;/i&gt;.  Begitu berkuasanya punyak duit sampek2 sampeyan bisa menyuruh seorang  anak yang mustinya duduk di bangku sekolah buat nyemirin sepatu sampeyan  sementara sampeyan liyer2 nunggu sepatu sampeyan jadi kinclong. Dan  begitu berkuwasannya duit sampek yang empunya duit itu sanggup menyuruh  orang2 buat noblos gambar mereka di bilik sempit. Lalu mereka bisa  leyeh2 di ruang sidang. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kalok dihitung2 lagi, di negara kita ini sebenernya berapa sih orang kaya di dunia ini? Kalok sama orang &lt;i&gt;sekeng&lt;/i&gt;  (=kere menahun) mana lebih banyak? Tapi orang2 yang kaya inilah yang  sanggup mendominasi kehidupan negara ini sehingga di kertasnya Pak  Presiden, pertumbuhan ekonomi ini naik terus di masa pemerintahannya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://mastein.wordpress.com/2010/12/28/belajar-melarat/"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kalok  kata Mastein&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, mungkin sampeyan musti belajar jadi orang kaya, menyelami  hidup serba mudah dan mewah agar nanti bisa benar2 jadi kaya. Dan kalok  sudah kaya, sampeyan mau pakek sandal crocs bajakan mbeli di Pasar Legi  juga bakal terlihat asli.  Menjadi kaya jelas bakal membuat hidup  sampeyan enak kepenak &lt;i&gt;lico linggo (=lali konco lali tonggo) &lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kadang, punyak duit / menjadi kaya  itu menumpulkan hati, kalok kek yang nDaru contohin tentang&lt;i&gt; delivery service&lt;/i&gt;  tadi, sebelum kita mencet tombol nomer layanan itu, apakah kita jugak  sempat mikir bahwa tukang anter2 makanan itu juga butuh kesal, butuh  anyel, butuh istrahat tapi juga butuh duit buat membiayai hidupnya?  Sebelum kemaren Pak Presiden berpidato soal gajinya yang endak naek itu,  apa beliau sudah yakin bahwa perbandingannya dengan gaji tentara  bukanlah sebuah perbandingan yang absurd?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na parahnya, banyak orang bekerja itu demi duidh, motivasinya hanya sekedar mencapai kemapanan ekonomi. Padahal kata &lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0);" href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/03/24/20464241/Rene.Suhardono.Fokus.Karir.adalah.Happiness."&gt;Rene Suhardono,&lt;/a&gt; itu lho om2 yang ahli motivasi orang sekaligus penulis buku &lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0);" href="http://www.bukukita.com/Non-Fiksi-Lainnya/Non-Fiksi-Umum/78354-Your-Job-Is-Not-Your-Career.html"&gt;your job is not your career,&lt;/a&gt; tujuan orang berkarir itu seharusnya dapet &lt;span style="font-style: italic;"&gt;happiness&lt;/span&gt; dan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; fulfillment&lt;/span&gt;. Jadi kalok fokusnya cuman pada duit, orang jadi gak punyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;passion&lt;/span&gt;, ato hasrat untuk menekuni apa yang dia kerjakan. Ini nDaru punyak perbandingan bagus. Kita tengok si &lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 0);" href="http://blognyandaru.blogspot.com/2010/03/fiksi.html"&gt;Juminten&lt;/a&gt;, dosen muda di sebuah perguruan tinggi suwasta di kota nDaru, hanya dengan gaji yang mencapai 1 juta sebulan, dia begitu bersemangat ngajar mahasiswa2nya, tiap hari brangkat paling pagi, menyiapkan materi yang mau dia ajar sampek malem, belon kalok pas musim ujian dia musti &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nglembur&lt;/span&gt; ngoreksi kerjaan mahasiswa2nya. Lalu dia masih sibuk menyiapken proposal dan berkas2 buat nglamar beasiswa biar bisa sekolah gratis di negeri orang. Semua dia kerjakan dengan hanya sedikit keluhan. Hasilnya juga mungkin baru bakal keluar ketika nanti mahasiswa2 yang dia ajar itu bisa menjadi guru yang kreatip dan pinter ngajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita dengan polisi sopir truk dalmas yang dihancurin massa di Temanggung kemaren. Truk yang dia rawat tiap hari, bahkan mungkin dia belon mandi udah nyuci truknya, eh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;diglimpangin&lt;/span&gt; orang dia diem aja. Kalok nDaru liat di tipi, dia dan temen2nya cuman bengong ketika orang2 &lt;span style="font-style: italic;"&gt;mengglimpangkan&lt;/span&gt; tu truk. Lagi, kalok sampeyan liat di tipi2 itu, yang predikat pekerjaannya katanya jadi wakil rakyat itu, kalok pas rapat soal rakyat kok malah bobok. Padahal kan itu bukan jam tidur siang. Hati2 lho, mbok disarankan ke &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ndokteran&lt;/span&gt; biar di preksa jangan2 diabetes melitus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbandingan itu bukan nDaru mau njelek2in satu kerjaan lalu mengagungkan kerjaan laen lho. Dosen muda yang brengsek banyak kok, tapi polisi ato politisi yang baek juga (MESKI SUSAH NYARIKNYA) juga pasti ada lah. Semua balik lagi ke orang yang menjalani kerjaan itu keknya. Karena pada dasarnya, semua kerjaan itu baek adanya, jadi jelek karena OKNUM yang menjalankan kerjaan itu kan? Wong nyatanya itu, semalem Cesc Fabregas maen luar biasa bagus  buat Arsenal, padahal kan dia ngebet banget pengin maen buat Barca. Udah gitu, dulu dia belajar bola juga dari akademi sepakbolanya Barcelona FC&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Na, postingan ini setelah dipikir2 relevan juga sama apa yang kemaren nDaru komenken di &lt;a style="font-style: italic; color: rgb(255, 204, 102);" href="http://theordinarytrainer.wordpress.com/2011/02/12/dan-itu-biasa/"&gt;Blognya Pak Trainer kemaren, tentang kalimat bijak bikinan sendiri&lt;/a&gt;, nDaru punyak kok. Bekerjalah untuk upah yang mahal, atau tanpa bayar sama sekali. Kenapa? Ketika nDaru bisa menghargai hasil kerjaan nDaru sendiri, nDaru yakin bahwa itulah hasil perasan keringat nDaru yang terbaek. nDaru punyak (*kalok kata Om Rene tadi*) &lt;i&gt;passion&lt;/i&gt; yang besar untuk menghidupi apa yang nDaru kerjakan itu. Ketika nDaru mematok harga yang mahal, bukan karena nDaru &lt;i&gt;kemlinthi&lt;/i&gt; (=sombong), tapi cuman gak pengin memberikan sesuatu yang murahan untuk orang yang udah percaya ke nDaru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-7984894321765101469?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/7984894321765101469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=7984894321765101469' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/7984894321765101469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/7984894321765101469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/02/hasrat.html' title='Hasrat'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-8164271316885192885</id><published>2011-02-14T10:02:00.003+07:00</published><updated>2011-02-14T13:45:40.033+07:00</updated><title type='text'>Derby dan Valentine Day</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Sebuah kesibukan rutin nDaru di akhir pekan adalah nonton bola, begitu juga semalem. Dari jam 1 siang sampek larut malem, adaaaa aja sepak bola yang disiarin di tipi. Mulai dari pertandingan LPI yang menyajikan Semarang United kontra Bali Devata, lalu LPI lagi antara Jakarta 1928 vs Cendrawasih Papua, dan yang paling nDaru tunggu yaitu&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/sepakbola/2011/02/12/brk,20110212-313016,id.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; derby mahal antara Manchester City lawan MU&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;, trus trakir yang gak kalah gayeng, Arsenal ketemu Wolverhampton.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Na, kalok yang partai-nya LPI ini karena nDaru penasaran aja sama liganya yang katanya lebih baek itu. Dan sejauh yang nDaru tonton emang agak beda ya dari LSI. Kalok taktik dan permainan sih emang gak jauh beda dari LSI, taktik2 yang Indonesia banget lah. Yang asik adalah pas nonton Tevez dkk yang nyeraang terus ke gawang MU, tapi cuman 1 yang akhirnya luput dari tangan midas Van der Sar. Tapi mereka punya taktik yang OK punya kok. Mancini sukses meracik bintang2 yang dibeli sama seh mansur menjadi tim yang punya determinasi kuat, cuman keknya emang bad luck aja, ato jiper sama dominasi MU.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Di laen sisi, untuk tim matang sekelas MU, gol David Silva gak perlu terjadi. Seharusnya mereka bisa kok meraup kemenangan penuh. Na, dari situ sebenernya ketahuan kalok MU butuh berevolusi. Tanpa meremehkan kebesaran nama Sir Alex Ferguson, kalok gak pengin mengalami musim paceklik kek AC Milan kemaren, MU mau endak mau musti segera berbenah, gak bisa dong mengandalkan Wayne Rooney doang. Emang sih dia jenius mengocek bola dan bikin gol, tapi kan tetep aja masih kalah sama Tevez yang udah membuat 20 goal selama musim ini. Tim2 di liga eropa sudah mulai berevolusi dengan menjadikan tim sepakbola mirip2 pabrik tahu yang di target hasil berapa kalah dan berapa menang, kalok ngaco yaaa...pecat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;kecuali Timnas, AC Milan dan Barcelona, nDaru endak gitu fanatik abis sama sebuah tim. Tapi sepanjang pengamatan nDaru menjadi suporter senior (nDaru udah nonton bola sejak AC Milan bersponsor Motta, musim 1992/1993) Banyak tim2 besar yang sudah harus mengikuti sistem yang sekarang diadaptasi sama kebanyakan tim2 di dunia, sekarang sebuah tim tidak bisa hanya bersandar pada tradisi lawas dan fanatisme para pendukungnya. Lihat saja Chelsea dan Manchester City. Di awal 2000an, di Indonesia, siapa yang ngerti tim berjuluk the citizen ini? Ketika menyebut Manchester, pasti jidatnya langsung dibawa ke MU, padahal Manchester City ini dulu pernah menjadi juara  Liga Premiere tahun 1937 dan 1976. Sekarang, Manchester City menjelma menjadi sebuah tim yang dihuni oleh bintang2 dunia macam David Silva ato Nigel de Jong, dan permainan mereka juga gak jelek2 amat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Memang kalok ngomongin nostalgia, pemain loyal macam Paolo Maldini, Alessandro Del Piero, Ryan Gigs ato legenda hidup laennya, susah dicari. Tapi kalok trus berhenti di permainan mereka ya keknya gak bakal bisa menjawab tantangan industri sepakbola modern yang sekarang sudah menjangkiti ranah sepakbola di seluruh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Pertandingan berikutnya yang nDaru tonton adalah Arsenal lawan Wolverhampton, sebenernya sih nDaru agak2 pengin Woflerhampton yang menang, biar julukan pembunuh raksasa di kandang mereka sendiri bisa sempurna setelah sukses menghempaskan Chelsea dan MU. Na, pas ketemu Arsenal semalem, Van Persie dkk berhasil meredam permainan ngotot yang diperagakan anak2 srigala itu. Dan, pertandingan terakhir yang nDaru tonton adalah tak lain tak bukan AC Milan vs Parma. Kalok musim kemarin mules2 n males kerja nDaru karena sindrom AC Milan kalah mulu, sekarang gejala itu udah gak sering muncul, apalagi semalem Milan menang banyak lawan Parma.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Lha, terus apa hubungannya dengan Valentine Day? ehehehe...karena sibuk nonton bola, nDaru lupa mbalesin SMS selamat hari kasih sayang. Soale yaaaa..maaf ya, buat nDaru, semua hari adalah hari kasih sayang kok. Buat apa nunggu 14 Februari kalok cuman mau bilang sayang? Valentine Day buat nDaru gak lebih dari sebuah komersialisasi budaya saja yang gak asik kalok diikutin. Cinta itu masalah perbuatan mas/mbak, dan antri mbeli coklat di mall keknya bukan salahsatunya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-8164271316885192885?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/8164271316885192885/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=8164271316885192885' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8164271316885192885'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8164271316885192885'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/02/derby-dan-valentine-day.html' title='Derby dan Valentine Day'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-6652626929701915979</id><published>2011-02-11T06:52:00.007+07:00</published><updated>2011-02-11T08:49:16.952+07:00</updated><title type='text'>Tentang Temanggung</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Rabu, 9 Februari 2011, 05.30 AM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dia menghidupkan mesin mobilnya, tak lama setelah yakin mesinnya cukup panas, dikendarainya mobil itu menuju arah selatan, ke sebuah tempat di kaki gunung Sindoro dan Sumbing. Sambil mengemudi, dia terus membayangkan hal seperti apa yang akan dia temui disana. Baru 3 hari yang lalu dia memainkan &lt;a href="http://www.electone.com/article/?f=view&amp;amp;i=114"&gt;&lt;i&gt;Roland AT 900&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; mengiringi saudara sepupunya yang mengikat janji untuk menempuh hidup baru. Kemarin siang, HPnya berdering mengabarkan bahwa Gedung Gereja St. Petrus &amp;amp; Paulus dirusak, sementara sepupunya masih berada di komplek gedung untuk menyelesaikan administrasi pernikahannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Setelah hampir 2 jam dia mengemudi, sampailah dia di depan gedung gereja. Dia melihat beberapa bagian rusak terkena lemparan batu dan di bagian lain, ada abu dan jelaga, sisa ledakan molotov. Semalam, dia mencoba browsing di google untuk mendapatkan gambar terbaru gereja itu, hanya sekedar menentramkan hati yang gundah saja. Bagaimanapun juga siapa yang tidak miris dan bergetar hatinya, ketika saudara saudarinya hidup dalam teror dan ketakutan. Tapi tak ada secuil gambarpun dia dapat. Di televisi yang biasa dia tonton, hanya sepotong2 video saja, tanpa memperlihatkan bangunan itu utuh. Mungkin mereka takut ditegur KPI, dan dituduh menyebar ketakutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Ini potret kelabu negara yang dia cintai. Tanpa bermaksud mempersalahkan, tapi negara gagal melindungi satu bagian warganya yang berkepercayaan bukan mayoritas. Masih terngiang di telinganya bagaimana beberapa hari yang lalu, jauh di Cikeusik sana, orang dibantai hanya karena mereka berbeda dalam meyakini Tuhan mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hari ini dia menjadi saksi kebiadaban sebuah ekstrimisme. Ketika seseorang mengajaknya ke sebuah sekolah yang rusak. Ketika dia membayangkan menjadi siswa di sekolah itu, kemana mereka musti belajar. Kemerdekaan hakiki yang malah mencambuk dan mendera mereka yang tidak berdaya, dan keadaan yang seolah-olah membuatnya berjalan tanpa perlindungan, membuat dia ingin pergi saja dari negeri ini. Mencari suaka di negara yang lebih mampu melindungi haknya yang paling asasi. Tak sulit baginya untuk memohon sebuah visa dan green card di Negeri Paman Sam, karena dulu dia terlahir disana. Tapi bukankah itu hanya akan mencoreng para pemimpin negeri ini? Mengusap wajah mereka dengan tai karena dianggap tidak becus melindungi warganya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Tidak, dia mengubur dalam-dalam pemikiran itu. Bagaimanapun juga, negeri ini yang telah membentuknya menjadi seorang pribadi. Kehidupan serba tanggung dan tidak menyenangkan di negeri ini bagaimanapun juga telah menempanya menjadi sosok kuat yang begitu mencintai negaranya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Apalah arti sebuah gedung gereja? bahkan Piramid besar dan megah pun harus terkubur di padang Mesir untuk beribu tahun lamanya. Tuhanku tidak ada disitu, Tuhanku yang tidak butuh aku bela ada di hatiku. Apalah arti sebuah gedung sekolah? bahkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perpustakaan_Alexandria"&gt;&lt;i&gt;perpustakaan  buatan raja Ptolemeus II&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; pun akhirnya lenyap. Aku tidak butuh gedung sekolah untuk menajamkan mata hati dan kebijaksanaanku. Aku hanya butuh hidup dan mengasihi teman peziarah hidupku. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-6652626929701915979?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/6652626929701915979/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=6652626929701915979' title='8 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6652626929701915979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6652626929701915979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/02/tentang-temanggung.html' title='Tentang Temanggung'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-1213084134504935112</id><published>2011-02-07T15:34:00.006+07:00</published><updated>2011-02-07T22:47:26.349+07:00</updated><title type='text'>Press Release</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify; font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Kali ini nDaru pengin ngocol soal 8 things about nDaru. Ehehehe..sebenernya sebage seorang blogger, nDaru ini endak ada apa2nya lah dibanding blogger laen yang blognya keren abis bin &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;wuapik banget&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;. Karena, disamping bahasa nDaru yang n&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;jlepret ngalor ngidul endak karuan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, kadang isinya juga endak penting2 amat. Etapi ternyata ada juga pengagum nDaru yang ngasih award ke nDaru, yaitu &lt;/span&gt;&lt;a href="http://chocovanilla.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nyimas ayu Chocovanilla&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; dan yang telah sudi dengan suka rela tanpa nDaru paksa untuk menempatken nDaru di posisi nomer #1 untuk menerima award yang di idekan oleh sodara &lt;/span&gt;&lt;a href="http://celoteh4ti.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Yustha Titik Sutanti&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;. Lalu ada pemilik blog &lt;/span&gt;&lt;a href="http://harikuhariini.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;harikuhariini&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; *maap ya mbakyu nDaru bener2 &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;clueless&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; tentang nama sampeyan yg nDaru dapet cuman &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(111, 94, 78); line-height: 18px;font-size:85%;"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/people/MerNdute-Sidragone/100001164991370" target="_TOP" title="MerNdute Sidragone" style="margin: 0px; padding: 0px; color: rgb(202, 108, 24); text-decoration: underline; outline-style: none;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;MerNdute Sidragone&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;* yang katanya penasaran bener ma nDaru. Makasih udah ngasih kehormatan nDarunya buat nulis tentang nDaru. Na udah ya...itu poin 1. Dan poin yang ke2....&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Here we go :p&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;8 Facts about a weirdo named Franscisca Andanti Prasetyandaru Budiningtyas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;(Actually I'm not a weirdo,  I just wanna do everythin' with my own way)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#1. Pecinta anjing&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Di rumah saya punyak 3 anjing yang yaaa...endak lucu2 amat sih, cenderung nakal dan sukak saling brantem. Masing2 bernama Tuzien Kurtzweill Van Bronkoost, Moellers Nedhalm Geffenberg, dan Jaque Leon Reveillere, jangan kuwatir kesulitan  mengeja nama mereka, karena mereka cukup dipanggil dengan Tukul, Molen, dan Oon saja. Dulu waktu masih ngelmu di kotanya Sri Sultan HB, rumah t4 nDaru tinggal hampir mirip penangkaran anjing. Kalok minggu ato libur gitu, nDaru biasa keliling2 Jogja, nyarik2 kalok ada anjing2 yang keleleran di jalan. nDaru bawa pulang, nDaru rawat, lalu kalok ada yang butuh anjing, bisa mintak ke nDaru. Na, cita2 nDaru suwatu saat nanti adalah mbikin sebuah penangkarang anjing yang agak lumayan gitu, biyar para anjing2 yang keleleran itu ndapet kesempatan yang lebih baek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#2. Gila film&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Ya, nDaru hobi banget sama yang namanya film, terutama yang bau2 &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;action heroes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;. Beberapa film malah nDaru tonton 2x, sangking senengnya sama itu film. Jadi abis kelar filmnya, keluar terus mbeli tiket lagi n nonton film yang sama. Waktu dulu masih prihatin (sekarang ya tetep sih) bahkan nDaru sempat2in nabung buat nonton spiderman 1, bahkan sangking cepaknya duit nDaru, nDaru sangu&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; tepak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; buat makan biyar bisa nonton 2x. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#3. Pakeyan Paporit&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Na..sangking gilanya nonton film &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;action heroes&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, selera berpakean nDaru endak jauh2 dari anak kelas 6 SD, didukung dengan badan nDaru yang endak gede2 amat, pakeyan buat anak kelas 5 SD bisa pas melekat di badan nDaru. Jadi kalok para cewe' cantik sibuk belanja di Gosh, Pierre Cardin, Guci, atawa merk ladies laennya, kiblat nDaru masih di &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Kidz Station&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;. Disana nDaru biasa diketawain sama SPG penjuwal kaos Batman dkk itu. Soale pas nDaru nanyak ukuran sebuah kaos, mereka pasti nanyak "Untuk dipakek anak brapa taon mbak?" dan dengan lantang nDaru njawab "SAYAAA" langsung deh si embak pasti senyum2 seperti mengejek selera nDaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#4. Angkring mania&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Untuk mensuplay kebutuhan&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; cocot kencono &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nDaru, nDaru paling hobi nongkrong, kalok kata orang, di kafenya orang &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;sekeng&lt;/span&gt; ini. Bukannya mau sok &lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;proletaris&lt;/span&gt; ya..tapi nDaru menemukan sebuah kemerdekaan tanpa batas disini. Disini nDaru bisa nyruput kopi tanpa gula sukaan nDaru dengan posisi &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;jegang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; sambil &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;ngemplok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; pisang goreng tanpa harus menahan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;glege'en&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; (=sendawa) &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;lico linggo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; (&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;abv:lali konco lali tonggo&lt;/span&gt;=lupa teman lupa tetangga) Coba kalok di starbuck, bisa2 nDaru diusir satkam. Pokoknya kalok ngangkring itu jiyaaan..&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;feels like home&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; banget lah. Jadi setiap nDaru keluar kota, kegiatan malam pertama di kota itu pasti berburu angkring sego kucing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#5. Kranjingan kereta api&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;nDaru hobi banget &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nyepur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, dan mengkoleksi tiket &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nyepur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; itu. Sering kalok liburan gitu, nDaru sukak naek sepur ke sebuah tempat, lalu nunggu sepur yang membawa balik lagi. Kayak waktu dulu pas nDaru masih kerja di pabrik pengecer minyak tanah, dari Cepu nDaru naek kereta ke Bandung, trus sampek di Bandung cuman &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;njajan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, motret2 bentar, balik lagi ke Cepu. Edan to? Endak juga, buat saya itu asik kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#6. (sok) Sporty&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Terutama sepak bola, kalok yang ini saya cuman mengambil bagian menjadi suporter sih. Dari liga2 utama duniya,sampek turnamen tarkam, nDaru tonton deh. Soalnya dulu waktu kecil nDaru ikutan babe dines ke Rio Galegos, sebuah kota kecil di Argentina, tau sendiri kan kalok Argentina itu Olympusnya sepak bola. Naaaa, waktu itu nDaru diajak keliling2 sama babe mau nyarik les apa yang kira2 cocok buat nDaru, eeee..malah terdampar di sebuah sekolah sepakbola untuk anak cewe'. Tapi nDaru waktu itu endak pernah sempat ikut turnamen. Badan nDaru terlalu kecil untuk jadi center back, sementara nDaru endak punya tipikal maen seorang striker. Olahraga laen yang nDaru gemarin itu Tennis sama badminton, naaa kalok 2 olah raga ini nDaru 2x seminggu latiyan. Dan 1 lagi, sebuah olahraga yang irit dan bersahaja, lari kliling komplek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#7. nDaru endak suka sama:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;a. Orang yang sukak duduk di &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;ondak2an (&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;tangga)&lt;br /&gt;b. Orang yang sukak nyalip antrian&lt;br /&gt;c.  Cowok yang harumnya macem peri&lt;br /&gt;d. Delman( kesian kudanya disuruh narik2 delman segitu gede, sementara pemiliknya cuman ongkang2 sambil &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nglempus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(255, 255, 0);"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;#8. nDaru suka :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;a. Vespa (masih belon kebeli)&lt;br /&gt;b. Miniatur mobil jadul (baru punyak 17 biji)&lt;br /&gt;c. HP Nokia 3310 (rusak)&lt;br /&gt;d. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Pit Onthel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; (masih nego dengan kantor leasing)&lt;br /&gt;e. Cello (namanya mbembi)&lt;br /&gt;f. Musik klasik &amp;amp; Etnis (ngaruh banget kalok pas mbikin c&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;orat coret n ngak ngek ngok&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;       aransemen)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Itulah tentang nDaru, sebenernya mingsih banyak hal2 tentang nDaru yang mungkin &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;nganyelke&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; ato malah &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;ngangeni&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; :p, tapi soalnya disuruhnya cuman mbikin 8 hal ya wes..kumplit dah 8nya..Semoga cukup jadi obat penasaran. Silakan dihapal siyapa tau nantik keluar di ujian CPNS, jangan khawatir, nDaru berencana mbikin buku juga kok, tapi endak bakal keselip di buku pengayaan anak SD. &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Lalu perintah terakhir dari award ini yaitu ngasih ke orang laen. Saya bingung mau milih siapa aja je.. Tapi coba saya lempar ke 8 blogger yang laen, dan mereka yang siyal menerima lemparan saya yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://mastein.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Mastein&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, soale sampek saat ini, walopun sudah dapet 2 undangan masih juga belon menurunken tulisan soal dirinya&lt;br /&gt;2. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://mbelgedez.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Mbah Mbelgedez&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, sang imam bocor alus yang sukak ngebrik2&lt;br /&gt;3.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://edratna.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Bu Edratna&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, blogger senior ahli memotivasi&lt;br /&gt;4.&lt;/span&gt;&lt;a href="http://armantjandrawidjaja.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt; Bang Arman&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, pasti si abang ini banyak banget ceritanya&lt;br /&gt;5. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://partnerinvain.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Ina&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, si teman dalam kesakitan&lt;br /&gt;6. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://marsitariani.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Ais&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, mbakyu ca'em yang lagi kuliyah di Jogja&lt;br /&gt;7. &lt;/span&gt;&lt;a href="http://mengeluh.wordpress.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Mbak tari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, penyiar sonoraaaaa&lt;br /&gt;9. &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://www.devieriana.com/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Ibu Devieriana&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;, Bu PNS  nyang sukak high heels&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga pada endak keberatan n berkenan menerima award unik ini, gak sulit kok, kan cuman ngetik doang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-1213084134504935112?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/1213084134504935112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=1213084134504935112' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/1213084134504935112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/1213084134504935112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/02/press-release.html' title='Press Release'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-8035190716759819088</id><published>2011-01-28T08:15:00.003+07:00</published><updated>2011-02-01T08:03:36.308+07:00</updated><title type='text'>Saya Tidak mengeluh Bang Luigi, Saya hanya Prihatin</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;Postingan nDaru kali ini emang sepesiyal nDaru bikin buat merespon komentar Bang Luigi. nDaru beberapa kali mengunjungi blog beliau, dan isinya memang bagus dan inspiratip, nDaru endak meninggalkan jejak disana bukan karena males, tapi sangking bingungnya mau komen apa :p&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Memang mungkin buat Bang Luigi dan sebagian orang, apa yang nDaru tulis tentang keluhan Pak Presiden kemarin terkesan reaktif dan berlebihan. Ya..nDaru sadar bahwa mungkin nDaru memang terlalu reaktif terhadap sebuah pemberitaan yang beredar di tipi, tapi bukan tanpa alasan kalok nDaru langsung meng-&lt;i&gt;upload&lt;/i&gt; tulisan itu, waktu itu nDaru capek menjadi warga negara di sistem pemerintahan ini. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Masalah cinta kepada negara dan bangsa ini, jangan ditanya deh bang.. Sudah sejak pertama saya bisa &lt;i&gt;mbengok&lt;/i&gt;, babe sudah mengajari nDaru nyanyi Padamu Negri, lalu ketika nDaru sudah mulai bisa berdiri dan menggerakkan tangan, nDaru diajari  hormat kepada Sang Saka Merah Putih. Sebagai anak seorang serdadu, nDaru menerima pelajaran tentang nasiyonalisme sedikit lebih banyak daripada anak lain. Babe nDaru begitu getol menanamkan nilai2 kehormatan dan nasionalisme a la serdadu pada anak2nya. Beliau begitu bersemangat menceritakan pengalamannya menjadi penjaga perbatasan di Timor Timur dulu, sama bersemangatnya juga ketika beliau bercerita mengenai keikutsertaan dia di Kontingen Garuda, 2 X malah. Mendengar cerita2 itu, jiwa saya seperti ditantang untuk bertanya "apa yang sudah kamu kasih buat negara?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi nDaru juga  musti &lt;i&gt;nyinyir&lt;/i&gt; menerima kenyataan bahwa dulu ketika Babe bertugas di Timor Timur, nDaru musti dititipken ke opung nDaru di Tapanuli sana, karena tidak mungkin babe bertugas menjaga perbatasan sambil mengasuh 5 anaknya, sementara mami nDaru juga harus bekerja di tempat lain untuk memastikan bahwa kami sekeluarga mendapat penghidupan yang layak. nDaru juga musti menelan ludah ketika dulu mami bercerita, setiap hari beliau melihat tv dan membaca koran, hanya untuk memastikan pangkat Babe tidak naik tapi dengan tambahan Anumerta ketika bertugas di Kongo.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nDaru masih capet-capet ingat ketika dulu mami menggendong nDaru ke sebuah kantor polsek di pinggir Jakarta untuk menjemput kakak kembar nDaru yang ketangkep tawuran. Terpaksa nakal karena babe jarang dirumah untuk memberi mereka cukup ilmu kebijaksanaan. Membela bangsa toh butuh pengorbanan. Termasuk untuk tidak berada dekat dengan keluarga.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya..nDaru ikut hormat  ketika kakak pertama nDaru disumpah menjadi kusir pesawat tempur dan mengikuti &lt;i&gt;passing out parade&lt;/i&gt;. nDaru juga anak yang menerima bendera merah putih ketika Babe resmi dikembalikan menjadi warga biasa. nDaru merasa beruntung, meski bukan dilahirkan di keluarga yang sanggup menggelar resepsi pernikahan yang mewah dan menghadirkan presiden, tapi toh babe dan mami nDaru cukup membiayai nDaru sampe menjadi &lt;i&gt;kernet&lt;/i&gt; insinyur. nDaru juga endak musti mengalami gizi buruk dan antri BLT.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari gemblengan babe itulah yang membuat nDaru endak ikut2an memboikot untuk stop membayar pajak. nDaru masih punya NPWP, meski nDaru sadar bahwa mungkin duit yang nDaru bayarkan itu mungkin bakal dikemplang sama OKNUM pegawai pajak. Saya meng-kapitalkan OKNUM karena saya yakin masih banyak pegawai pajak yang berdedikasi untuk pekerjaan mengumpulkan uang yang menjadi hak negara itu. Orang2 yang rela naek sepeda motor butut ke desa2 dan mengajari orang untuk sadar pajak. Dan nDaru yakin kok, banyak orang yang masih mau membayar pajak seperti nDaru. Dulu nDaru ikutan sebuah penyuluhan tentang pengisian SPT tahuanan, dan yang datang juga lumayan banyak. Itu bukti bahwa masih bayak orang yang sadar dan rela membayar pajak. Jadi kalok gaji tentara dan polisi endak naek sepertinya bukan karena rakyat kita endak mbayar pajak. Pasti ada hal laen. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentang memilih, sejak nDaru sadar bahwa ternyata banyak pemilihan umum itu banyak yang konyol, nDaru berhenti nyoblos, bukan karena nDaru mau sok sombong2an, nDaru cuman endak mau suara nDaru  menjadi  legitimasi yang melanggengkan sebuah sistem yang bobrok. Di kota nDaru, jalan protokol di tengah kota itu jelek banget, banyak lubang sana sini dan bergelombang, ketika mau di aspal ulang, DPRD endak setuju dengan alasan nantik yang &lt;i&gt;ngaspal &lt;/i&gt;itu yang dapet nama, wong sebentar lagi ada Pemilukada walikota. Buat nDaru, itu sinting.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentang mentaati hukum. Ya nDaru berusaha taat, nDaru berusaha ikut &lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/sidang.html"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;sidang tilang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; meski ternyata disana banyak kecewanya. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nDaru masih berusaha menjiwai optimisme seorang bapak paruh baya yang sukak jualan Kacang Godok di depan komplek nDaru tinggal. Meski hujan lebat dia masih berdiri di situ dan berharap ada orang datang membeli Kacang Godoknya. nDaru juga masih pengin menghayati sebuah ungkapan dari Prof. Komarudin Hidayat yang nDaru dapet dari Twitter &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Helvetica Neue', Arial, Helvetica, 'Liberation Sans', FreeSans, sans-serif; font-size: 15px; color: rgb(68, 68, 68); line-height: 22px; "&gt;&lt;div class="tweet-image" style="margin-top: 3px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; float: left; height: 48px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; width: 48px; "&gt;&lt;img height="48" width="48" src="http://a3.twimg.com/profile_images/1160975388/IMG00347-20101106-1803_normal.jpg" alt="komaruddin hidayat" class="user-profile-link" id="147446330" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; cursor: pointer; color: rgb(53, 109, 99) !important; " /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tweet-content" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 58px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; min-height: 48px; "&gt;&lt;div class="tweet-row" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: block; position: relative; line-height: 15px; "&gt;&lt;span class="tweet-user-name" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;a class="tweet-screen-name user-profile-link" id="147446330" href="http://twitter.com/#!/komar_hidayat" title="komaruddin hidayat" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99) !important; text-decoration: none; cursor: pointer; font-weight: bold; "&gt;komar_hidayat&lt;/a&gt; &lt;span class="tweet-full-name" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(153, 153, 153); font-size: 12px; "&gt;komaruddin hidayat&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="tweet-corner" style="margin-top: 0px; margin-right: 10px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: inline-block; "&gt;&lt;div class="tweet-meta" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(153, 153, 153); font-size: 11px; font-style: normal; "&gt;&lt;span class="icons" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;div class="extra-icons" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; position: absolute; top: 0px; right: 5px; "&gt;&lt;span class="reply-icon icon" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; background-image: url(http://a2.twimg.com/a/1296156503/phoenix/img/sprite-icons.png); display: inline-block; vertical-align: baseline; height: 14px; width: 14px; outline-width: medium; outline-style: none; outline-color: initial; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden; text-indent: -9999px; background-position: -32px -96px; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;@&lt;/span&gt; &lt;span class="inlinemedia-icons" style="margin-top: 0px; margin-right: 2px; margin-bottom: 0px; margin-left: 2px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: inline-block; "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tweet-row" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: block; position: relative; line-height: 15px; "&gt;&lt;div class="tweet-text" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-family: Arial, 'Helvetica Neue', sans-serif; line-height: 19px; word-wrap: break-word; "&gt;@&lt;a class="  twitter-atreply" name="amantidelcane" href="http://twitter.com/amantidelcane" rel="nofollow" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99); text-decoration: none; "&gt;amantidelcane&lt;/a&gt;. Perjuangan bangun bangsa dan negara itu lintas generasi. Sekecil apapun partisipasi ssorg tak ada amal baik yg sia2.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tweet-row" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; display: block; position: relative; line-height: 15px; "&gt;&lt;a href="http://twitter.com/#!/komar_hidayat/status/30515813685403648" class="tweet-timestamp" title="1:41 PM Jan 27th" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99) !important; text-decoration: none; font-size: 11px; "&gt;&lt;span class="_old-timestamp" time="1296110511000" form="true" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;27 Jan&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;span class="tweet-actions" id="30515813685403648" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-size: 11px; visibility: visible; "&gt;&lt;a href="http://twitter.com/#" class="unfavorite-action" favorited="true" title="Unfavorite" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99); text-decoration: none; outline-style: none !important; outline-width: initial !important; outline-color: initial !important; "&gt;&lt;span style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;i style="margin-top: 0px; margin-right: 3px; margin-bottom: -3px; margin-left: 2px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; text-indent: -99999px; outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; background-image: url(http://a2.twimg.com/a/1296156503/phoenix/img/sprite-icons.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; width: 15px; height: 15px; display: inline-block; vertical-align: baseline; position: relative; background-position: -64px 0px; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-weight: normal; "&gt;Unfavorite&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#" class="retweet-action" title="Retweet" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99); text-decoration: none; outline-style: none !important; outline-width: initial !important; outline-color: initial !important; "&gt;&lt;span style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;i style="margin-top: 0px; margin-right: 3px; margin-bottom: -3px; margin-left: 2px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; text-indent: -99999px; outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; background-image: url(http://a2.twimg.com/a/1296156503/phoenix/img/sprite-icons.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; width: 15px; height: 15px; display: inline-block; vertical-align: baseline; position: relative; background-position: -176px 0px; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-weight: normal; "&gt;Retweet&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt; &lt;a href="http://twitter.com/#" class="reply-action" name="komar_hidayat" title="Reply" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; color: rgb(53, 109, 99); text-decoration: none; outline-style: none !important; outline-width: initial !important; outline-color: initial !important; "&gt;&lt;span style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; "&gt;&lt;i style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: -3px; margin-left: 3px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; text-indent: -99999px; outline-style: none; outline-width: initial; outline-color: initial; background-image: url(http://a2.twimg.com/a/1296156503/phoenix/img/sprite-icons.png); background-attachment: initial; background-origin: initial; background-clip: initial; background-color: transparent; width: 15px; height: 15px; display: inline-block; vertical-align: baseline; position: relative; background-position: 0px 0px; background-repeat: no-repeat no-repeat; "&gt;&lt;/i&gt;&lt;b style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; padding-top: 0px; padding-right: 0px; padding-bottom: 0px; padding-left: 0px; border-top-width: 0px; border-right-width: 0px; border-bottom-width: 0px; border-left-width: 0px; border-style: initial; border-color: initial; font-weight: normal; "&gt;Reply&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ya, sekecil apapun sumbangan anda untuk negara ini, tidak akan ada yang sia2. nDaru kagum dengan orang2 seperti Abang yang melanglah buana ke negeri antah berantah, membawa bendera merah putih di lengan kiri (betul ya bang? lengan kiri? Babe saya dulu di lengan kiri). Bahkan dulu nDaru ingin menjadi orang seperti abang. Tapi kemudian nDaru memutuskan untuk menjadi bagian yang lain saja. nDaru memilih untuk mencintai negara dan bangsa ini dengan cara nDaru sendiri, yaitu menjadi warga yang menjalani hidup di negara ini dengan segala sistemnya dan berkarya sesuai dengan disiplin ilmu dan talenta yang nDaru punyak. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi ya, sebagai warga negara nDaru pun harus miris ketika melihat sistem pemerintahan yang seperti ini. nDaru cuma melihat bahwa pemerintah tidak punyak greget untuk segera berbenah. Ada hal baik lainnya yang bisa dikerjakan untuk negara, tapi budaya kerja pemerintah masih berputar pada birokrasi yang muter2 dan penyelewengan dana. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terima kasih untuk mampir dan menyempatkan diri meninggalkan komentar yang begitu panjang. Salam saya dari Salatiga, kota kecil yang sejuk dan ibu2nya yang masih bingung kenapa harga cabe dan beras begitu mahal.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 15px; line-height: 15px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; line-height: 22px; color: rgb(68, 68, 68); "&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-8035190716759819088?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/8035190716759819088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=8035190716759819088' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8035190716759819088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8035190716759819088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/01/saya-tidak-mengeluh-bang-luigi-saya.html' title='Saya Tidak mengeluh Bang Luigi, Saya hanya Prihatin'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-487556008928507262</id><published>2011-01-22T11:22:00.004+07:00</published><updated>2011-01-22T12:03:50.354+07:00</updated><title type='text'>Gaji Naek..OK ndak masalah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;nDaru kok agak sedikit mengernyitkan jidat pas kemaren Pak Presiden kita yang kata sebageyan orang &lt;i&gt;ngguwanteng&lt;/i&gt; itu ngeluh soal gajinya yang &lt;b&gt;CUMAN 62 juta&lt;/b&gt;. Memang sih, kalok kita mbandingken gaji2 pejabat negara, presiden termasuk ke golongan yang yaaaa ndak tinggi2 amat, soalnya kan gaji Direktur BUMN dan Gubernur BI masih di atas presiden. Tapi, kalok menurut &lt;i&gt;cocot kencono&lt;/i&gt; nDaru,  yang secara otomatis &lt;i&gt;menyonyo&lt;/i&gt; sendiri kalok liyat sesuwatu yang ndak &lt;i&gt;make sense&lt;/i&gt;, gaji segitu untuk ukuran presiden Indonesiya sudah lebih dari cukup.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mari kita liyat lagi. 62 juta itu gaji bersih lo ya. Presiden ndak perlu mikir rumah, &lt;i&gt;dhahar&lt;/i&gt;, bahkan mbayar pembantu buat nyuciin &lt;i&gt;pecis&lt;/i&gt;nya. Lho, presiden itu kan kalok&lt;i&gt; dhahar&lt;/i&gt; dibiyayain negara to. Apa sampeyan pernah liyat presiden &lt;i&gt;njajan&lt;/i&gt; di warteg ? Ato Bu Ani blanja&lt;i&gt; lombok&lt;/i&gt; di pasar buat masak? Presiden ya tenang2 saja harga beras, cabe, minyak goreng, gula, bawang merah, dan bahan pangan lain naek, lha ndak perlu mbeli je. Makanya, kalok ada kenaikan harga begitu presidennya cuwek2 saja. Padahal, di negara Malesiya sana, yang disebelin banget sama orang2 kita, penjuwal ndak bisa seenak jidat naikin harga dagangannya karena pemerentahnya melindungi mekanisme pasar secara sungguh2.  &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus, rumah. Presiden dapet istana paling megah to? Apa dia mikir mbayar &lt;i&gt;lestrek, ledeng, telpun&lt;/i&gt;, ac, dkk sendiri? nDaru yakin kok presiden ndak pernah ngalamin pemadaman bergilir dari PLN seperti yang nDaru derita beberapa hari ini, soalnya di istana gensetnya ribuwan wot. Lalu, kalok presiden gerah, dia dapet tim dokter ahli paling jos sak Indonesiya, bahkan dunia. Kalok mau &lt;i&gt;tindakan&lt;/i&gt; ke luwar negri, ndak perlu antri mbeli tiket atok kena&lt;i&gt; refund&lt;/i&gt; macam calon penumpang Mandala Air, lha gratis je dan bisa mbawak temen sakRW. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Terus itu lagi, masalah keamanan. Presiden itu kan dapet pengawalan dari pasukan paling elite se-Indonesiya. Bahkan, pasukan itu siyap mempertaruhkan nyawa buwat keselamatan beliau dan keluwarga. Mungkin, Pak Presiden perlu tanyak brapa gaji para pengawalnya dan siapa yang jamin keselamatan mereka, ato sudah mbayar iuran &lt;i&gt;ledeng&lt;/i&gt; belom ato ngirimi duwit ke keluarganya. Na, satu lagi. Presiden ndak perlu kenak macet ato mesti antri tiket busway kalok mau berangkat ke kantor. Sekali jalan, ha tinggal lewat. Ndak perlu ngantri lampu merah, bahkan banyak kendaraan musti minggir, kasi jalan ke beliau sekalipun mungkin ada yang lagi nyarik pom nahan berak (maap). Dan mobil presiden itu mobil mewah dan aman dengan jendela bullet proof, lho! Kalok mau &lt;i&gt;mlintheng&lt;/i&gt; kaca mobil presiden, orang harus siyap2 kena tuduhan makar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hayo coba, fasilitas itu kalok dihitung lagi trus ditambah sama gaji pokok yang cuman 62 juta itu jadinya brapa? Bandingken dengan&lt;b&gt;&lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2010/03/fiksi.html"&gt; gajinya Juminten&lt;/a&gt;&lt;/b&gt; yang mencapai  1juta per bulan, padahal dia punyak title &lt;b&gt;pencerdas kehidupan bangsa dan negara&lt;/b&gt;. Itupun masih &lt;i&gt;miker&lt;/i&gt; mbayar &lt;i&gt;ledeng&lt;/i&gt;, listrik,&lt;i&gt; ngantri bangjo&lt;/i&gt;, blanja di pasar, belon &lt;i&gt;diblong&lt;/i&gt; jalannya sama truk dan bus2 gede kalok naek motor bututnya, dan harus memeras otak buwat ngapdet pembelajaran buwat &lt;i&gt;cantrik&lt;/i&gt;2nya, lha kalok endak dapet ancaman pecat. Ha presiden mau mbikin pernyataan sekontroversial apa saja, bahkan kerjaannya belum beres dimana2, lha tetep ndak ada yang mecat, malah dibela habis2an sama pengekor setianya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;OK..mungkin mbandingin Presiden dengan &lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2010/05/balada-juminten.html"&gt;&lt;b&gt;Juminten&lt;/b&gt;&lt;/a&gt; yang cuman dosen yunior itu adalah sesuwatu yang konyol, bukan sebuah perbandingan &lt;i&gt;apple to apple&lt;/i&gt;, lebih tepat mungkin &lt;i&gt;apple to dondong&lt;/i&gt; kali yak...Mari kita bandingken dengan sesama pemimpin negara. Soal mobil saja perdana mentri Tokyo, kalok kesono kesini pakek &lt;a href="http://www.lexus.com/models/LS/prices_options.html"&gt;Lexus LS 460&lt;/a&gt; sementara Presiden kita memakai &lt;a href="http://www.resep.web.id/berita/mobil-ri-1-yang-baru-mobil-baru-sby.htm"&gt;Mercedes Benz W221&lt;/a&gt;. Menurut brosingan nDaru, mobil RI 1 kalok buat mbeli mobil PM jepang itu ndapet paling endak 5 biji. Itu belon dengan para pengiringnya lho ya..Monggo kalok mau nyarik2 info mobil2 kepresidenen di duniya terus mau mbeli kembarannya silakan klik &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Official_state_car"&gt;disini&lt;/a&gt;. kalok soal gajinya sendiri..Monggo di klik&lt;a href="http://detiknews.com/read/2011/01/21/185427/1552042/10/gaji-pm-singapura-nomor-1-di-dunia-sby-nomor-16"&gt; disini&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jadi gini, gaji presiden naek endak masalah. Tapi, kalok menurut pengalaman nDaru dulu waktu kerja di pabrik pengecer minyak negara, ada sistem punishment and reward. Kalok sampeyan kerja bagus ya ndapet promosi, kalok kerjanya jelek ya dipotong gajinya. Na, itu mustinya juga berlaku untuk presiden dan semua pejabat negara. Lha kalok Direktur BUMN dan Gubernur BI itu kerjanya dinilai ndak memuaskan, ya tinggal potong gaji to. Gitu saja kok repot. Kalok ndak mau iri sama gaji Direktur BUMN dan Gubernur BI, lha tinggal mbikin sistem baru yang memungkinkan gaji presiden naek setiyap bulan dan gaji Direktur BUMN dan Gubernur BI dibawah gaji presiden.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-487556008928507262?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/487556008928507262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=487556008928507262' title='20 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/487556008928507262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/487556008928507262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/01/gaji-naekok-ndak-masalah.html' title='Gaji Naek..OK ndak masalah'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>20</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5206478706671332255</id><published>2011-01-18T11:14:00.003+07:00</published><updated>2011-01-18T11:34:03.972+07:00</updated><title type='text'>Miskin Empati</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; border-collapse: collapse; "  &gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Akhir-akhir ini kok nDaru rada anyel melihat kelakuan orang2 menyikapi bencana alam ya. Lha, mbok &lt;i&gt;sampeyan&lt;/i&gt; bayangken to. &lt;i&gt;Weekend&lt;/i&gt; kemaren nDaru ke Jogja buat nengok sodara-sodara di daerah Cangkringan sana. Dari Salatiga, nDaru disuruh paklek buat ngambil jalur Klaten saja, ndak Magelang, soalnya jalur itu kata paklek lagi penuh2nya orang. Dan, yang mbikin &lt;i&gt;nyebahi&lt;/i&gt; orang2 datang dengan mobil dan motor superkinclong mereka cuman buat liyat seperti apa banjir lahar dingin itu. Wooo, lha ndak heran kok jalannya jadi macet total.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Aduh, sebenernya apa isi kepala orang2 macem itu? Mbok ya mikir to, jalan sudah macet gara2 material vulkanik Merapi membanjiri jalanan, kalok ditambah mobil2 dan motor2 mereka yang keren itu apa ndak mbikin tambah macet? Ha lagipula daripada menuh2in jalanan, mbok mbantu polisi dan relawan ngatur lalu lintas dan bersih2 jalan. Kok ya masih sempet mbuang2 bensin buat nongton.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Belum lagi yang dikerjain disana itu super konyol: poto2! Lagi, poto2. Banyak yang ngrasa hebat bisa poto sama batu segede kingkong yang dibawa aliran lahar dingin dari puncak Merapi. Bahkan ada jugak yang bangga bisa poto sama deretan rumah yang rusak parah kena sapuan lahar dingin Merapi. Mungkin ada dari mereka yang coba poto sama mayat korban lahar dingin ya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Ini jugak cerita dari paklek nDaru. Di malem taun baruan kemaren, banyak orang menyerbu daerah sekitar Merapi yang kena semburan awan panas, terutama yang paling populer Kinahrejo. Datang kesanapun&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;hanya cuman buat poto2! Menurut paklek nDaru, poto di daerah yang kena bencana alam hebat dan bekas terjadinya sebuah tragedi mbikin pelancong2 itu bangga, lalu berpose dengan berbagai gaya. Saat itu paklek bilang mbok ya Merapi tiba2 ngamuk lagi biar pelancong2 itu ngrasain ndak enaknya kena awan panas dan hujan pasir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Lalu, duluuuuu ketika Merapi sedang mengamuk, mereka kemana? Apa mereka mau datang membantu tim relawan buat nyarik korban ato ikutan masak sama bapak2 TNI buat para pengungsi? Apa mereka seberani sekarang naik ke daerah Kinahrejo? Menurut paklek nDaru sih, jumlah pelancong yang datang setelah Merapi mereda dengan jumlah relawan yang membantu pas Merapi lagi aktip lebih banyak pelancongnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0cm; margin-right: 0cm; margin-bottom: 0pt; margin-left: 0cm; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;Apa memang begini ya mental masyarakat sekarang itu, miskin sekali empati. Orang susah sekali sekarang memutuskan perlu tidak melakukan sesuatu. Ya, datang ke daerah bekas bencana alam itu boleh kok, tapi kalok kemudian mengganggu kepentingan umum kok ya konyol jugak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5206478706671332255?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5206478706671332255/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5206478706671332255' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5206478706671332255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5206478706671332255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/01/akhir-akhir-ini-kok-ndaru-rada-anyel.html' title='Miskin Empati'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-1541002847431706148</id><published>2011-01-04T14:14:00.003+07:00</published><updated>2011-01-04T18:54:50.563+07:00</updated><title type='text'>Tabahlah Bachdim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;nDaru demen sama ne pemaen nasonal. Tapi maap lho, nDaru bukan ababil yang sukak sama tampangnya doang sampe2 mo mbikin agama bachdim segala macem itu, nDaru suka sama sikap Irfan Bachdim yang tetep keukeuh mau maen buat tim yang mengontrak dia meski dia diancam gak bakal bisa masuk Timnas Garuda lagi. Padahal daridulu dia udah mupeng banget pengin membela Timnas, dan toh di Piala AFF kmaren, meski endak jadi top sekorer maupun pemaen terbaek. Bachdim endak bisa dikataken maen jelek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  &gt;Inilah susahnya idup di Indonesia, entah dulu pas hijrah dari dusun emaknya, di Nederland sono, si Bachdim ini mikir bakal kek gini ato endak. Hanya gara2 tim yang mbayar dan nemuin bakat dia mengundurkan diri dari Liga resmi yang diselenggarakan oleh pemerintah dan mengikuti Liga laen buatan orang yang peduli banget dengan perkembangan sepakbola negara ini, dia diancam endak boleh ikutan membela Timnas PSSI. &lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; "&gt;Sebenernya, kalok Bachdim hanya ingin menuruti ambisi dia buat membela timnas, bisa saja dia pindah ke klub lain ato saking keselnya sama otak dangkalnya PSSI sekarang, dia pulang ke Belanda sono karena dia pun sudah mulai dilirik sama pelatih Belanda setelah main di AFF kemaren.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;Tapi, kenyataannya Bachdim lebih milih buat stay, sekalipun dengan resiko endak bisa membela timnas. Disini dia nunjukin kalok dia memang bener2 pengen maen buat Indonesiya dan mempersembahkan kemampuan buat negeri ini endak berarti harus ikut jugak di timnasnya. Ya to? Bachdim memilih bermain di kompetisi yang lebih fair dan tertata rapi daripada kompetisi bikinan pemerentah. Itu jawuh lebih mulia daripada main di timnas. Dia punya prinsip, prinsip buat&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;mendukung mereka yang sungguh-sungguh menghargai olahraga dengan usaha nyata daripada sekedar nyumbang 25 hektar tanah buat timnas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;Yaaa..nDaru menyayangken sikap PSSI yang begini. Logikanya ya, sebagai induk terbesar olahraga sepak bola di Indonesiya, PSSI harusnya&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;memberikan fasilitas dan perlindungan pada para atlet buat berkarya. Kalok sekarang liga bentukannya saja sudah awut-awutan, eee… muncul liga baru malah&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;marah-marah dan maen sanksi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;Inilah tipikal birokrat Indonesiya: seenaknya sendiri dan endak mau belajar. Jadi kalok sepakbola Indonesiya belon bisa juara dimana-mana ya wajar. Pemain-pemain bertalenta tinggi dan pelatih hebat ndak cukup mencetak juara, pengurus organisasinya jugak harus berdeterminasi bukan arogan seperti yang ditunjukkan PSSI. Sampek taun kingkong Indonesiya mau menaturalisasi semua pemain timnas Argentina misalnya dengan pelatih hebat macam Arsene Wenger ato Alex Ferguson  tetep saja ndak bisa juara kalok PSSI-nya masih seperti anak kecil begitu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;Kalok menurut nDaru sih, para pemain dan atlet Indonesiya seharusnya punyak sikap semacam Bachdim. Berkarya itu tidak berhenti pada timnas saja. Tapi, endak berarti bahwa kita endak peduli pada timnas lo ya. Toh, semua punya pilihan kok. Dan, kalok boleh ngasih saran sih, semua klub di LSI pindah aja ke LPI, kan PSSI malah bingung sendiri mau ngambil pemain timnas darimana. Sudah saatnya kita bertindak serius untuk memajukan persepakbolaan negeri kita tercinta. Kalok cuma mau nurut sama PSSI,yaaaa gimana ya, PSSI pimpinan Nurdin Halid ini sudah bukan rahasia umum -bahkan Kingkong botak pun tau- kalok ndak bisa membawa perubahan positip, malah maen otoriter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;Kepada dek Irfan, selamat datang di Indonesiya. Tabahlah menghadapi ketidakpastian. Toh usia adek lebih panjang daripada usia kepemimpinan yang lagi mimpin PSSI sekarang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;span  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; line-height: normal; "&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-1541002847431706148?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/1541002847431706148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=1541002847431706148' title='10 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/1541002847431706148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/1541002847431706148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2011/01/tabahlah-bachdim.html' title='Tabahlah Bachdim'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5320602664938416797</id><published>2010-12-30T10:38:00.003+07:00</published><updated>2010-12-30T11:30:55.461+07:00</updated><title type='text'>Terbanglah Garudaku</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   &gt;terbanglah garudaku, singkirkan kutu kutu di sayapmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   &gt; berkibarlah &lt;b&gt;benderaku&lt;/b&gt; singkirkan benalu di tiangmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   &gt;jangan ragu dan jangan malu dan tunjukkan pada dunia bahwa sebenarnya kita mampu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(51, 51, 51); line-height: 18px; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "  &gt;Inget kan syair lagunya Bang Iwan yang dulu sekitar tahun 80an menghiasi toko2 kaset. Lagu itu pula yg sekarang pas dipakek buat nyemangatin timnas kita yang kemarin kalah terhormat di GBK.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;Gak ada orang yang gak sedih ketika mimpi yang digadang2 harus terbentur kenyataan dan akhirnya kandas. Tapi toh yaaa...ditengah kacau balaunya negeri ini, ditengah makian para pengguna motor yang jalannya digencet ma supir angkot tuli dan bloon, permainan timnas semalem seenggaknya bisa jadi inspirasi lah buat berjuang membangun negeri ini. Mereka tanpa lelah berjuang demi target 3 goal, kemudian 4 goal, tapi kemudian harus kandas. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;Kalok sampeyan sekalian nyimak di tipi,sampeyan pasti liyat bagemana pak presiden kita tampak murung ketika Nasuha bikin goal, mungkin beliyo sudah berpikir realistis bahwa akan susah mengejar 2 goal hanya dalam waktu sekian menit saja. Naaa..seharusnya beliyo sadar bahwa kalok pengin bersorak2 menang terus, mari kita bikin sebuah sistem yang bisa memfasilitasi bakat2 anak2 negeri ini, dari sekian ratus juta  jiwa penduduk indonesia ini, masak sih milih 22 orang buat dijadiken timnas aja gak bisa? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;nDaru sih setuju setuju aja naturalisasi, toh tim se haibat Jerman pun musti rebutan Mesut Oziel sama Turki. Tapi ya ayo dong, jangan terus naturalisasi trus udah...Jadikan naturalisasi ini sebuah gebrakan untuk kemudian membuat sistem rekrut yang kontinyu sampek pelosok2 daerah. Ini kan lagi demam timnas, jadikan moment ini buat nyarik bakat2 muda, kalok dulu mungkin bapak2 agak ragu mengizinkan anaknya latihan bola, sekarang mungkin dengan bangga si bapak nganterin anaknya latian bola.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;Kalah dari Malingsiyal memang menyakitkan, apalagi kalok di dunia maya, bakal nyerocos tu para budak2 sialan yang hanya mau menghina kita. Padahal kalok ditanya, mereka belum tentu apal nama2 pemain timnas mereka. Terlepas dari keculasan suporter yang maen2 laser, Rajagopal sudah menyiapkan anak asuhnya jauh lebih dulu dari pelatnas PSSI. Ketika Riedl meramu pemain2 timnas Indonesia, Rajagombal, eh Rajagopal sudah lebih dulu siap. Ibarat sekolah, Timnas Kucing Malaya itu sudah kelas 2 SD ketika Firman Utina dkk masih masuk PAUD.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "  &gt;Jadi, kalok menurut nDaru sih, Timnas udah menang kok. Mereka sudah memenangkan hati penduduk Indonesia ini buat nonton timnas. Dulu, ada satu tetangga nDaru agak males kalok diajak nonton PSSI berlaga, padahal dia begitu semangat ngeploki Jerman pas dulu Piala Dunia, sekarang si tetangga ini dengan semangat mbikin layar besar dari MMT bekas, lalu merogoh koceknya buat sewa LCD proyektor dan mengundang tetangga2 laen buat nonton bareng di halaman rumahnya. See....meski kalah, timnas sudah menang kok, memenangkan hati para pecinta sepakbola di negeri ini lebih banyak lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px; "  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 18px;"  &gt;Postingan ini bener2 dateng dari lubuk hati nDaru yang paling dalem lho...bukan sekedar pelipur kekalahan doang kok..sekarang kita titipkan dulu piala AFF ke Malesiya buat 2 taon kedepan, naaa 2 taon lagi kita rebut buat selamanya...Tabik Wahai Garuda!!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5320602664938416797?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5320602664938416797/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5320602664938416797' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5320602664938416797'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5320602664938416797'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/12/terbanglah-garudaku.html' title='Terbanglah Garudaku'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-6454947892703097347</id><published>2010-12-24T17:02:00.003+07:00</published><updated>2010-12-24T17:04:51.829+07:00</updated><title type='text'>Sugeng Natal</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TRRwHXePNMI/AAAAAAAAAsM/1MI-LuZ3x2U/s1600/natal.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 259px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TRRwHXePNMI/AAAAAAAAAsM/1MI-LuZ3x2U/s400/natal.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5554187512316900546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena kedatanganNya membawa pengharapan untuk semua&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;SELAMAT NATAL&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-6454947892703097347?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/6454947892703097347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=6454947892703097347' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6454947892703097347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6454947892703097347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/12/sugeng-natal.html' title='Sugeng Natal'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TRRwHXePNMI/AAAAAAAAAsM/1MI-LuZ3x2U/s72-c/natal.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-95719822839953278</id><published>2010-11-30T14:38:00.006+07:00</published><updated>2010-12-01T07:10:11.083+07:00</updated><title type='text'>jogja</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="border-collapse: collapse; color: rgb(255, 255, 255);font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0px 0px 0.0001pt; text-align: justify;"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sampeyan pasti sudah ndenger komentar Bapak Presiden kita soal status keistimewaan Jogja. Ya, intinya menurut setasiun telepisi yang nDaru tongkrongin maren, Bapak Presiden bilang kalok ndak mungkin sistem monarki jadi bagian negara Indonesiya yang pemerintahannya berbentuk republik. Beliau  juga menunjuk pada rancunya jabatan Gubernur yang dipegang oleh seorang Sultan Jogja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;Lha, kalok nDaru boleh nanyak ke Pak Presiden, sebenere yang mau dipersoalkan itu apa to? Kalok soal monarki itu, ya jelas dong, ponakan nDaru yang mingsih duduk di bangku SD kelas 5 itu saja paham kok, kalok kita punyaknya presiden sebagai kepala negara, kalok negara ini pemerintahannya berbentuk republik. Tapi, ponakan nDaru itu jugak mudeng pas dijelasin kalok di Jogja sana, masih ada keraton yang jadi simbol budaya masyarakat sono. Keraton dengan sultan dan segala bagiannya adalah bagian dari budaya masyarakat Jogja yang sudah berlangsung sekian abad. Jadi, kalok Pak Presiden memandang keraton secara politik, &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2010/11/29/71726/Aria-Bima-SBY-Salah"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ya jelas seperti yang dibilang Mas Arya Bima Sugiarto, beliau pak presiden kurang  memahami konteks persoalan.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;nDaru dulu sempet &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngenger&lt;/span&gt; di Jogja selama bertahun-tahun, sodara2 nDaru dari babe nDaru juga mingsih banyak yang berdomisili di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wewengkon&lt;/span&gt; DIY, soale babe nDaru lahir di sebuah dusun di DIY itu. nDaru paham betul bagaimana masyarakat Jogja masih begitu menghargai sultan sebagai pimpinan masyarakatnya. Sultan ndak perlu dikawal oleh paspamsul (pasukan pengamanan sultan) kalok mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tindakan&lt;/span&gt; di sekitar Malioboro. Masyarakat Jogja jugak dengan sendirinya ngasih jalan begitu tawu kalok ada Toyota Alphard ber-plat AB 10 HS lagi lewat, ndak perlu makek sirine yang suaranya mbikin jantung copot. Itu pun mobil pribadi sultan, bukan mobil dinas ber-plat merah berdigit kecil. Pun dulu ketika gempa Jogja terjadi, masyarakat jugak endak sebegitu semrawutnya, karena tawu kalok mereka punya pimpinan yang bisa diajak curhat. Akhirnya, Pak Sultan memanggil seluruh Kades di Jogja lalu diajak ngobrol dalam menghadapi masa tanggap bencana.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;Jika sampeyan ke Jogja cuman liwat di tengah kotanya saja, barangkali sampeyan cuman nemu toko dan mal-mal kek di kota laen, tapi kalok sampeyan masuk ke kampung2nya, budaya keraton bakal kental terasa. Nama kampung-kampung di Jogja itu jawa banget. Ada gang namanya gang Narada, terus ada Jalan Kolobendono. Begitu juga kalok ada acara &lt;span style="font-style: italic;"&gt;grebeg&lt;/span&gt;, semua masyarakat antusias ngikutin. Mereka pasti nunggu moment itu. Jadi, sekalipun di Jogja bertebaran mall, dari Mall Ambarukmo, Saphir Square, sampek Galeria, trus ada juga hotel-hotel bau barat sono, salah satunya hotel yang sukak silat (Grand Hyatt), nama kampung-kampung itu tetep eksis di kalangan masyarakat Jogja. Gitu juga di Malioboro. Kalok sampeyan pernah kesana, sampeyan pasti ngerti ada banyak toko modern bau2 barat, tapi mereka bersanding dengan manis dengan Pasar Beringharjo. Jangan takut kesasar kalok di Jogja, orang bakal dengan detil dan iklas ngasih petunjuk musti mbelok kemana, musti brenti dimana, naek angkot nomer berapa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=""&gt;Jadi, begitulah Jogja. Itulah istimewanya Jogja. Masyarakat hidup berdampingan dalam sebuah kultur yang sudah mendarah daging dan keraton adalah simbol dari budaya masyarakat Jogja itu. Jadi, sebenarnya sebagai warga negara, nDaru kecewa dengan pernyataan Pak Presiden kemaren. Kalok menurut cocot kencono nDaru yang sering ngaco sih, seorang negarawan seharusnya ndak perlu mengeluarkan pernyataan sebegitu cerobohnya. Dulu bilang mau mbeli semua ternak korban Merapi, eh..molor lama. Mungkin setelah sadar kok ternyata ternaknya buanyak ya. Terus, dulu bilang ndak bisa mengintervensi persoalan hukum, karena semua punyak porsinya sendiri2. Lha, kok mbentuk Satgas? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wes to, esuk tempe, mbengi dele, esuk malah tahu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;                Lagipula, kalok Jogja memang mau diambil keistimewaannya, kenapa Aceh endak? Mbok ya Pak Presiden itu mikir sampek disitu. Jangan melukai hati rakyatnya sendiri to ya. Kalok bisa sih, sampaikan tujuan pernyataan itu dengan jelas. Kalok memang persoalannya adalah ndak berkenan Sultan jadi Gubernur, kan bisa bilang langsung. Mulai saat ini gubernur DIY bukan Sultan begitu. Bukannya dulu Sultan sudah tanya soal jabatan gubernur itu, tapi presidennya sendiri yang ngulur2 waktu dan memperpanjang jabatan sultan jadi gubernur selama 3 tahun. Lha, terus maksudnya itu apa?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;Jadi, apapun yang terjadi, saya dibelakangmu, Jogja. Tabik Pak Sultan!!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; line-height: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-95719822839953278?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/95719822839953278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=95719822839953278' title='13 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/95719822839953278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/95719822839953278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/11/jogja.html' title='jogja'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>13</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-8709758248870670994</id><published>2010-11-10T07:56:00.005+07:00</published><updated>2010-11-10T10:46:48.657+07:00</updated><title type='text'>Catatan Relawan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNnvwQfKiNI/AAAAAAAAArY/t74wLXaz9RQ/s1600/potongan.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 90px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNnvwQfKiNI/AAAAAAAAArY/t74wLXaz9RQ/s200/potongan.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5537720829167175890" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dia bukan seseorang yang bisa membuat orang lain terperangah mendengar omongannya, atau mengagumi gaya pakaiannya dan kemudian menirunya agar bisa dibilang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;gawul&lt;/i&gt;. Bukan juga seorang yang mampu mengubah dunia dan terganjar nobel perdamaian. Dia hanya seorang relawan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Hari ini, Selasa 09 November 2010, tepat 14 hari Gunung Merapi menjalankan tugasnya, membuat keseimbangan alam baru. Tanpa peduli dengan ribuan orang yang patah arang hidupnya, ketika melihat kampung halamannya tersapu &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;wedhus gembel. Siti keprabon&lt;/i&gt; tempatnya lahir dan menjalani peziarahan hidupnya. Habis, hampir tanpa sisa. Pak Be Ye baru saja pulang ke ibukota setelah &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;tilik &lt;/i&gt;rakyatnya yang lagi sedih. Di tipi-tipi, kedatangan beliau diliput habis-habisan, begitu hebohnya sehingga tempat yang dikunjungi beliau itu dipinjamken kasur kasur bagus, orang-orangnya “disumbang” dengan nasi-nasi yang &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal"&gt;wuenak&lt;/i&gt; sehingga ketika Pak Be Ye dan Bu An Ye ikutan &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;ngicipi&lt;/i&gt; juga jadi terasa &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;mak nyus&lt;/i&gt;, laen hari mereka hanya makan mie instan dan krupuk hampir mlempem karena abis kehujanan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Ah, seandainya saja sebuah Negara endak perlu ada presidennya, dia dan sodara-sodaranya disini mungkin bakal memilih menjadi negri tanpa presiden. Mereka mampu kok berjalan sendiri sebagai sodara. Mereka mampu hidup tanpa pemimpin yang katanya mewakili rakyat itu. Yang dulu ketika kampanye berkoar-koar mau mensejahterakan rakyat mau membuat yang terbaik buat rakyat. Dimana mereka ketika ombak besar yang istilah kerennya tsunami itu menerjang rumah sodara-sodara yang di Mentawai itu? Dimana mereka ketika&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;sodara-sodara di Meguwo mengeluh endak punya BH dan celana dalam?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dia dan sodara-sodaranya ini endak butuh ketua DPR yang bisanya cuman mbikin pernyataan yang &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nganyelke dan bikin mangkel&lt;/i&gt;.&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;Apalagi anggota-anggotanya yang cuman bisa molor mirip babi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;kewaregen&lt;/i&gt; pas sidang membahas kepentingan rakyat, tapi nanar berbinar ketika membahas keperluan jidat dan perut mereka sendiri. Siapa diantara mereka yang datang ke sini dan membuatkan tenda untuk sodara-sodaranya yang belum kebagian tempat untuk istirahat. Siapa diantara mereka yang datang kesini ikutan menanak nasi sarapan jatah rangsum buat sodara-sodara yang &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nunut ngeyup&lt;/i&gt; di Stadion Maguwo itu? Ada? Apa matanya yang kelilipen abu vulkanis jadi endak bisa liyat?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dia sedang membersihkan&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;safety glass&lt;/i&gt; yang dia pakai setiap dia naik membantu evakuasi k&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; font-size: 13px; line-height: 14px; "&gt;orban, agar matanya bisa melihat dengan jelas ditengah hujan abu yang membutakan mata,mungkin ketika&lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt;  &lt;/span&gt;seorang wakil bupati nunggu Taxi bandara yang mau membawanya piknik ke Jembrana. Mungkin ketika Pak Gubernur nganu itu menunggu pesawat yang akan membawanya ke Berlin, dia sedang berlari menuju mobil evakuasi sambil menyeret kantung jenazah atau menginjak pedal gas mobil, beradu cepat dengan awan panas yang mengintimidasinya. &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;Mungkin ketika sodara-sodaranya sedang berjuang menahan hajatnya karena harus antri menggunakan WC, Gayus Tambunan sedang sibuk memilih rambut palsu biar bisa nyaru dan nonton pantat seksi Petenis Rusia itu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Petang &lt;span style="mso-spacerun:yes"&gt; &lt;/span&gt;ini, sayup-sayup dia mendengar pidato Presiden USA sambil &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nggebyuri&lt;/i&gt; kaca mobil tua warisan bapaknya yang sudah mulai usang. Biar besok pas dibawa naek lagi bantu-bantu evakuasi endak terlalu &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;ngeres&lt;/i&gt;. Cat-nya sudah endak se-kempling &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;presidential cadilac limo-&lt;/i&gt;nya Mr. Barrack Obama yang tadi ditumpangi menuju istana, bahkan endak ada apa-apanya dibanding sedan &lt;/span&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Mercedes-Benz S600-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;nya Pak Be Ye yang ber-plat RI 1, yang kalok jalan bisa ngebut tanpa ada yang berani &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nyalip&lt;/i&gt;. Siapa coba yang berani &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;nyalip&lt;/i&gt; konvoi itu? Bisa-bisa jidatnya bolong ditembak paspampres dengan tuduhan percobaan pembunuhan presiden. Dia melihat pidato 2 presiden itu di setasiun tipi yang sama dengan yang selalu meng-&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;update&lt;/i&gt; berita tentang Merapi, tapi entah kenapa, hampir sepanjang siang ini, endak terlihat lagi update tentang Merapi di tipi itu. Tapi ya sudahlah, siapa butuh masuk tipi dengan memamerkan luka bakar di wajah? Masyarakat yang lain juga biar bisa merehatkan mata dari pandangan sekitar merapi yang terlihat tandus dan berdebu itu, berganti dengan sebuah gala dinner yang glamor dan prestisius. Berganti dengan ulasan Mr. Obama yang fasih mengucapkan kata “Bakso, Nasi Goreng, Terima Kasih” lumayan kan, bisa menjadi kebanggaan dan cerita buat anak cucu nanti, bahwa seorang presiden negara besar bisa ngomong “SATE” dengan fasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height:115%;font-family: &amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;Dia tidak anti dengan Mr. Obama, sedikit kagum malah. Kalok boleh membandingkan, sepertinya, gaya mempresiden Mr. Obama sedikit lebih merakyat daripada Pak Be Ye. Tapi sepertinya kalok dia ndapet undangan audiensi dengan Mr. Obama, dia akan bilang “Maaf, saya endak bisa dateng, mau ngurus sodarane saya yang lagi &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;ngempeng urip&lt;/i&gt; di Maguwo. Wakil sama Pak Be Ye saja deh” Halah, siapa juga yang mau ngundang relawan dekil seperti dia? Sambil menyiulkan lagunya R.E.M. yang dinyanyikan ulang sama penyanyi seksi Andrea Corr dan sodara-sodaranya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" align="center" style="text-align:center"&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;If you're on your own in this life, the days and nights are long,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;When you think you've had too much of this life to hang on&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Well, everybody hurts sometimes,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Everybody cries. And everybody hurts sometimes&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;And everybody hurts sometimes. So, hold on, hold on&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Hold on, hold on, hold on, hold on, hold on, hold on&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;Everybody hurts. You are not alone&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt;line-height: 115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-8709758248870670994?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/8709758248870670994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=8709758248870670994' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8709758248870670994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8709758248870670994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/11/catatan-relawan.html' title='Catatan Relawan'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNnvwQfKiNI/AAAAAAAAArY/t74wLXaz9RQ/s72-c/potongan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-141742889534842602</id><published>2010-11-09T07:16:00.004+07:00</published><updated>2010-11-09T07:30:09.772+07:00</updated><title type='text'>Sudah Tuli?</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; border-collapse: collapse; "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Sumpah! Kalok punya bogem pelacak, pasti sudah nDaru kirim ke gedung DPR sana biyar gedungnya ambrol sekaliyan. Akhir2 ini, nasiyonalisme nDaru memang sedang diuji. Lha gimana endak to, kelakuan pejabat2 negara tercinta ini kok lama2 ndak masuk akal. Belon lagi, sama yang kek disebut sama salah satu setasiun telepisi, para pejabat kita jadi miskin nurani, tuli, dan buta melihat keadaan rakyatnya. Di tengah banyak bencana, bukannya berempati dan bergerak cepat, malah asyik sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Ini contohnya. Begitu gempa dan tsunami menerjang Mentawai, ketua dewan perwakilan rakyat yang terhormat malah menyalahkan masyarakat yang tinggal disana. Katanya pulau2 di Indonesiya itu masih banyak. Sudah diberitahu kalok situ daerah rawan gempa dan tsunami, lha kok masih nekad tinggal disana. Jadi ya sudah resiko kalok kena tsunami. &lt;i&gt;Wheladalah, gemblung tenan bapake kuwi!&lt;/i&gt; Oke, kalok mereka disuruh pindah, memang pemdanya sana mau membiayai kepindahan ratusan ribu orang itu? Jangan lupa, Mentawai sebelum kena tsunami itu adalah daerah wisata yang indah dan khas, yang sering banget dikunjungi sama wisatawan, terutama wisatawan asing. Lha, pajaknya kan masuk kas daerah juga to? Itu jugak buwat gaji pejabat daerahnya jugak to? Pastinya juga buat nggaji ketuwa DPR yang tadi mbikin pernyataan itu, &lt;i&gt;mbok&lt;/i&gt; ya mikir pakek jidat sampeyan yang &lt;i&gt;klimis&lt;/i&gt; itu &lt;i&gt;to&lt;/i&gt; pak ketua,dari berapa persen gaji s&lt;i&gt;ampeyan&lt;/i&gt; yang cukup buat idup sebulan orang se-bantaran kali code itu, pasti asalnya dari hasil pendapatan sektor pariwisata Mentawai sana itu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Kalok menurut &lt;i&gt;&lt;b&gt;Cocot kencono&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; nDaru, mereka yang mau tinggal di pulau2 terluar di Indonesiya itu justru lebih patriotis daripada pembayar pajak yang sering di iklanin di tipi itu. Soalnya merekalah aset berharga yang bisa dipakek sebagai &lt;i&gt;claim&lt;/i&gt; kalok pulau itu milik Indonesiya. Dulu, jamannya rebutan Pulau Sipadan dan Ligitan, Malaysia menang gara2 ada warganya yang tinggal di situ. Lha, kalok mereka yang tinggal di pulau2 terluar disuruh pindah, apa sudah siyap kalok pulau2 itu direbut oleh negara tetangga? Nanti DPR menyalahkan Menlunya lagi, ribut lagi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Aneh memang pola pikir bapak satu itu, sampek nDaru mikir ini bapak isi kepalanya apa ya? Dan, dia jugak endak kepikiran buat dateng kesana dan nengok korban bencana. Eh, malah anggota2nya pada setudi banding diijinkan saja. Alasannya adalah kunjungan kerja rutin. Kunjungan kerja yang seperti apa? Apa yang esensial dari setudi2 bandeng eh banding itu? Seperti yang ditulis oleh wartawan seniyor &lt;a href="http://oase.kompas.com/read/2010/11/07/11392670/Kita.Semua.Wedus.Gembel-7"&gt;&lt;i&gt;Bre Redana di harian Kompas hari Minggu kemarin,&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; 7 November 2010, kita sepakat ndak percaya kalok anggota2 DPR yang setudi banding ke Yunani itu pulang2 nanti jadi Socrates. Ato kalok setudi banding ke Universitas Harvard, mereka bisa berpikir visioner dan rendah hati seperti Dr. Arief Budiman. Yang ada cuman mereka pulang makek T-shirt bertuliskan Universitas Harvard. Jadi, intinya hasil setudi banding itu ndak jelas. Silakan bersetudi banding, tapi lihat situasi dong dan bikinlah setudi banding yang edukatip, bukan yang asal2an.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Masalah penanganan bencana jugak membuat gregetan. Pejabat2 terkesan gagap, kaget, dan bingung send&lt;span class="Apple-style-span"&gt;iri dalam menangani para pengungsi dan kebutuhan2 mereka. Sepanjang pengetahuan nDaru menyaksikan langsung proses penanganan bencana di Merapi, hampir semua ditangani oleh orang2 yang rela dan terketuk hatinya buat membantu sesamanya yang lagi sekeng, nDaru endak liyat itu ibu2 anggota DPRD ikutan masak, bahkan ketika kemarin Pak BeYe dateng ke Jogja, para mentrinya semua pada wangi dan bajunya kinclong, mirip orang mau &lt;i&gt;jagong manten.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;Dari segala banyak gregetan melihat tingkah pejabat2, satu hal yang membuat nDaru trenyuh. Di tengah bencana ini, rakyat Indonesiya itu tabah dan kuat. Banyak pihak yang mbikin posko pengungsi secara mandiri, ndak ngandelin pemerintah. Apapun dikerjakan sendiri, dari ngurus penginapan, makan, sampek ke kebutuhan sehari2 para pengungsi. Mahasiswa2 Juminten banyak yang jadi relawan dan ndak tidur buat nolongin para pengungsi. Belum lagi, relawan yang ada di medan depan bersama Kopasus dan TNI, jugak tim medis yang rela ninggalin rumah buat merawat para korban. nDaru yakin mereka ndak mikir saya nolong orang yang punyak kitab suci sama ndak dengan saya, apalagi menyalahkan mereka yang tinggal di lereng Merapi secara Merapi itu sudah pasti aktip, tapi mereka bekerja dengan hati nurani. Ini bukti bahwa rakyat Indonesiya sendiri lebih pinter dari pejabatnya yang berpakean necis dan bermobil mewah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0.0001pt; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-141742889534842602?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/141742889534842602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=141742889534842602' title='9 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/141742889534842602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/141742889534842602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/11/sumpah-kalok-punya-bogem-pelacak-pasti.html' title='Sudah Tuli?'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>9</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-6239786803735679089</id><published>2010-10-19T09:42:00.004+07:00</published><updated>2010-10-21T07:34:52.619+07:00</updated><title type='text'>Ah...waktu masih berlari</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dulu, jaman nDaru masih mengabdi di Kampus Nganu, nDaru pernah nulis artikel &lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2009/09/waktu-yang-berlari.html"&gt;ini&lt;/a&gt;, tentang waktu yang kayaknya kok berjalan cepet bener. Dan sekarang, nDaru kok ya masih berada pada ide yang sama..Seperti ngos-ngosan mengejar waktu, padahal kalok dipikir, sekarang nDaru berpredikat sebagai pengangguran tak terlihat, eh ato terlihat menganggur ya? Pokokmen udah endak punyak kerjaan yang bisa ngisi KTP sama NPWP lah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sesudah resign dari kerjaan lama nDaru, jelas pola hidup dan jadwal sehari-hari nDaru berubah total. Dulunya sih kepikirannya bahwa kalok udah endak ngantor dari jam 8 sampek jam 4, nDaru gak musti buru-buru di jalanan, jadi bisa mandi full dan bisa pakek bathtub baru ngutang di kamar mandi sambil baca majalah. Bisa tidur nyenyak yang lamaaaaaaaaa banget sampek brasa pusing. Dan kenikmatan kenikmatan duniawi lain yang nDaru udah bayangkan ketika terakhir kali packing dan membawa pulang barang-barang nDaru dari kantor lama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi kok setelah beberapa bulan, tetap saja waktu itu berlari, Baru saja nDaru mandiin 3 anjing nDaru hari Minggu, eh kok tiba-tiba udah Minggu lagi, dan ini udah Selasa. Waktu cepat sekali berlalu, kadang meninggalkan kita yang masih terengah-engah menjalaninya. Seperti baru kemaren nDaru pindahan ke kota kecil ini. Eh tahu-tahu, banyak banget rumah dan toko-toko baru terbangun di sepanjang jalan yang nDaru lewatin pas ngantor dulu, menutupi sawah-sawah menghijau dan asri yang terlihat  pas pertama kali dateng.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dan, ternyata banyak sekali hal yang kadang kita lewatkan, Molen, anjing nDaru yang dulu cuman sebesar kepalan tangan orang dewasa, sekarang sudah seukuran anak kambing bandot yang tambun, tanpa nDaru pernah nyadar melihat prosesnya. Kita endak diberi kuasa untuk memutar waktu, padahal buat sebagian orang, waktu seperti numpang Ferrari 056-nya Schumacher yang endak mau menunggu kita. Tapi berbahagialah, sebab banyak orang yang juga endak tau mau ngapain dengan waktu yang mereka punya&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-6239786803735679089?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/6239786803735679089/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=6239786803735679089' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6239786803735679089'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6239786803735679089'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/10/ahwaktu-masih-berlari.html' title='Ah...waktu masih berlari'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-3167806425865854518</id><published>2010-10-06T10:17:00.005+07:00</published><updated>2010-10-07T08:18:12.755+07:00</updated><title type='text'>Inang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;nDaru mencintai negara ini dengan sungguh2. Menurut nDaru, negara ini bener2 kaya dalam segala hal, hanya memang mungkin agak salah urus, jadi yaaaaa.....agak sedikit kacau gini deh. Salah satu kekayaan negeri ini adalah kekayaan musik, dari Sabang sampek Merauke punyak ciri khas sendiri2. Ada 1 lagu Tapanuli yang sampek sekarang masih nDaru inget, dulu opung nDaru biasa nyanyi ini kalok lagi nidurin sepupu2 nDaru yang dititipkan bareng nDaru di Sigumpar, Toba Samosir  sana. Kampung indah tempat nDaru &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ngenger&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, menghabiskan masa kecil nDaru. Mau nyanyi?! ini ada liriknya, kalok pengin nDaru iringin, silakan klik widget sound cloud disamping ituh...Monggo!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;I N A N G&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;boasa ma tangissonon mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sude sitaonokki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;boasa ma sai solsolan mu&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sude sidangolokki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sude halungunokki&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Arian nang bodari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ale Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ilum sai maraburan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Sibaran lapa-lapa&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;ale Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;U nang be sai solsoli&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sai tangiakkon au inang da&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;boru mu na dangolon&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Inang...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;apusi ma ilum inang da&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sude hutaon do i&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;pasonang ma roham&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Biar nyanyinya bisa pakek penghayatan, silakan baca terjemahan Bahasa Indonesiyanya:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="line-height: 20px; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 20px; "&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengapa ditangisi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;semua perjalanan hidupku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;mengapa disesali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;semua kepedihanku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;semua kesedihanku&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Siang dan malam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;duhai Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;air matamu bercucuran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Takdir kehidupanku yang tiada taranya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;duhai Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;jangan lagi disesali&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;do'a kan aku selalu, Bunda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;putrimu yang merana ini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;hapuslah air matamu, Bunda...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Semua itu aku terima&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: normal; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;object height="81" width="100%"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;param name="movie" value="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F5843400&amp;amp;utm_source=soundcloud"&gt;&lt;/param&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;embed allowscriptaccess="always" height="81" src="http://player.soundcloud.com/player.swf?url=http%3A%2F%2Fapi.soundcloud.com%2Ftracks%2F5843400&amp;amp;utm_source=soundcloud" type="application/x-shockwave-flash" width="100%"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;/object&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span&gt;&lt;a href="http://soundcloud.com/si-ndaru/inang-versi-saya"&gt;Inang-Versi saya&lt;/a&gt; by &lt;a href="http://soundcloud.com/si-ndaru"&gt;si nDaru&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-3167806425865854518?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/3167806425865854518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=3167806425865854518' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3167806425865854518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3167806425865854518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/10/inang.html' title='Inang'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2182260272479440434</id><published>2010-09-30T13:14:00.008+07:00</published><updated>2010-09-30T14:37:38.550+07:00</updated><title type='text'>More than Meets the eye</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;..Kowe ngono penak yo Ru, iso nonton F1 neng Singapore barang..&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Itulah sepenggal frase yang dilontarkan seseorang ketika nDaru pulang nonton F1 di kampung sebrang itu. Artinya kalok dalam bahasa Indonesiya kurang lebih gini "Kamu enak ya Ru, bisa nonton F1 ke Singapore segala" Sederhana ya?! Tapi buat nDaru itu &lt;/span&gt;&lt;i&gt;nganyelke &lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;alias menyebalkan, sama ketika seseorang bilang "&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Kowe ngono sugih..diwarisi bapakmu warnet, mobil, bla...bla...bla..&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;" Hayo..sampeyan pasti juga pernah melontarkan pernyataan yang hampir sama idenya kekgitu..ya to?? Kadang mungkin maksudnya memuji, tapi jatohnya kalok dirasa-rasa lagi kok kek mau bilang, hidup elu enaaaaak bener gada susah2nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;nDaru emang &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;kranjingan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; sama hal2 yang bau2 ban sama deru mesin kekgitu, itu kenapa nDaru nabung receh buat mbeli tiket pesawat sama tiket masuk circuit sejak lamaaaaa banget. Orang juga endak tau kalok nDaru pas ke Singapura nDaru &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;nggembel&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;, dari Changi ke Marina Bay nDaru jalan kaki. Terus, abis nonton balapan, nDaru nongkrong di kafe di Marina Bay yang buka 24 jam, nunggu penerbangan pulang nDaru jam 9 pagi. Aer mineral aja nDaru bawa dari rumah mbeli dari superkampret di depan komplek&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Emang nDaru dapet warisan warnet+mobil dari babe, tapi kerahiman babe itu juga musti nDaru bayar dengan memutar otak kekmana warnet bisa terus jalan, ditengah gempuran modem2 murah meriah dan benwit hampir gratis dari provider2 internet. Emang nDaru dapet warisan mobil segede gajah, tapi itu juga musti nDaru bayar dengan ngirit2 dan nabung2 dari penghasilan nDaru buat servis tu mobil biar tetep bisa jalan, belon lagi aliran solarnya yang mirip keran blangwir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Georgia, serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Dulu, nDaru sempet iri sama Juminten yang kerjaannya abis ngajar bisa nongkrong bahkan ikutan temen2 sekantor nDaru dulu manjat-manjat tower. Belon kalok ada dines ke luar, Juminten udah disiapin mobil kinclong + sopir dan pulang masih disangoni dan lebih banyak dari nDaru. Tapi, nDaru ndak tau kalok Juminten sebel karena otaknya dibatasi untuk berkreasi. Kreatip dikit disebut sok tau dan ndak bisa kerja sama. Akibatnya, dia memilih ngabur ke unit nDaru dan ngerjain hal lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Jadi yaaa, kita cenderung buat melihat sesuatu cuman dari permukaannya saja. Oh, dia makek celana Lea. Tapi, kan kita ndak tau kalok orang itu mesti nabung tiga bulan dan ndak makan ayam goreng cuman buat mbeli clana itu. Ato si anu punyak leptop baru merk Apple. Eh, ternyata leptopnya hasil mbabu selama 5 taun.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height: 115%; font-family: 'Times New Roman', serif; "&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;Hidup itu kata orang Jawa, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; line-height: 14px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;sawang sinawang kok&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;. Jangan buru-buru menghakimi bahwa hidup orang lain lebih mudah dari kita cuman karena selembar pakean yang nempel di tubuhnya ato cuman karena tiket masuk sirkuit balap.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: arial, sans-serif; font-size: 13px; border-collapse: collapse; color: rgb(255, 255, 255); "&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-top: 0px; margin-right: 0px; margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2182260272479440434?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2182260272479440434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2182260272479440434' title='14 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2182260272479440434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2182260272479440434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/09/more-than-meets-eye.html' title='More than Meets the eye'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>14</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2421239472722777459</id><published>2010-09-22T07:27:00.001+07:00</published><updated>2010-09-22T09:10:21.782+07:00</updated><title type='text'>Grown Up</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TJllgyg8skI/AAAAAAAAArQ/0NrkfZv23wU/s1600/grown_ups_poster.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 270px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TJllgyg8skI/AAAAAAAAArQ/0NrkfZv23wU/s400/grown_ups_poster.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5519554432309441090" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Pernah nonton pelemnya Adam Sandler? Pasti pernah ya. Na, kalok yang terbaru ini? Itu lho yang judulnya Grown Up. Awal nemu pelem itu di rental pelem lengganan nDaru, nDaru langsung nyomot dan setel begitu nyampe rumah. Ndaru lumayan tertarik dengan bintang2 yang ikut ndagel di situ, ada Chris Rob, Salma Hayek, trus Rob Schneider. Seperti apa to kolaborasi Adam Sandler dan bintang2 itu? Lha, ternyata setelah nonton, nDaru ndak berhenti ngakak sampek guling2. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Tapi, ndak cuman itu saja kok. Di tengah pelem nDaru jugak ngrasa terharu, mikir, dan sampek akhirnya merefleksikan lagi apa yang sudah nDaru kerjain. Soalnya, pelem2nya Adam Sandler ini sekalipun bikin ngakak dengan lelucon yang jorok tapi masih sopan daripada joroknya pelem2 Indonesiya, tetep ada satu dua dan tiga hal berharga yang mbikin nDaru mengangguk2kan kepalanya. Oh..iya ya, ternyata emang waktu bersama keluarga itu lebih penting ketimbang promosi jabatan. Itu pesen ada di pelem Click. Terus, di Long Fellow Deeds, nDaru belajar bahwa temen2 sejati mendukung kita dalam suka maupun duka sekalipun kadang kita menyakiti mereka tanpa sadar. Selalu ada hal2 hangat dan menyenangkan yang membuat kita rindu kebersamaan. Nah, pelem2 itulah yang istilahnya Juminten &lt;i style="mso-bidi-font-style:normal"&gt;brought to mind&lt;/i&gt;, mbikin nDaru melihat lagi keseluruhan hidup ini dan menemukan hal sepele yang ndak disadari begitu penting. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Dalam pelem itu deceritakan kalok Lenny Feder (Adam Sandler) adalah seseorang yang sukses dan ndak pernah gagal. Di jaman kecil dia bintang basket di lapangan. Tiga puluh tahun kemudian, dia jadi agen artis Hollywood yang handal, kaya, punyak istri cuantik, Roxanne Chase-Feder (Salma Hayek) dan keluarga yang mapan secara finansial. Temen2 satu tim basketnya dulu, Eric punya bayi 4tahun masih netek emaknya. Lalu Kurt yang jadi bapak rumah tangga sementara istrinya sibuk. Terus Marcus masih single dan tidak mau berkomitmen. Dan, yang terakhir si Rob yang tiga kali menikah dan gagal, ndak kenal anak2nya, lalu jatuh cinta terhadap wanita yang jauh lebih tua. Karena pelatih basket mereka dulu, Coach Buzzer ninggal, mereka ketemu lagi di pemakamannya. Lalu mereka sepakat untuk mengulangi masa kecil mereka dengan menyewa sebuah rumah di tepi danau dan tinggal disana bersama2 selama akhir pekan. Naa, disini mulai seru ni ceritanya. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Si Lenny berusaha mengajarkan anak2nya untuk menyukai alam dan mau menyapa orang laen, ndak cuman maen PS dan sms-an terus. Naaa, ini mbikin nDaru sadar untuk ndak terlalu berkutat dengan dunia maya, dari ngeblog, pesbukan, ceting, dkk. Awal dulu nDaru nulis blog, nDaru cuman punyak tujuan untuk menuangkan segala gagasan nDaru soal sesuatu. Dan, nDaru akui kadang nDaru terjebak emosi untuk terus menuangkan segala cerita di blog. Padahal, ngobrol dengan orang2 terdekat lebih nyaman daripada nulis di blog. Memang sih, ngeblog itu asik. Tapi, nDaru mulai nyadar bahwa blog cuman tempat untuk membagi pemikiran tentang hal2 yang umum saja, hal pribadi dan bahkan emosi terdalam ndak perlu dituangkan di blog. Dan, kalok nDaru pikir2 lagi, dari sekian banyak waktu yang dialokasikan buat ngeblog dan surfing di internet, berapa yang sudah terlewat hanya cuman buat nongkrong bareng temen sambil cerita, telpon Mami yang pasti pengen tau kabar anak bontotnya, ato ndatengin tetangga sebelah yang selama ini memaklumi kelakuan Tukul dkk. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Sekarang banyak orang betah nongkrong di depan leptop untuk ceting dan pesbukan. Ada bahkan yang update status dari pagi sampek malem, kayak ndak ada hari tanpa pesbuk. Eskpresi yang ditampilkan di apdetan jugak macem2. Ada yang nyindir kelakukan temennya, ada yang ngungkapin cinta disana, ada jugak yang curhat sedih. Kalok diliyat2 lagi, apa ndak rugi kalok kita mengungkapkan segalanya di layar komputer? Kalok ndak suka sama kelakuan orang, kan lebih enak ketemu dan ngomong dari hati ke hati. Kalok kita ngungkapin cinta, kayaknya jugak lebih dalem bilang langsung daripada cuman memajang tulisan. Pun dengan ceting. Ndaru mikir ngobrol dengan orang secara langsung akan lebih melegakan karena kita bisa denger langsung maksud dia, mengklarifikasi apa yang perlu dilakukan, dan menatap matanya. Naaa..ketiadaan kontak fisik semacam ini yang bikin Kurt sama istrinya, Dianne jadi rada jawuh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px; line-height: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Bicara. Itu yang mbikin Lenny, Kurt, Rob, Marcus, dan Eric menemukan kembali hidup mereka. Lenny akhirnya bilang ke istrinya kalok sudah membatalkan dateng ke fashion show di Milan supaya bisa mbikin keluarganya menghargai danau daripada kehidupan high level. Eric ngaku kalok dia bukan pemilik perusahaan perabotan, dia ndak mau temen2nya tau dia nganggur. Kurt bicara jujur kalok dia sudah kehilangan sapaan istrinya. Marcus ngomong kalok dia sebenernya hampa karena sendiri. Dan, Rob ngaku kalok dia makek toub. Ketiadaan komunikasi, sibuk dengan kerjaan, dan ego mbikin mereka pengen tampil sempurna, tapi akhirnya mereka nyadar kalok mereka cuman butuh jujur dan saling mengerti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Pelem itu jugak ngajarin nDaru bahwa hidup bukan persoalan menang sepanjang waktu. Lenny sengaja ndak nyetak skor akhir di pertandingan basket lawan musuhnya dulu di SD St. Marcus supaya musuhnya yang dulu kalah itu ngrasain menang sesekali dan supaya anaknya, Greggie ngrasain kalah dan berusaha, ndak cuman ngisep ketek bapaknya terus yang notabene bisa nyediain apapun buat dia. Dari situ nDaru belajar bahwa kadang kita musti nerima apa adanya kita, yang mungkin di mata orang lain biasa2 saja. Kadang kita dipaksa iri sama orang lain yang terlihat ngejreng, tapi itulah yang sebenernya membuat kita belajar mengakui keunggulan orang lain dan menerima apa adanya kita. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span style="font-size:10.0pt; line-height:115%;font-family:Consolas"&gt;Pada akhirnya, Gloria, istrinya Rob bilang, “&lt;b&gt;&lt;i&gt;Life can be difficult sometimes. It gets bumpy. But with family and kids..and things not going exactly like you planned, but that’s what makes it interesting. In life..the first act is always exciting. The second act..that’s where the depth comes in.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” Dan kata2 itu yang menjawab tantangan dari coach Buzzer di awal pelem,”&lt;b&gt;&lt;i&gt;I want you to play life like you played that game today, so when the final buzzer of life goes off… you’ll have no regrets.&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;” Menjadi juara dalam hidup yang sebenar-benarnya, juara yang bukan hanya memenangkan pertandingan dangkal memamerkan gaya hidup, tapi juga memenangkan pertandingan sejati: menghargai diri sendiri tapi tetep mengalahkan ego dan kesombongan kita sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2421239472722777459?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2421239472722777459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2421239472722777459' title='12 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2421239472722777459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2421239472722777459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/09/grown-up.html' title='Grown Up'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TJllgyg8skI/AAAAAAAAArQ/0NrkfZv23wU/s72-c/grown_ups_poster.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>12</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-7518645108612285546</id><published>2010-09-06T09:04:00.006+07:00</published><updated>2010-09-06T12:42:29.089+07:00</updated><title type='text'>Mudik Pakek Motor</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TIRRnpC5EwI/AAAAAAAAArI/4M2zjvHt-uc/s1600/ALIM0252.JPG"&gt;&lt;img style="text-align: justify;display: block; margin-top: 0px; margin-right: auto; margin-bottom: 10px; margin-left: auto; cursor: pointer; width: 400px; height: 394px; " src="http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TIRRnpC5EwI/AAAAAAAAArI/4M2zjvHt-uc/s400/ALIM0252.JPG" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5513621585283060482" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Hari2 sudah mendekati Lebaran, nDaru sukak merhatiin jalanan yang makin rame aja deh dong..Kebanyakan adalah para mudiker dari kota2 besar menuju tanah kelahiran mereka masing2..nDaru mo ngasih tips sedikit deh buat para bikers yang nekat naek motor buat mudik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2009/06/berkendara-dengan-aman-berkendara.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Sebenernya ini cuman repost sih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;,  tapi yaaaaa lmayan lah buat sedikit sangu naek motor&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  color: rgb(195, 195, 195); line-height: 20px; font-family:Arial, Tahoma, Helvetica, FreeSans, sans-serif;font-size:15px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Pakai Helm&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ini wajib buat pengendara motor, pakailah helm yang mahal, yang busa2-nya sampai menekan kepala kita dan terasa sumpek, tapi klo jalan pasti nyaman. Kepala adalah bagian tubuh yang berharga. disitu ada otak buat mem-prosesor-i tubuh kita, dan yang gak kalah penting adalah wajah kece dan tampan kita :p..gak mau dong wajah kita jadi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;bendas&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;, gara2 mencium aspal. Untuk dalam kota, cukup helm &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;half face&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; yang dilengkapi kaca, tapi  untuk bepergian mudik yang rata2 tentu saja jauh, ada baeknya pake yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;full-face&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;, karena pasti kita bakal menggeber motor lebih kenceng daripada pas kita jalan deket. Ngalahin kehilangan duidh taroklah 400 rebu tapi aman, sekaliyan menyamarkan kalok wajah situ jelek :p&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Jaket dan Celana Panjang&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Jaket jelas melindungi kulit kita dari terik matahari dan angin yang menerpa, klo gak pengin kena paru-paru basah. Apalagi kalok jalan malem. Pakailah jaket dengan warna yang cerah, sehingga ketika bermotor di malam hari mudah terlihat oleh pemakai jalan yang laen. Jika perlu, tempeli punggung atau helm dengan stiker fosfor yang akan menyala ketika terkena sorot lampu. Celana panjang berfungsi melindungi kaki kita dari kerikil yang mungkin terbang ke kaki, cipratan aer, ato melindungi betis mulus anda dari knalpot ketika memarkir motor.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Kenali kendaraan anda&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Apa yang dilakukan motor waktu menerpa angin? Kecepatan berapa maksimal ia stabil waktu menikung? Se-pakem apa rem belakang? Se-spontan apa rem depan? Berapa jarak aman untuk mengerem? Supra nDaru, misalnya, dari hasil modifikasi &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;karburator&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; dan penggantian &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;piston &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;dengan ukuran yang lebih besar,oversize kalok orang bengkel bilang, dia bisa digeber sampai kecepatan 120 Km/jam, (lmayan kan buat motor berumur hampir 10 tahun?) Tapi agak melayang ketika digenjot di kecepatan 100 km/jam, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;shockbreaker&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; YSSnya memungkinkan nDaru bisa menikung di kecepatan 40 km/jam dengan nyaman. Beda lagi ketika ndaru pake F1ZR, hanya dalam hitungan detik di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;track&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; lurus nDaru bisa mengakslerasi kecepatan F1ZR dari posisi diam hingga kecepatan 140 Km/jam, Tapi ketika menikung, nDaru musti turun di kecepatan 20Km/jam karena &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;shockbreaker&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;nya masih bawaan pabrik. Dengan mengenali sifat-sifat motor,Kita bakal tahu bagaimana titik-titik berkendara dengan aman bersamanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Berkendara dengan Kecepatan Normal&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Berapa kecepatan normal itu? nDaru yakin setiap orang relatif, misalnya, nDaru anggap kecepatan 70 km/jam itu normal di jalanan yang sepi (waktu SMA angka ini ada di titik 100 km/jam). Tapi Ndaru kira semua akan bersetuju jika kecepatan aman berkendara motor itu 40 km/jam - 50 km/jam di jalanan dengan arus lalulintas yang moderate.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span style="font-weight: bold; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Konsentrasi&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Meski hampir semua jidat bisa naek motor, jarang ada orang yang bisa konsen liat dijalanan setiap saat, kadang ndaru aja masih meleng ke kiri dan ke kanan klo pas lewat di jalan yang banyak obyek menarik buat dilihat. Pas balik liat kejalan tiba2 ada nenek2 nyebrang ato &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;rombong&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; bakso nylonong. Jangan terlalu banyak mengambil asumsi, terutama ketika di tikungan, di sela-sela mobil, atau waktu mo nyalip. Keadaan yang terlihat aman bisa berbalik secepat kilat dan di saat itu kita hanya punya waktu sepersekian detik untuk menyelamatkan nyawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Patuhi Rambu Lalu Lintas&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Sebenarnya ya, rambu lalu lintas itu — sekonyol apapun — dirancang untuk mengatur arus lalu lintas dan membuat arus itu aman. Selalu ada peringatan batas aman berkendara, dan selalu ada alasan kenapa di sana-sini ada rambu gak boleh brhenti, gak boleh parkir, dan gak boleh belok. Meskipun sepertinya rambu lalu lintas di sini telah berubah fungsi, adalah ide yang gak jelek buat tetap mematuhinya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Jangan Mudah Emosi&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ini mungkin yang paling berat. Di jalanan memang mudah sekali untuk naik darah. Melihat ada yang geber-geber gas di lampu merah saja sudah panas dan sudah pasang posisi mirip Carlos Checa. Ato di &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;blong&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt; semena2. Mengalahlah pada begundal jalanan yang potong bebek angsa sana-sini. Para begundal itu suatu saat akan berakhir di rumah sakit dengan lengan patah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Membawa Jas Hujan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ini penting banget kalok kehujanan di jalan, memang sih mending kalok hujan istirahat dulu menunggu hujan reda, dan disarankan banget kalok hujannya edan-edanan lebatnya, disamping jalan licin, jarak pandang juga kacau. Meskipun cuaca terlihat cerah, dan di tipi dikasih tau kalok endak bakal ujan, mending jaga2 deh, lebih baik punya tapi ndak butuh daripada butuh malah endak punya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000066;"&gt;Waspada dengan Mobil dan Bus&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#000000;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Selalu jaga jarak aman, baik ketika di depan, belakang, atau samping. Jangan deket2. dari pengalaman nDaru nyetir Nissan Terrano Kingsroad hibah dari babe, -ne mobil lumayan gede.- nDaru tau kondisi sekeliling hanya mengandalkan pandangan mata dan tiga spion. Spion kiri, spion kanan, dan cermin di tengah. Selebihnya insting dan perasaan yang bermain. Oleh karena itu, ada titik-titik yang tak terlihat oleh nDaru klo pas nyetir yang bahasa kerennya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;blind spot&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;.Naa...dari sini, ndaru bisa tau dimana2 saja posisi yang gak kelihatan oleh mata sopir. Di samping lampu sein (kanan-kiri) dan tepat di belakang mobil dalam jarak kurang dari 1 meter.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; "&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Ketika akan memotong mobil, pastikan keadaan aman. Jaga jarak aman. Lewati mobil dengan cepat. Jangan memotong terlalu pendek dan mendadak, apalagi langsung mengerem ketika sudah ada di depan mobil. Jangan sekali-sekali berada terlalu lama di sisi depan Bus ato truk yang anda dahului , karena tempat itu paling tidak terlihat sopir. Kalau si mobil bergeser, Anda akan langsung kena tubruk.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;Sekian tips dari nDaru, semoga bermanfaat, dan Selamat Mudi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FFFFFF;"&gt;k&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-7518645108612285546?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/7518645108612285546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=7518645108612285546' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/7518645108612285546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/7518645108612285546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/09/mudik-pakek-motor.html' title='Mudik Pakek Motor'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TIRRnpC5EwI/AAAAAAAAArI/4M2zjvHt-uc/s72-c/ALIM0252.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-3797672724650354024</id><published>2010-09-02T07:08:00.004+07:00</published><updated>2010-09-02T12:45:27.907+07:00</updated><title type='text'>Mingsih Soal Perseteruan dengan Negeri Tetangga Lho!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Semalem, sebagian besar penduduk negara ini pasti ikutan sibuk ndengerin pidatonya presiden mengenai komentar beliau menanggapi isu anti Malesiya yang saat ini santer banget jadi bahan perbincangan dan perdebatan. Lha...setelah ndenger langsung dari Pak Presiden, banyak masyarakat yang menganggap bahwa pidato itu endak tegas, endak ada wibawanya, endak ada nada ancamannya...dan sebagenya, bahkan 10 menit sebelon nDaru nulis postingan ini, di Metro TV Pak Permadi bilang "Mas Bambang kurang tegas, emosional dan endak rasiyonal.........." ya pokoknya beliau kecewa lah sama pernyataan sikap Pak Presiden. Di TV Oon, eh TV One, J Kristiadi juga lagi ngobrol soal Malesiya ini. Mungkin, kalok disurvey, penduduk republik ini bakal memilih opsi perang melawan Malesiya, dan dengan semangat bakal treak &lt;b&gt;"GANYANG MALAYSIA!!!"&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Well, memang sepertinya terlihat nasiyonalis dan patriotis banget deh, sebagian penduduk republik ini. Kalok dibandingin diatas kertas, Pasukan TNI aktip yang dipunyai Indonesia jelas lebih banyak, begitu juga dengan sistem persenjataan, Indonesia juga punya kuwantitas lebih banyak, ndak tau yang rusak dihitung apa endak. Pokokmen, soal sumber daya militer, Indonesia lebih unggul lah. Itu belum dihitung kalok rakyat Indonesia ini diikutsertakan dalam kampanye &lt;b&gt;GANYANG MALAYSIA&lt;/b&gt; ini, tentu saja dengan mengabaikan keengganan mereka kalok disuruh jadi sukarelawan menjaga perbatasan di Entikong ya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Tapi tunggu dulu, meski Malesiya kalah jumlah sumber daya militer, dia itu punyak &lt;i&gt;konco kenthel&lt;/i&gt; di sebuah persekongkolan bertitel &lt;i&gt;FPDA(Five Power Defence Agreement)&lt;/i&gt;. disitu bercokol negara2 macam Britania Raya, Australia, Singapura, Selandia Baru, dan Malesiya sendiri. Mereka punyak kesepakatan bahwa jika 1 diantara mereka diserang, yang laen bakal mbantuin. Dari sini muncul pertanyaan, apa sampeyan rela, jika nanti bener2 perang, rumah sampeyan hancur kena tomahawk-nya Australia? Apa sampeyan iklas jika ibu sampeyan kena peluru yang dilepaskan dari  F-15E Strike Eagle punyak RAF? Selat selat kita bakal dipenuhi &lt;i&gt;Frigate&lt;/i&gt;2 Australia macam HMAS Darwin yang sanggup menghancurkan sebuah gedung hanya dengan sekali mencet tombol. Apa sampeyan pernah membayangkan kengerian ini? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Jujur nDaru memang setuju kalok kita memang mengkampanyekan &lt;b&gt;GANYANG MALAYSIA&lt;/b&gt;, kek jaman babe nDaru dulu. Tapi sekarang kan jaman sudah modern, ada dong cara buat meng&lt;b&gt;GANYANG MALAYSIA&lt;/b&gt; dengan cara yang lebih elegan. Misalnya, di bidang olah raga, Timnas Indonesia menggulung Timnas Malaysia dengan skor...mmmm...brapa ya??? Taroklah 1 pemaen nyumbang 1 goal..11 goal tanpa balas. Lalu di olahraga Badminton, Simon Santoso &lt;i&gt;nyempalke boyoke&lt;/i&gt; Muhd Hafiz Bin Hashim, pingsan setelah di smash jidatnya sama Simon di Thomas Cup. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Atau di bidang perikanan, mintak para insinyur di IPB buat mbikin ikan2 pada balapan renang ke perairan Indonesia, jadi di Laut Malesiya ndak ada ikannya sama sekali, sehingga para nelayan malesiya pada &lt;i&gt;kukur2 bathuk&lt;/i&gt; endak dapet ikan. Lalu dana 1,6 Triliyun yang mau dibuat gedung baru DPR itu di realokasikan buat mbikin pusat perbelanjaan di sekitar Entikong sana, sehingga tingkat pertumbuhan ekonomi di sana bisa naek dalam waktu singkat. Kalok perlu mbikin perjudian legal disana, sehingga banyak orang pada bukak usaha disana, jadi perbatasan itu endak sepi. Lha kalok rame kan ketahuan kalok Malesiya sukak nggeser pathok perbatasan. Ini sebenernya kenapa malesiya itu sukak usil di perbatasan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Na, kalok di Kalimantan itu rame, kan ndak perlu tuh ngirim2 TKI ke Malesiya, kerja di Kalimantan saja otomatis usaha mereka seret wong kebanyakan pekerja di Malesiya itu sodara2 kita. Kalok seret usahanya kan devisa turun.  Pengangguran meningkat, lha bisa bubar sendiri itu negara malesiya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;Jadi, perang ya perang..tapi kita kan endak perlu jadi orang bar-bar. Banyak orang mengutuk dan sukak nyalah-nyalahin birokrasi, tanpa mau melihat apa sebenernya yang membikin birokrasi itu salah. Banyak orang yang nyalah2in presiden karena endak tegas menyikapi perseteruan ini. Padahal anaknya disuruh kerja ke Malesiya biar cepet kaya di kampung. Ayo dong &lt;i&gt;it takes two tango dude!!!&lt;/i&gt; Kalok rakyatnya udah bener, kan nanti ketahuan sendiri sape yang salah? Ya to?..Jangan sedikit2 mau nyerbu ke malesiya. &lt;a href="http://groups.yahoo.com/group/cfbe/message/33426"&gt;Piye mau nyerbu negara orang kalok sodara sendiri ya di serbu&lt;/a&gt;? Jangan2 nanti kalok beneran perang malah bacok2an sendiri hanya karena yang disamping sampeyan kitabnya laen. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;i&gt;konco kenthel&lt;/i&gt;=teman akrab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;i&gt;nyempalke boyok&lt;/i&gt;=mematahkan tulang punggung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-3797672724650354024?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/3797672724650354024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=3797672724650354024' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3797672724650354024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3797672724650354024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/09/mingsih-soal-perseteruan-dengan-negeri.html' title='Mingsih Soal Perseteruan dengan Negeri Tetangga Lho!!'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-9042390327752771660</id><published>2010-08-27T21:11:00.002+07:00</published><updated>2010-08-27T21:37:11.925+07:00</updated><title type='text'>Nasionalisme Setengah Mateng</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Beberapa hari ini kalok sampeyan liyat berita, pasti ngerti kalok sekelompok orang di negara kita ini lagi santer mau bertikai dengan negara tetangga kita yang ngakunya serumpun itu. Ada yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mbengok2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; "Ganyang!!!......Serang!!!...Serbu" ada yang nekat nglemparin e'ok ke gedung kedubes negara serumpun itu, ada pula yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;getem-getem&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; emosi sambil mbakar n nginjek2 benderanya negara itu. Pokokmen heboh dan terlihat bernasiyonalisme banget deh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kalok nDaru sih, pengin ndatengin Menlu negara tetangga yang kemaren nggambleh di tipi soal dia yang udah ndak sabar sama ulah orang-orang itu. Lha kalok dia cuman digituin aja bilang ndak sabar, kita yang seriiiiiiiiing banget diusilin dan dihina-hina, diinjek-injek harga diri bangsa kita  sama mereka itu apa ndak simbah buyutnya sabar&lt;--ini sangking sabarnya to. Datengin aja menlunya terus diajak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;tukaran&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, debat kusir soal siapa yang paling rese', nanti kalok luput sabarnya yaaaa....&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;hyat dhiyesss&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; sedikit lah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi kok nDaru terus &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;noleh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ke negara kita tercinta ini. Yang katanya baru saja ulang tahun ke 65 kemerdekaannya. nDaru malah jadi malu ati. Malah sempat terbersit, apa memang negara ini pantes dihina2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lha piye to?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; Presiden cuman satu aja kok ya ngeluh terus. Pejabat2nya korupsi. Rakyatnya banyak yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mbrengkele&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; aliyas susah diatur. Banyak anak muda yang sukak lagu melayu mendayu2 cengeng ndak mutu, daripada nyanyi lagu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gundul-Gundul Pacul, Sajojo,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ato lagu daerah laen. Jangankan lagu daerah, lagu perjuangan aja banyak yang ndak apal. Banyak anak muda yang malah ndak apal lagu Indonesia Raya, bandingkan dengan rakyat negeri tetangga itu yang meski &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/08/28/brk,20090828-194952,id.html"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;lagu kebangsaannya njiplak lagu Terang Bulan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, tapi pada apal di luar kepala. Lalu bandingkan lagi tingkat kesadaran berlalu lintas antara sodara2 sebangsa kita dengan warga negara cules itu. Di KL, orang mau antre &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;bang jo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, orang mau tertib mentaati rambu-rambu. Mbuang sampah juga pada tempatnya. Lha kalok di negara kita? Jangankan tertib lalu lintas, SIM aja &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nembak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;.  Buang tisu ato bungkus makanan juga dengan santai saja di jalanan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kesimpulannya.....Kalok mau &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngganyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;g&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, mau nyerbu, mau nyerang negara rese' itu ya ayo ayo saja..Ha tapi mbok ya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ngilo githoke&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dewe dulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-9042390327752771660?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/9042390327752771660/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=9042390327752771660' title='29 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9042390327752771660'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9042390327752771660'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/nasionalisme-setengah-mateng.html' title='Nasionalisme Setengah Mateng'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>29</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-5649133940957912239</id><published>2010-08-26T06:32:00.004+07:00</published><updated>2010-08-26T07:00:42.911+07:00</updated><title type='text'>Simbah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sumribit angin midhit rena rena ngelus langit sore&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Manuk grejo bali ing pucuking sanakeling&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tumekaning surup  sing tintrim nyenyet&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gawang-gawang katon pasuryanira&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sawah, pategalan bawera sa' kiduling kedung&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lumaku saktengahing kunang-kunang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kumelip sangu wangsit saka pucuking Gunung Merbabu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="mso-margin-top-alt:auto;mso-margin-bottom-alt:auto; line-height:normal"&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Verdana, sans-serif; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dhuh Simbah Putri  kang wus tumeka ing kasedan jati&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-fareast-Times New Roman&amp;quot;;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wayahira isih nyawang pucuking Gunung Merbabu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ana ing saktengahing sawah pategalan sing dadi pangeling&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;O, Simbah Putri&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saiki panggonanira ing pangayunaning Sang Akarya Jagad&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Isih bisa nyawang ana ing panggonan lan padintenan iki&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sawangen wayahmu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: x-small;"&gt;P. Budiningtyas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;-----&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Puisi nekat ini nDaru tulis pas ultah simbah putri nDaru dari Jogja &lt;i&gt;kethip&lt;/i&gt; sana. Untuk pertama kalinya nDaru ndak ngucapin sugeng tanggap warso secara langsung karena simbah sudah dipanggil Tuhan setahun lalu. Memang, berbicara soal simbah selalu punya kesan yang beda buat cucu ya, apalagi kalok sebagai cucu kita deket sama simbah kita. Buat nDaru, nDaru ndak cuma menghadapi sosok simbah putri yang &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mbengok&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; nyuruh nDaru makan ato mandi dan ngelus2 jidat nDaru supaya nDaru cepet tidur, tapi juga sebuah pribadi yang berani menjalani tiap peran dalam tiap lakon hidup yang berbeda selama hampir 80 tahun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dia lahir di jaman negara ini belum merdeka. Bahkan, dia jugak sempet ngikut perang meski nDaru yakin simbah ndak megang &lt;/span&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Senapan_submesin_Thompson"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tommy Gun&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ato &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.rt66.com/~korteng/SmallArms/images/m3sub.jpg&amp;amp;imgrefurl=http://www.rt66.com/~korteng/SmallArms/grease.htm&amp;amp;usg=__cd7oEH4pXvPuX5NVK_zTfCsEtW4=&amp;amp;h=260&amp;amp;w=500&amp;amp;sz=9&amp;amp;hl=id&amp;amp;start=0&amp;amp;zoom=1&amp;amp;tbnid=VZX0X7dYmlCNwM:&amp;amp;tbnh=162&amp;amp;tbnw=216&amp;amp;prev=/images%3Fq%3DM3A1%26um%3D1%26hl%3Did%26rlz%3D1C1GGGE_enID371ID371%26biw%3D1440%26bih%3D803%26tbs%3Disch:1&amp;amp;um=1&amp;amp;itbs=1&amp;amp;iact=hc&amp;amp;vpx=349&amp;amp;vpy=107&amp;amp;dur=861&amp;amp;hovh=162&amp;amp;hovw=312&amp;amp;tx=146&amp;amp;ty=47&amp;amp;ei=FK11TPKoAYfmugOF_fTjBQ&amp;amp;oei=FK11TPKoAYfmugOF_fTjBQ&amp;amp;esq=1&amp;amp;page=1&amp;amp;ndsp=24&amp;amp;ved=1t:429,r:1,s:0"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;M3A1&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pas itu. Soale dulu nDaru pernah tanyak kekmana megang senjata itu, tapi simbah malah njawab ,”Simbah nek perang mung sangu minyak, ben ra dicokoti nyamuk”. Walah! Tapi dari keterlibatan itu simbah membawa sebuah prinsip untuk ndak menyerah melakoni hidup yang kadang pagi dele dan sore jadi tempe, ndak jelas mau kemana. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ketika setelah jaman merdeka dan memutuskan menjadi seorang pengajar, dia rela jalan kaki belasan kilo buat ngajar murid-muridnya. Komitmen itu ndak berubah sekalipun kemudian dia harus mengurus enam orang anak. Malah, simbah ikutan jadi pengurus Dharma Wanita, PKK, dan kegiatan lain. Kalok denger dia cerita kegiatan rutinnya di dua organisasi itu, nDaru bisa mbayangin simbah ini ndak pernah berhenti pidato menyemangati teman2 sekompariotnya dan ndak sekalipun mingkem, selalu ada ide kreatip.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di rumah, dia jadi sosok ibu yang melindungi dan mengarahkan anak2nya dengan sungguh2. Bulik nDaru dulu pernah pulang kemaleman dan disemprot disuruh pulang pagi sekaliyan. Hihi. Tapi, dia menyambut anak2 dengan sapaannya yang hangat tiyap kali mereka pulang dari sekolah dan memanjakan mereka dengan masakannya. Ketika anak2 itu besar, simbah membiarkan mereka memilih jalan hidup mereka dan membela pulak saat mereka jatuh. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bahkan ketika dia sudah jadi simbah, dia ndak mau cuman duduk diam di rumah. Dia sering &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nyepur&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; ke Jakarta buat nemuin nDaru ato ngangkot ke tempat bulik dan paklik nDaru hanya untuk merayakan ultah sepupu2 nDaru. Tapi, selanjutnya saat usia makin uzur, simbah ndak bisa terus-menerus &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;travelling&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; dan harus rela berkutat dengan tubuh tua dan penyakit. nDaru sempet melihat bagaimana dia frustasi dengan keadaan itu. Sebagai pribadi yang memegang teguh prinsip, dia pengen tetap aktip mengemudikan setir kehidupannya. Lalu, dia pun sampai pada satu sikap:pasrah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dia jugak sama seperti manusiya lain: pernah tersenyum, pernah begitu bahagianya, pernah terobsesi akan sesuatu, pernah kecewa jugak. Tapi bedanya, dia menghadapi segala ketidakmestian masa tua dengan berani dan rela bilang saya selesai. Setelahnya, dia menutup mata dengan senyum manis dan wajah berseri. Awal manis untuk sebuah kehidupan baru yang abadi. Dan, nDaru akan selalu merindukan sosok itu.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:10.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:10.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom:0in;margin-bottom:.0001pt;text-align: justify"&gt;&lt;span style="line-height:115%;font-family:&amp;quot;Verdana&amp;quot;,&amp;quot;sans-serif&amp;quot;; mso-bidi-Estrangelo Edessa&amp;quot;font-family:&amp;quot;;font-size:10.0pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-5649133940957912239?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/5649133940957912239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=5649133940957912239' title='19 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5649133940957912239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/5649133940957912239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/simbah.html' title='Simbah'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>19</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2216203196313374019</id><published>2010-08-23T20:07:00.008+07:00</published><updated>2010-08-24T07:54:16.353+07:00</updated><title type='text'>Sumpah, saya buluk lupa(buruk rupa~cadel)!!!</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ7k4k-ElI/AAAAAAAAAq4/F4DNDlcYM7I/s1600/DSC06123_edited.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 273px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ7k4k-ElI/AAAAAAAAAq4/F4DNDlcYM7I/s400/DSC06123_edited.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508601167820493394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ7N0As9zI/AAAAAAAAAqw/Y7sTVb7bdx4/s1600/DSC06138_edited.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 354px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ7N0As9zI/AAAAAAAAAqw/Y7sTVb7bdx4/s400/DSC06138_edited.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508600771457644338" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ6Z8Y41uI/AAAAAAAAAqo/2EU6RwrgdEQ/s1600/DSC06124_edited.JPG"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 284px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ6Z8Y41uI/AAAAAAAAAqo/2EU6RwrgdEQ/s400/DSC06124_edited.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5508599880353371874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ini ceritanya nDaru mau ikutan kuwis di &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;a href="http://armantjandrawidjaja.wordpress.com/2010/08/19/kuis-sepatu-buluk-berhadiah-sepatu-baru/"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Blognya bang Arman lho&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi belionya itu mbikin kuwis yang bisa menyebabkan saya ndapet sepatu baru --kalok beruntung lho yaa-- mangkanya nDaru langsung mengundang seorang wartawan inpotemen buat mewawancarai 2 sepatu buluk nDaru yang sampek saat ini masih nDaru pakek, satu sneaker dan satu jogging shoes. Kisah dua sepatu butut kesayangan nDaru itu akan dikupas tuntas dan tajam, setajammmmm...pisau dapur tumpul nDaru yang sukses diklethak Tukul&lt;----gaya Feni Rose membawakan acara inpotemen di tipi berlogo Burung Rajawali. Berikut wawancara seorang wartawan inpotemen dengan 2 sepatu nDaru yang ditemui di sebuah rak sepatu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wartawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;: "Mmm...jadi bagaimana kisah Anda dan juragan Anda?" (Sepatunya udah les Bahasa Indonesiya)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Gabino&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;: "Saya Gabino. Saya tak crita asal usul saya sek ya..Jadi gini, saya lahir di pinggiran Itali, lalu saya naek pesawat dan diimport ke Singapur. Saya lupa itu tahun berapa saya ke Singapurnya, tapi yang jelas, saya sempat mejeng di sebuwah mal terkemuka di Orchid Road, tapi sampek beberapa lama, saya ndak ada yang mbeli. Terus setelah beberapa lama, saya pindah ke sebuwah rak obralan dan berjejal sama sepatu2 yang ndak laku laennya. Udah gitu, harga saya diturunin jadi mentok 35 SGD. Saya sediiiiiiiih banget deh. Lalu pada suwatu petang, tiba2 saya diambil oleh juragan saya yang sekarang ini. Waktu itu, si embak itu dengan semangat nyobain saya di kakinya dan ternyata dia demen banget sama saya Saya lalu dibayar jreng ke om2 botak dan ndak keren, si pemilik toko."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"Lha terus saya ini naek pesawat lagi. Kalok dulu saya naek pesawat di ruang kargo, kali ini saya naek pesawat di ruang bisnis, lumayan lah. Saat itu saya lagi melaksanaken tugas perdana saya melindungi kaki bos saya itu. Ndak lama saya naek pesawat, saya turun di sebuwah airport yang yaaaaaaa ndak bersih2 amat, walo ndak bisa dibilang kotor. Saya mbaca tulisan di papan nama itu tertulis, Bandara Internasiyonal Soekarno-Hatta. Ternyata perjalanan saya belon berakhir. Dari situ saya dibawa sama bos saya ke sebuah setasiyun kereta api. Ternyata saya naek kereta api jurusan Jogjakarta. Wah jan ternyata bos saya itu ya ndak kere-kere amat, wong mampu naek kereta eksekutip. Singkat cerita lak saya ini sudah sampek Jogja to, eh kok ternyata disana hujan. Si bos langsung nyopot saya dan dimasupin ke tas kresek item. Sepertinya si bos itu care banget takut kalok saya rusak kena aer. Terus sudah, saya ndak liyat apa2 lagi wong gelap gulita di dalam kresek. Tau2 saya itu liyat benda putih mulai mengoyak2 tas kresek yang membungkus saya itu. Saya perhatikan lagi kok LHADALAAHHH, saya jan ketakutan banget! Lha kok ternyata gigi anjing. Dengan beringas gigi-gigi itu berhasil mengoyak tas kresek sampek hancur, terus lidah saya ikutan digigit. Aduh! Untung saya ini ndak punyak sensor sakit. Ya memang ndak sakit, tapi kan bentuk saya jadi ndak karu-karuan. Untung si bos cepetan dateng dan menyelamatkan saya dari bentuk yang lebih parah. Saya ditarok di kamar di depan kaca. Saya bisa liyat badan saya ini ndak lagi seksi dan keren, tapi ternyata bos saya masih sukak memakai saya kemana2. Saya diajak jalan2 ke berbagai tempat. Saya pernah nginjek yang namanya salju di Seoul. Saya pernah nginjek aspalnya Motegi, tapi saya jugak pernah nginjek t*i ayam, dan &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;clepretanny&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: italic;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;a&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; lumpur Lapindo. Wah pokokmen seru lah! Saya ndak tau kok si bos sukak banget makek saya.Mungkin karena sayang dengan duid yang dulu dipakek nebus saya itu kali :D..Sudah mbak begitu kisah saya. Kayaknya saya abis ini mau dipakek sama bos saya,manjat2 tower ato kalok ndak naek motor ke luar kota. Ini lho sampe2, warna kulit saya yang dulu biru muda cakep, sekarang berubah agak&lt;i&gt; mbladus&lt;/i&gt;."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lalu, si wartawan inpotemen itu beralih ke sepatu nDaru yang satu lagi, kebetulan dia ndak bisa Bahasa Indonesiya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wartawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;: "How about you, Mr. Saucony?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saucony&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;: "Mmm..My boss bought me when she was 17 years old. She was in Senior High School and she followed her father to move to San Rafael, Marin County. I often heard that she saved her money regularly to buy me. Well, I guess she is my big fan. I have been serving her for 9 years. One of the memorable duties was she wore me crossing the Golden Gate. At that time, I saw wonderful view from the sidewalk. I could see San Francisco from the place I stood up. Unfortunately, it wasn't weekend that I couldn’t step in the sidewalk facing the sea. Honestly, I wanted to get pictured there. Poor me! Afterwards, my boss often wore me for playing tennis. Yet, now she seldom plays her favorite sports. Perhaps, she is busy now, selling software could be the reason."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Wartawan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;: "Yak, demikiyan wawancara saya, langsung dari Rak Sepatu si nDaru, kembali ke Anda di studio, Feni"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="border-collapse: collapse; font-style: italic; line-height: 14px;font-family:verdana;font-size:13px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(255, 255, 255); font-style: normal; line-height: normal;font-family:arial;"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 14px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; margin: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color: rgb(0, 0, 0); line-height: 14px;font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2216203196313374019?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2216203196313374019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2216203196313374019' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2216203196313374019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2216203196313374019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/sumpah-saya-buluk.html' title='Sumpah, saya buluk lupa(buruk rupa~cadel)!!!'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/THJ7k4k-ElI/AAAAAAAAAq4/F4DNDlcYM7I/s72-c/DSC06123_edited.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-8672442905109996079</id><published>2010-08-23T09:24:00.003+07:00</published><updated>2010-08-23T09:33:59.389+07:00</updated><title type='text'>Sayah Pengen Jadi Koruptor</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Sumpah! Itu cita2 sayah setelah nanti sayah berinkarnasi menjadi manusiya. Sekarang, sayah cuma seekor anjing kutilang (kurus, tinggi, langsing meski ndak kurus banget) dari bangsa retriever. Nama sayah Tuzien Kurtzweil van Bronchoost tapi biasa dipanggil Tukul. saja Kalok sampeyan pernah mbaca sebuah buku karya Garth Stein yang berjudul Enzo, sayah juga meyakini bahwa suatu saat nanti sayah akan berinkarnasi jadi manusiya ketika hidup sayah sebagai anjing ini berakhir. Selama hampir satu tahun ini sayah hidup bersama bos yang kece dan pintar itu, sayah sudah cukup banyak belajar tentang dinamika kehidupan manusiya. Soale saya itu sukak ikutan nongton berita di  tipi  berita kegemaran bos saya. Dari sekian banyak anjing, sayah termasuk yang siyap menjalani kehidupan sebagai manusiya dan besok kala masa itu dateng, sayah pengen jadi koruptor, koruptor yang hidup di Indonesiya tentunya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Lha, gimana endak coba? Jadi koruptor di Indonesiya itu bener2 nuikmat. Sampeyan cuman butuh aji-aji pinter bin licik, mirip sayah yang disiplin kencing di halaman depan rumah tapi sekali2 masih bisa ngencingin wc-nya biyar bos ngrasain bau kombinasi pete dan jengkol sayah yang ndak diguyur air, jadi bos masih berpikiran sayah anjing yang manut. Sampeyan cuman butuh ngelmu tambah2an, satu tambah satu gitu, lalu sampeyan harus menguasai situasi dan kondisi lapangan, sudah setelah itu maen tembak angka sampeyan sudah dapet berton2 kertas Rupiah, mau milih Dollar jugak boleh. Sampeyan jugak cuman perlu belajar menebar pesona, kelihatan bersahabat dengan banyak pihak jadi sampeyan bisa meminta perlindungan dari mereka yang seharusnya nendang sampeyan kalok sampeyan korupsi. Dan, jangan lupa untuk menampilkan profil yang rendah hati setelah nyolong duit, yaaaa nyumbang yatim piatu, yatim pianu, ato yatim2 yang laen lah, ngajakin mereka makan bareng ya boleh.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Setelah dapet karungan duit itu, duitnya didepositoken di bank luar negeri yang menjamin keamanan identitas penabung, macem di Suwis sana. Wes to, cuman butuh satu tahun sampeyan sudah bisa menjamin hidup sekaligus mesen rumah masa depan kok. Dijamin, dalam waktu satu tahun kasus sampeyan ndak akan ketahuan. Kalok ketahuan ya ambil sedikit duit dari deposito dan sodorin ke mereka, dijamin mingkem. Nasib sampeyan bakal beda dengan profil tahanan seperti ini: anak jalanan yang terpaksa menghujamkan pisau lipat kecil ke perut preman karena harus mengamankan duit buat makan ibu dan adeknya, perempuan yang memukulkan botol ke kepala lelaki hidung belang yang akan memperkosanya, simbah2 tua yang ndak punya maksud nyolong pete tetangganya yang juragan pete, dan istri pejuang kemerdekaan Indonesiya yang suaminya sakit2an dan terpaksa masih numpang rumah milik negara. Hukum akan seratus persen memihak sampeyan. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wes to percayao sama saya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Kalok siyal2nya harus dibui ya ndak masalah. Lho, jangan salah! Hukuman buat koruptor Indonesiya itu ringan kok, paling ya enam tahun. Itupun masih bisa didiskon, paling2 sampeyan bakal menempati bui setengahnya saja. Lagipula, sampeyan bisa mesen sel bui seselera sampeyan. Pengen yang kamar suite Hyatt ada, tipe suite Merriot ya mungkin jugak ada. Jadi, anggep itu seperti liburan panjang di dalam kamar mewah. Nanti kalok bosen sampeyan bisa keluar barang brapa jam gitu. Tapi, jangan lupa, ambil deposito buat mereka2 yang ngurusi akomodasi sampeyan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Dengan modal senyum dan bagi2 duit (secara sembunyi pasti), sampeyan sudah dicap berkelakuan baik dan tunggulah hari ulangtahun &lt;s&gt;presiden&lt;/s&gt; kemerdekaan negara, grasi, abolisi, dkk ngantri buat sampeyan. Keluar penjara, sampeyan sudah bisa menikmati hasil jerih payah mendeposito ke bank luar sana. Pilih setelahnya: mbangun rumah mewah di desa, pindah kewarganegaraan lalu pindah ke luar, ato menjalanken permainan yang dulu jugak masih bisa. Kalok sampeyan sakit, sampeyan pasti diterima di rumah sakit yang berkualitas, toh deposito masih numpuk. Tapi, kalok sampeyan ndak mau berurusan dengan hukum dan ndak mau jadi selebritis karena masuk tipi terus, ya gampang saja, tinggal kabur ke luar negeri lalu sampeyan sewa pengacara top dan sodorin duit ke jajaran hukum, hasilnya adalah lembaga yang seharusnya memerangi aksi sampeyan jadi kacau balau karena dikriminalisasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Hebat ya jadi koruptor Indonesiya itu! Grasi ndak diberiken kepada simbah2 tua yang ndak bermaksud nyolong pete tetangganya ato ke perempuan yang membunuh lelaki hidung belang untuk mempertahanken diri, tapi ke koruptor yang membuat kehidupan berantakan. Semoga saja, pemikiran di atas tadi hanya timbul di benak sayah yang notabenenya masih ndak jelas buat berinkarnasi jadi manusiya. Kalok sampe muncul di benak anak TK sedikit saja, wah..sayah ndak bisa mbayangin apa sayah masih bisa makan balungan ayam. Sekiyan dulu gamblehan saya, saya mau ikutan upacara detik-detik proklamasi di kelurahan..semoga di bolehin masuk sama pak hansipnya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;--salam saya--&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;font-size:85%;" &gt;Tukul&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-8672442905109996079?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/8672442905109996079/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=8672442905109996079' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8672442905109996079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/8672442905109996079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/sayah-pengen-jadi-koruptor.html' title='Sayah Pengen Jadi Koruptor'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-3676861680850908503</id><published>2010-08-18T11:12:00.001+07:00</published><updated>2010-08-18T11:17:06.378+07:00</updated><title type='text'>Curhat  Si Anjing</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Verdana; 	panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1593833729 1073750107 16 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;        &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Nama sayah Molen. Lengkapnya Moellerz Nedhalm Geffenberg. Keren ya? Sayah anjing Rottweiler berwarna putih dan coklat. Di sekujur tubuh sayah ada bulet2 item seperti miliknya ras Dalmatian. Jadi, kalok situ nanyak apa sayah yakin sayah Rottweiler murni, sayah jugak bunging. Soalnya, begituh sayah lahir yang sayah tawu adalah nyusu simbok sayah. Sayah tinggal di sebuah rumah sederhana bersama bos sayah yang kece. Dulu, beliau menemukan sayah terkapar di jalanan gara2 ada motor nyrempet bokong sayah yang sexy. Beliau membawa sayah ke rumahnya dan merawat sayah. Sejak saat itu sayah resmi menjadi Molen, karena menurut bos sayah itu tubuh sayah bulet montok seperti molen.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Belakangan beliau menyesal dengan nama itu, soalnya sayah juaranya makan. Sampeyan tau molen yang buat nggiling semen itu to? Lha, kalok sayah ya nggiling makanan. Sampeyan sebutin semuaaaa makanan dan minuman, sayah doyan semua. Bakso? Doyan banget. Mie? Boleh. Apel? Oke. Kopi? Doyan kok. Bos sayah pengen bisa mbikin kenduri buat mengubah nama sayah, tapi sudah terlanjur tercatat di buku vaksin sayah je. Ya sudahlah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Favorit sayah adalah sup cakar. Bos sayah memasakkan sup cakar dua hari sekali untuk sayah. Cakarnya selalu fresh dan kuahnya gurih, ndak pakek vetsin lagi. Memang, bos itu te-o-pe-be-ge-te. Lha gimana endak coba? Beliau merawat sayah dengan sepenuh hati. Sayah divaksin, diajakin jalan2, dimandiin tiga hari sekali (sekalipun sayah selalu nolak), dan ngasih nama sayah juga keren. Biasanya orang ngasih nama anjing itu ‘kan ya paling Molly, Blacky, Nelly, dkk. Lha, ini nama sayah bule banget, bule2 yang eksotis. Terus, kalok sayah ini nakal (sampeyan perlu tau kalok sayah jago nyolong makanan di dapur), bos paling banter mukul pantat sayah pakek sandal jepitnya yang ndak pernah berhasil sayah gigit. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sehari2 sayah lebih banyak menghabiskan waktu di dalem rumah. Bos memang sedikit protektip dengan tidak mengijinkan sayah keluar rumah tanpa rantai dan dirinya. Soalnya, ya gimana ya, rata2 tetangga bos sayah pada anti sama anjing. Sayah cuman lewat saja sudah diusir sama batu kerikil. Sering sayah denger mereka bilang, “Awas ada anjing!” Sayah jadi heran. Apa salah sayah? Sayah ndak nggigit mereka, ndak nyolong makanan mereka juga, apalagi kencing di teras depan rumah mereka. Wong sayah cuman pengen lewat kok. Tapi ya, kata bos sayah, rata2 tetangga beliau ndak suka anjing. Jadi, sayah harus nrimo. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sayah sebenernya miris dengan pandangan dan perlakuan masyarakat Indonesiya pada anjing. Rata2 mereka memusuhi anjing. Anjing yang ndak ngapa2in saja dilemparin batu. Tapi, di warung2 banyak yang menjual RW. Dan, bos sayah cerita, kebanyakan anjing yang dikonsumsi itu dibunuh dengan cara sadis: dipukul sampek mati. Mm..memang mereka mikir kami ini barang yang bisa dibanting dan dipukul ya? Padahal, kami punya nyawa, kami punya tubuh dan kami bisa merasakan sakit. Sayah saja masih inget sakitnya kaki saya yang kesleo gara2 terpleset kencing sayah sendiri pas duluuuu sayah masih imut2. Apalagi dipukul pakek kayu besar. Pasti sakit sekali.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Tiga hari yang lalu, bos sayah terlambat pulang ke rumah gara2 di tengah jalan beliau melihat beberapa orang memukuli anjing di deket kompleks rumah. Anjing hitam besar ituh, kata bos sayah, mau dibunuh. Dasar bos rocker, beliau langsung melompat dari vespa bututnya dan teriak maleeeng. Orang2 langsung dateng dan mas2 yang pada mukulin anjing itu lari. Bos sayah langsung membawa anjing malang itu ke dokter hewan. Sampeyan bisa bayangin keadaannya? Tiga kakinya patah dan satu matanya terluka parah. Untunglah, bu dokternya bisa menyelamatkan nyawanya. Sekarang, anjing itu memakai gips dan satu matanya menjadi buta, padahal kata bos sayah, dia anjing yang periang dan energik. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Sayah marah, sungguh. Apa manusiya itu ndak merasa beruntung ya? Mereka sudah dapet jatah buat menguasai apapun di dunia ini. Dari makanan, mobil, rumah, pekerjaan, bahkan teknologi super canggih bisa mereka nikmati. Mosok kami, bangsa anjing ini, yang hanya butuh tempat untuk tinggal, makanan, dan waktu untuk berlari2 ato hidup normal saja ndak dikasih. Lagipula, daging kami ini mbikin kolesterol manusiya jadi super jahat. Apa sebegitu susahkah menghormati badan dan mengontrol rasa sendiri?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Tapi yah, memang beginilah dunia. Di negara2 maju sana, hidup lalat saja dipikirken sungguh2, apalagi anjing, dapet asuransi dan jaminan hidup. Tapi disini, janganken binatang, manusiyanya saja ndak dapet hak hidup yang layak. Jadi, ya untung2an. Dan, sayah termasuk yang beruntung karena punya bos yang bener2 baek. Dengan binatang laen pun bos juga baek. Berulang kali bos bilang ndak setuju dengan delman. Manusiya mau kerja ya pakek otak dan pantatnya to, masak manfaatin binatang. Yah..sekalipun sayah ndak bisa lari2 dengan bebas seperti anjing2 yang saya liyat di pelem bos, sayah tetep bahagia kok, apalagi sayah hidup dengan manusiya yang bener2 menghargai kehidupan. Oh ya, anjing hitam besar itu sekarang dirawat sama tetangga bos yang baek juga, jadi tinggal menunggu dia pulih, sayah pasti ngajak dia maen. Sekian curhat saya di blog ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-3676861680850908503?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/3676861680850908503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=3676861680850908503' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3676861680850908503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3676861680850908503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/curhat-si-anjing.html' title='Curhat  Si Anjing'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-6221473873963979203</id><published>2010-08-09T10:31:00.000+07:00</published><updated>2010-08-09T10:35:19.233+07:00</updated><title type='text'>Sayah Ogah Nonton Indonesian Idol (Lagih)</title><content type='html'>&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link style="font-family: verdana;" rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CDUNETE%7E1%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 415 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;    &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Beginilah kontes yang berbasis sms. Musikalitas, kualitas vokal, kemampuan menerjemahkan lagu, dan kecerdasan memainkan dinamika lagu hanya ditentukan oleh seberapa banyak sms yang masuk atas nama A ato Z. Dan, celakanya atas nama sms itu pulak, si pembawa acara mengataken “Indonesiya memilih”. Berarti sms2 ituh mewakili pilihan ratusan juta penduduk Indonesiya atas idola mereka. Dan, kalok memang begituh, nDaru ndak sependapat dengan (katanya) pilihan masyarakat Indonesiya kemaren malem, karena lagih2, Indonesiya inih hanya membela mereka yang bersuara merdu dan pintar membawaken lagu2 pop mendayu2 ato rock yang dipaksaken semacem lagunya Zigas untuk dijadikan sesosok idola. Indonesiya ndak &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;siyap menerima sosok berbakat yang mampu keluar dari trend lagu mendayu2 industri musik jaman sekarang.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Coba kita lihat profil para juaranya Indonesian Idol dari season satuh. Delon, Joy, Mike, Judika, Rini, Aris dan Ikhsan sama2 punya suara merdu dan teknik vokal tinggi. Tapih, mereka tampil dengan konsep yang sama, dengan gaya vokal yang menjurus ke pop. Arransemen musik mereka pun jugak ndak jauh2 amat, yang bikin beda karena polesan tangan Andi Rianto yang memang bisa menaikkan derajat lagu2 pop yang terasa lebih garing dinyanyiken penyanyi aselinya. Jadih, diantara dua pasangan grand finalis dari season satuh sampek tahun laluh memang harus untung2an, sapa dapet sms lebih banyak.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapih, grand final Indonesian Idol tahun inih jelas punyak kondisi yang berbeda dari sebelumnya. Igo dan Citra sama2 punyak teknik vokal yang bagus dan sama2 pintar menguasai panggung. Tapih, nDaru tetep menangkep hal yang berbeda dari dua kontestan ituh. Igo tetep sama dengan penyanyi pop laennya. Suaranya memang bagus, tapih dia ndak cukup kreatip membawa suasana lagu dan memainkan dinamikanya. Kalok liyat dia nyanyi, oh ya komentar cuman sampek di bagus, keren, lebih bagus dari penyanyi aselinya. Ituh sajah. Berbeda dengan apa yang dikerjakan Citra. Dia mampu membuat orang menikmati lagu yang dia bawakan dengan ketrampilan memainkan dinamika lagu, kapan dia harus mendorong suaranya, kapan dia cuman cukup memakai power setengah, ato kapan dia menghentakkan suaranya. Citra memang tampil dengan warna musik jazz, tapih jazz dia jugak lebih ringan daripada jazz-nya Iga Mawarni atok Belawan. Jadih, orang awam pun bisa2 saja menikmati gayanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Toh, masyarakat Indonesiya endak siap melihat bakat sebesar ituh. Selera mereka sudah teracuni dengan serbuan musik pop mendayu2 dan bahkan banyak yang ndak mutu babarblas. Kebanyakan musisi jaman sekarang tampil dengan lagu yang asal enak didengar, tapih kalok tampil live gituh jarang mereka ndak lip-sync. Suaranya Rian D’Massive terlihat begituh jawuh pas di video klip dan tampil live di tipi. Eh, kompetisi sekelas Indonesian Idol sekarang jugak ikut2an terbawa trend mendayu2 ituh. Lha coba sampeyan bayangken, mosok kontes Indonesian Idol kok mengundang band2 macem Ungu, D’Massive dan ST12 buwat tampil di grand finalnya. Secara, Pasha, Rian, dan Charlie nyanyinya pakek suara hidung dan suara kepala, mereka ndak nyanyi dengan teknik vokal yang bener. Ituh napa nDaru kecewa dengan kontes Indonesian Idol sekarang. Mereka ndak berani punyak prinsip. Duluh, pas awal2nya Indonesian Idol, mereka masih tetep ngandelin kualitas sekalipun kontes lain semacem AFI yang cuman menjual tampang dan asal vokal enak didenger saja sedang buming di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ada satuh komentar dewan wasit eh juri di Grand Final Indonesian Idol tanggal 31 Juli 2010 laluh yang ndak nDaru setujuin. Pas Citra duet bareng Dira Sugandhi, dia dikritik terlalu emosi membawaken lagunya. Lha, kalok nDaru liyat, Igo jugak kelihatan emosi duet dengan Zigas sehingga dia pun ikutan membawaken lagu dengan menghentak2 dan malah fals pas di nada tinggi. Tapih, juri endak mengkritik bagiyan ituh. Menurut guru koor nDaru duluh sih, emosi membawaken lagu ituh sah2 sajah kok, asal ndak bikin kaco bahkan fals. Lha, kalok fals ituh baru kejahatan besar penyanyi. Makanya, menurut nDaru, para jurik ituh ndak fair dan mungkin besok lagih butuh update hearing mereka.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memang sih, nDaru cuman belajar piano klasik dari SD dan ituh pun ndak selese. nDaru jugak cuman belajar koor di gereja. Suara nDaru jugak ndak bagus, kalok koor lebih ditutupin sama suara temen nDaru laennya. Kalok dibandingin sama Agnes Monica suara nDaru pasti jawuh banget. Arransemen nDaru jugak endak secanggih arransemennya Erwin Gutawa. Arransemen nDaru mentok di tingkat RT doang. Tapih, nDaru mau menghargai mereka yang mau tampil beda dan ndak asal ikut trend sajah. Kalok sekarang Indonesian Idol sudah ikut2an ngepop norak bergembira, nDaru menyayangken masyarakat Indonesiya inih ndak lagih punyak tontonan musik yang mendidik. Jadih, sayah ogah nonton Indonesian Idol lagih, mending ndengerin simbah belakang rumah nembang Jawa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"  style="margin-bottom: 0.0001pt; text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-6221473873963979203?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/6221473873963979203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=6221473873963979203' title='31 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6221473873963979203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/6221473873963979203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/sayah-ogah-nonton-indonesian-idol-lagih.html' title='Sayah Ogah Nonton Indonesian Idol (Lagih)'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>31</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-771276189503419803</id><published>2010-08-06T17:03:00.004+07:00</published><updated>2010-08-06T17:51:21.914+07:00</updated><title type='text'>Sidang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hidup di negara ini, emang kalok lama2 dirasain kok agak sedikit nganyelke. Kalok  jadi rakyat kecil di negara zamrud katulistiwa ini, jiyaan, endak punyak banyak pilihan. Memang sih, seorang Presiden Amrik yang ngganteng itu pernah nyletuk, "Jangan situ tanyak apa yang dikasih negara buwat situ, tapi tanyaklah apa yang situ kasih buwat negara." Betul2 sebuah ungkapan yang sangat menyentuh dan nasionalis bukan??&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;E..tapi sebentar ya...kita ini kan manusia biyasa, dan si bapak presiden yang nyletuk itu belon pernah ngrasain mobilnya kegencet di kemacetan Jakarta, ato ponakannya &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;kebledosan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; tabung LPG 3kg. Ato lagi, nunggu sidang kek apa yang nDaru tadi pagi alamin.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ya, setelah kemaren dulu, nDaru ngeluh soal &lt;/span&gt;&lt;a href="http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/ketilang-bukan-kutilang.html"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;surat tilang&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; yang ndak jelas alamatnya itu. Hari ini akhirnya nDaru menjalani sidang tilang ini sebagai terdakwa. Berbekal peta hasil brosingan dari gugel map. nDaru berangkat nyariin Pengadilan Negri S. Dan memang pinter tenan itu gugel mapnya. nDaru bisa nemuken Gedung Pengadilan itu tanpa nanyak kiri kanan ato kesasar terlebih dahulu.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Berbekal pengalaman nDaru dulu sidang tilang di kota t4 nDaru ngelmu. nDaru meninggalkan rumah mepet sawah nDaru di kampung pagi2 buta. Ibarat hiperbolisnya, nDaru pergi berbarengan saat para pencuri pulang. Soalnya, dulu ketika sidang tilang di kota gudeg itu, nDaru disuruh nyarik dulu nama nDaru di sebuah papan pengumuman, lalu setelah ketemu nama nDaru di adili di ruang sidang mana, nDaru disuruh nancepin surat tilang itu di muka ruang sidang, persis kalok kita ngantre obat di apotek itu. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sampek di Pengadilan Negri S, yang di Jl. S itu, gedung pengadilan mingsih sepi. Tapi sudah terdengar musik dari perangkat sound sistem ribuan watt &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mblang-mblung&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; sedang muter lagu2 perjuwangan. Kata yang jaga, mau ada jalan santai dalam rangka memperingati HUT Indonesia tercinta ini. Sunggu sebuwah kegiatan yang nasionalis dan menumbuhkan semangat kebangsaan yang luwar biasa kan? Begitu pentingnya kegiatan guna peringatan Dirgahayu RI ini, sampek2 mereka menggelarnya di hari yang bersamaan dengan jadwal sidang --yang NBnya berhubungan dengan pelayanan umum--. Betul2 sebuah semangat kenegaraan yang patut dicontoh. Melayani rakyat kan bisa ditunda, wong jalan sante ini kan cumak setaun sekali.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan ternyata, laen ladang laen belalang, laen toilet laen kecoa. Di Pengadilan Negri ini, ternyata nama2 kita sudah diurutkan dengan semena2 sama petugas pengadilanya. Ha lak sayane kecewa to..Dengan niat dateng pagi dari rumah biyar ndak ngantre kebanyakan eeeeee..malah dapetnya ya ditengah juga. Yaweslah ndak pa2. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Orang2 yang dateng rupanya, banyak pengendara sepeda motor dari luwar kota, terlihat dari jaket tebal dan wajah mereka yang kehitaman kesemprot asap knalpot, dan aroma khas solar dari badan mereka. nDaru kok jadi mikir, mungkin ini jurus pemerintah buat nyarik duit ya..bayangpun saja, yang dateng hari ini buwat sidang ndak kurang dari 400 orang, itu kalok denda tilangnya dipukul rata 40 rebu per orang, udah 16 juta sekali sidang. lha kalok sebulan 2 x. duit yang masuk udah bisa buat mbeli cendol., &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;disuntak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; di kolam buat renang, ato buat nambali jalan bolong2 itu. Dalam setahun pasti kelar.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan, ternyata benar dugaan nDaru, sidang hari ini molor 45 menit untuk nunggu kelarnya jalan santai. Setelah agak mrongos nungguin dan sebel karena bapak2 disebelah ndak brenti nanyak soal pekerjaan nDaru, akhirnya, nama nDaru dipanggil oleh seorang petugas. Lalu nDaru menghadap seorang hakim wanita, dan terjadilah dialog ini :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya   :"Bu, sebelonnya saya mau nanyak, Gedung Pengadilan ini kan alamatnya di jalan S ya bu?" tapi kok ditulis di Surat Tilang itu Jalan K? Sah ndak bu?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bu Hakim :" O ya sah mbak..kan mengacunya pada Gedung ini juga"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya :"Berarti kalok ibuk  ngirim surat dari institusi ini ya pakek jalan K gitu bu?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bu Hakim :" Ya endak to mbak, kan surat resmi ya musti pakek Jalan S gitu."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya :"lha kalok Surat Tilang ini ndak resmi to bu?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bu Hakim:" O resmi mbak"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya :"Lho..kok ditulis alamatnya pakek Jalan K bu?"&lt;----------ngeyel&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Bu Hakim :" (*&amp;amp;@^)$((***&amp;amp;^%$(*&amp;amp;@#)(*^*%^&amp;amp;$#$$, pokoke sampeyan didenda sekian          puluh ribu sekian ratus rupiah"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;--lalu saya ngeloyor ke loket tempat nebus SIM--&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Petugas :"ini mbak SIMnya...dendanya sekian puluh ribu sekian ratus rupiah"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya   :"ini duidnya pak..saya ndapet kuwitansi to pak?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Petugas:"lho kuwitansi apa?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya :"lha ini, saya kan sudah mbayar dendanya..saya berhak ndapet kuwitansi to?"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Petugas :"wee..ya ndak ada kwitansinya to mbak"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Saya :"Lho gimana to? Wong saya mbeli tahu petis aja ndapet kuwitansi je pak..mosok bayar denda tilang ndak dikasih kwitansi..jangan2 duit saya situ kemplang"&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-771276189503419803?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/771276189503419803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=771276189503419803' title='16 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/771276189503419803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/771276189503419803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/sidang.html' title='Sidang'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>16</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-4270765737244739466</id><published>2010-08-02T07:30:00.000+07:00</published><updated>2010-08-02T07:42:31.056+07:00</updated><title type='text'>Presiden Kok Mengeluh</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pasti sudah familiar sama tema inih. Sudah beberapa kali kita disodori berita tentang ungkapan hati terdalem presiden kita. Dari yang (katanya) jadi sasaran teroris, tersinggung disamaken dengan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;kebo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, sampek ndak sukak dipojokkan oleh pemberitaan media yang katanyaaaa isinya tentang Indonesiya yang berantakan melulu. Sayah malah jadih geli bin sebel dengan ekspresi pengungkapan ituh. Soalnya, lha gimana ya, kok kesannya presiden sayah jadi ndak gentle gituh, dikit2 ngeluh, mudah tersinggung, padahal beliau ituh cowok loh. Lha sayah yang cewek inih sajah anti ngeluh di depan orang yang ndak deket sama sayah kok.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Coba &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; amati. Di duniya inih ada beberapa profesi yang memang memiliki konsekuensi dan resiko yang besar. Kalok &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; tentara, ya sudah resiko bakal dikirim perang trus game di medan perang. Apalagi kalok &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; memilih buwat jadih pilot pesawat tempur. Resikonya, ya pesawat Sampeyan ditembak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;mitraliyur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; musuh. Lha, kalok di Indonesiya, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; pasti ngerti kalok resikonya adalah pesawat yang sampeyan tunggangin bisa sajah jatuh pas latian, belum sampek ke perang loh. Kan sampeyan tahu kalok banyak pesawat tempur AU kita yang ndak beres dan ndak ketauan ndak beresnya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Lha, kalok &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; sudah milih buwat jadih presiden, ya &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; mustinya sadar bahwa presiden ndak cumak mikir persoalan RT, tapih keseluruhan negeri je, dari Merauke sampek Sabang sanah. Duluh pas nyalon jadih presiden kan sudah mbikin janji2 kampanye, ya tahu resikonya harus menepatinya dong, bahkan jawuh sebelum ditagih rakyat. Selain ituh, pemimpin ituh pastinya tahu kalok dia akan jadi pusat perhatian, entah ituh dari media, LSM, tokoh bangsa, dan duniya nginternasiyonal. Lebih khusus, kalok kita liyat keadaan negara Indonesiya tercinta inih, siapapun yang memutuskan buwat nyalon jadi presiden pasti tahu kalok rakyat menuntut perbaikan yang sebaik2nya di berbagai hal. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hihihi. Makanya, jadih aneh kalok presiden tersinggung gara2 rakyat demo bawa kebo. Lha, menghadapi situasi genting seperti kasus Century ituh beliau diem2 sajah kok. Sapa yang ndak kesel? Dan, ketika akhirnya beliau bilang bahwa bailout Century ituh bener, bagaimana dengan nasib ratusan nasabah Century yang kehilangan duwit mereka yang  mungkin adalah aset mereka satu2nya untuk menghidupi kehidupan mereka sendiri. Seenaknya sajah bilang bener, terus maen cuwek dan endak mengerjakan langkah selanjutnya untuk mengembalikan duwit rakyatnya. Terus, kasus Lapindo. Kalok &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; jadi korban Lapindo yang musibahnya mulai di tahun 2006, dan sampai sekarang ndak ada penyelesaiannya, apa Sampeyan ndak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; senep&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; 4tahun ndak dikasih keadilan dan hak &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sampeyan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; tahan hidup di kamp pengungsian yang mau e’k aja musti ngantri soalnya WCnya dipakek berjamaah? Belum masalah2 lain, yang kalok nDaru tulis malah nanti disebut menjelek2kan Indonesiya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Jadi, ya wajar dong kalok rakyat Indonesiya sudah jengkel sampek di ubun2 dan kemudiyan misuh2. Lha, media yang sejati justru yang mampu mewakili suara rakyat, bukan media yang cuman pengen nyarik rating dan kelihatan keren dengan program2 jiplakan yang sebenernya ndak mutu babarblas. Menurut nDaru, media yang sering ngunek2ke pemerintah justru ituh yang pro rakyat. Lho, kan kenyataan kalok Indonesiya ituh sekarang sedang bobrok2nya. Ya memang ada hal yang bagus, tapi kalok ngomongin kondisi pemerintahan, keadilan sosial, penegakan hukum, ekonomi rakyat, dsb ya Sampeyan tahu kalok negara kita sedang hancur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Makanya, waktu presiden bilang jangan menekan dia untuk mengambil tindakan di segala persoalan negeri, nDaru jadih heran. Lha bapaknya ituh nyadar ndak to kalok presiden. Tapih, apa memang begituh ya mental pemimpin jaman sekarang. Kebanyaken mereka yang berkuasa merasa nyaman dengan kursi empuk di istana ato kantor, dan kemudian berubah menjadi bukit (budeg sedikit). Suara rakyatnya ndak seratus persen didenger. Mereka lebih suka menutup mata dan telinga terhadap hal2 yang ndak bener yang terjadi di komunitas mereka.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Persis memang dengan mantan pimpinan fakultas Juminten duluh. Seorang profesor loh dan pimpinan fakultas, mosok ndak sedikitpun bertindak terhadap kesremawutan status kepegawean Juminten dan kawan-kawannya. Lucu memang. Tapih, kalok dikritik gituh tar malah dianggep mencemarken nama baik terus dituntut penjara. Jiyaaaan, serba salah ya menghadapi pemimpin jaman sekarang ituh!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align:justify"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Balik ke persoalan presiden tadih, nDaru ngerti kalok persoalan negeri ini sulit, tapih ndak mungkin ndak bisa diseleseken. Asal niat tampaknya bisa2 sajah. Lha Presiden Obama sajah bisa &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nggetak&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; British Proteleum buwat menghentikan semburan minyak di Teluk Meksiko dan mintak ganti rugi je. Mosok presiden kita ndak bisa? Padahan badan dia jelas lebih besar dari Obama. Di atas segalanya, ayo dong pahami kalok jadi presiden ituh ya siyap di&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;unek2&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;ke, siyap dikritik, dan siyap harus menepati janji. Lha, &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;semange&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; milih jadih presiden Indonesiya, kan banyak masalah. Kalok ndak pengen dikritik ya jadih PM Denmark sajah, enak katanya, soalnya negaranya wes &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nggenah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;. Buwetuuulll?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-4270765737244739466?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/4270765737244739466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=4270765737244739466' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/4270765737244739466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/4270765737244739466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/08/presiden-kok-mengeluh.html' title='Presiden Kok Mengeluh'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-9153852350030135496</id><published>2010-07-26T15:32:00.003+07:00</published><updated>2010-07-27T07:22:46.855+07:00</updated><title type='text'>Belajar dari Institusi Pembohong</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;---Postingan nDaru kali ini lumayan panjang, banyak mengandung bahasa yang ndak begitu edukatip dan sedikit narsis..berhenti disini agar tidak terkontaminasi bahasa persuasif nDaru, tapi kalok nekat,,,&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;RESIKO DITANGGUNG PEMBACA---&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="color:#FF0000;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Inih kisah Juminten, temen nDaru ituh, lagih2 kisah Juminten dan lagih2 kisah Juminten di Program Setudi Guru Sekolah Mbelgedes, salah satu program setudi di Universitas Nganu ituh. Lagih2, nDaru musti sering makek frase ituh, lagih2 dan lagih2, program setudi ituh bertindak &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;sakpenake untune dewe&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;, lebih dari sekedar melanggar hak asasi manusiya tapih jugak merendahkan kehormatan dan harga diri mereka sebagai sebuah institusi yang menjadi bagiyan dari universitas yang termasyur di tanah Jawa Dwipa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Setelah membuwat rekrutmen asisten dan dilanjutkan dengan menelantarkan posisi dan status para asisten, termasuk Juminten, mereka jugak main sakpenake dewe dalam menentukan honor para asisten. Ceritanya, para asisten termasuk Juminten dilibatkan dalam mengajar regular mahasiswa PGSM dan dihitung sebagai pengajar yang ndak dari dalem. Wah, semangat sekalih merekah. nDaru masih inget kekmana Juminten menyusun rencana dan strategi pembelajarannya tiap hari dan kekmana Juminten sibuk mengerjakan banyak hal buwat memajukan kemampuan mahasiswa. Juminten cerita, beberapa temennya dapet limpahan kelas dari begawan2 yang sok sibuk, jadih itungan sks mereka nambah. Juminten jugak cerita, ada satuh temennya yang dapet sks gila2an, belon harus menangani pembelajaran jarak jawuh bangetnya mahasiswa. Tapi toh, mereka seneng dengan kerjaan ituh, termasuk temen Juminten yang cekatan ituh, apa2 dilakoni sampek nglembur tiyap hari Sabtu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di akhir semester, para asisten termasuk Juminten harus menghadapi kenyataan baru yang memiriskan hati. Honor mereka dipotong dengan alesan mereka sudah dapet uang transport dkk dari honor perbulan sebagai tenaga hariyan. Ya sudah, mereka tetep nrimo. Tapi, situh coba bayangken. Mereka yang kerja sungguh2 menanggung puluhan sks cuman dapet satu juta per semester. Sungguh berperikemesinan atok berperikerobotan sekalih. Jangan mikir yang puluhan sks sajah lah, tapih liyat mereka yang sungguh-sungguh mengerjakan tugas mereka, cuman dihargai 700rebu per semester. Satuh semester dapet berapa kira2 sodara2? Kata Juminten, cukup buwat mbeli beras buat makan duwa anjingnya. Untunglah tunangan Juminten itu punyak &lt;i&gt;pabrik biting sintetis&lt;/i&gt;, jadi Si Juminten ndak gitu keleleran amat &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tidak ada pembelaan atas nasib para asisten ituh. Pimpinan program setudi menganggap bahwa ituh adalah bagiyan dari keputusan wapim fakultas yang ndak bisa diganggugugat, jadih para asisten sudah selayaknya nrimo. Untuk hari ituh, Juminten menghela napasnya dalam dan memaklumi apa yang terjadi. Ketidakjelasan status membuwat para pimpinan dengan semena2 ngluarin upil ato &lt;i&gt;ngentuti&lt;/i&gt; mereka dan semua diatasnamakan sebagai sebuah keputusan pimpinan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di semester berikutnya, diputuskanlah sebuah keputusan untuk memperjelas alur honor para asisten di akhir semester nanti. Di daptar presensi asisten, asisten harus mengurangi jumlah jam tiyap hari dengan jam mengajar mereka. Jadih, kalok Juminten ngajar duwa jam gituh, jam ngajar dua jam ituh ndak perlu dimasukkan di presensi. Itungannya adalah bulanan mereka diitung tenaga hariyan, dan pengajar yang ndak dari dalem jadi itungan utuh. Semangat ituh muncul lagih. Bukannya para asisten ituh matre ya, tapih manusiawi to kalok situh digaji ndak semestinya trus jugak males kerja. Gitu jugak para asisten. Begituh ada kepastian alur honor, mereka pun meneruskan pekerjaan di semester berikutnya, sekalipun ada pengumuman mereka ndak akan diperpanjang, mereka tetep mengerjakan semuanya seperti biyasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapih, sekali lagih, di akhir semester, hitungan honor ituh jawuh dari hitungan normal honor untuk seorang pengajar yang ndak dari dalem. Ya, memang naik daripada honor semester lalu, tapi tetep sajah ndak manusiawi. Beban maksimal ngajar 12 sks dihargai 1 juta lebih 300an rupiyah. Padahal menurut peraturan universitas, itungannya jauh lebih besar dari harga 1 juta itu. Ajaibnya lagih, itungan sks Juminten naek 1 sks. Dan, dia ndak bahagia dengan ituh. Juminten mangkel karena pimpinan dengan semena2 mengubah itungan sksnya dan mengubah sistem itungan honor untuk pengajar yang ndak dari dalem. Menurut spiyon Juminten, itungan ituh murni keluar dari program setudi bukan diotak-atik sama yang ngluarin duwit. Lebih ajaib lagih, selaluh anak2 para Begawan dinaikkan jumlah sksnya dan temen Juminten laen yang lebih dari 12 sks malah dipepetkan jadih 12 sks sajah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sungguh hebat memang institusi pembohong ituh. Maen rekrut orang dan maen lempar kemudiyan. Kalok nDaru mbayangin, para asisten ituh ndak lebih dari bola yang bisa ditendang sana-sini, ujung2nya ya sakit soalnya ditendang2 kok. Dan, sampek hari inih tidak ada penjelasan yang manusiawi dari pimpinan. Masing2 sibuk nyarik pembenaran diri dan tetep tampil jumawa layaknya Kingkong abis makan rujak. Apa mereka ndak malu dengan kelakuan mereka ya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Laluh, bagaimana dengan nasib para asisten? Kalok mereka mengadu, mereka harus mengadu kemana? nDaru ndak yakin pimpinan universitas mau memahami persoalan inih dan membela hak2 mereka. Coba Juminten lapor ke Depnaker misalnya, lha apa ndak mbikin universitas geger? Tapih, kata Juminten menghadapi orang2 macem wapim fakultas ituh mending doa sepuluh kali sehari, lapornya ya ke blognyandaru saja. Juminten meyakinih bahwa ada yang harus dibayar atas apa yang sudah dikerjakan. Kalok sekarang dia berdiam diri dan tidak mengerjakan hal yang lebih jawuh (menuntut ke pengadilan gituh), pasti ada yang akan dia bayar nanti. Untuk ukuran Juminten ya agak sangar, soalnya dia temperamen sekalih dan sekali njeplak bisa2 banyak yang kebakaran kolor. Satu hal yang Juminten dan nDaru pelajari dari institusi pembohong ituh, bahwa kita selalu punyak pilihan. Ketika Juminten dateng ke program setudih ituh, dia memilih untuk membantu calon2 guru. Dan, kalok kemudiyan orang2 di dalemnya t*i, Juminten memilih ndak ngikut2 jadi t*i jugak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ratapan Juminten diatas, sedikit banyak mempengaruhi nDaru dalam mengambil sebuwah keputusan yang lumayan penting dalam fase hidup nDaru ini. nDaru memutuskan buwat keluar dari Universitas Nganu, tempat nDaru mengabdi dan menyumbangkan buah pikir nDaru. Alesan yang mendasar adalah karena nDaru endak dikasih ijin untuk setudi. Padahal nDaru setudi juga ndak mintak duit mereka, nDaru bisa setudi karena ada sebuah badan nirlaba dari kampung sebrang yang mau membiyayai setudi nDaru. Dan tanpa alesan yang masuk jidat manusia biasa, para petinggi ndak mbolehin nDaru sekolah. Padahal &lt;i&gt;coro bodon&lt;/i&gt;-nya -berpikir a la orang gobloknya- kalok nDaru sekolah, lalu tambah pinter, nDaru bisa mengaplikasikan ilmu yang nDaru dapet itu disini, yang untung kan ya institusi ini juga to?Lalu untuk apa bertahan pada sebuah institusi yang endak membuat nDaru bisa berkembang? Ha mbok sumpah –tanpa bermangsut sombong ini lho--  kalok memang mencari kemapanan finansial ato kalok orang jawa bilang &lt;i&gt;ngoyak sugih&lt;/i&gt;, ha mending nDaru melamar di perusahaan besar di ibukota sana. nDaru yakin kok dengan modal otak nDaru yang encer dan tampang nDaru yang imut juga kece ini, banyak perusahaan yang mau menampung nDaru. Ato jika memang nDaru nyarik enak, kerja dikit duit banyak, daridulu nDaru endak pindah2 dari pabrik pengecer minyak punyak pemerintah itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dan setelah dipikir-pikir lagi. Ternyata, keputusan buat minggat dari institusi ini kok ya ndak penting-penting amat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-9153852350030135496?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/9153852350030135496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=9153852350030135496' title='15 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9153852350030135496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/9153852350030135496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/belajar-dari-institusi-pembohong.html' title='Belajar dari Institusi Pembohong'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>15</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2058868921141495691</id><published>2010-07-24T20:12:00.010+07:00</published><updated>2010-07-26T09:09:57.806+07:00</updated><title type='text'>Ketilang bukan Kutilang</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TEzr_WHpfMI/AAAAAAAAAqg/mxZHHNVF0EY/s1600/lhaa+ini.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 283px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TEzr_WHpfMI/AAAAAAAAAqg/mxZHHNVF0EY/s400/lhaa+ini.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5498028718614478018" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; font-weight: bold; font-family: verdana;"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSATYAW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSATYAW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CSATYAW%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0cm; 	mso-para-margin-right:0cm; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0cm; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Minggu maren, nDaru mbesuk &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;kadang cerak&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; di sebuah rumah sakit di Semarang. Karena tempatnya rada jawuh, nDaru memutuskan buwat naek motor butut nDaru sajah, supaya irit dan enak muter2nya. Maklum, nDaru endak apal jalanan di Semarang, juga nDaru pergi sendiriyan, kalok nyetir mobil warisan babe, jelas amat sangat endak epektip, mengingat selang bensin mobil nDaru yang hampir mirip keran blangwir. nDaru  males ngapalin Semarang, karena muter2 Semarang sama sajah dengan mengurangi umur nDaru. Pertama, karena jalannya banyak yang rusak, kalok nDaru nyungsep jugak taruhannya nyawa. Kedua, polusi udaranya ditambah hawa super panas yang menyiksa. Dan, terakhir, dua kondisi di atas ituh sudah pasti mbikin tensi nDaru naek.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Sebenernya nDaru sudah pengin naek angkutan umum, tapi malah malem2 sebelon nDaru brangkat, tetangga nDaru kecopetan di daerah Ungaran, ha daripada nyumbang dompet jadi sasaran empuk copet, maka nDaru memutusken buwat jadi biker saja sekalian nyobain shockbreaker baru. Tapi ternyata perjalanan kemarin menyisakan kejengkelan dan kemangkelan nDaru sebage warga negara ini.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Perjalanan dari rumah nDaru di pinggir sawah sampek Semarang, 86, lancar jaya tralala, ya memang sih masalah klasik di jalanan, mobil nylonong, knalpot bau bangke, nDaru anggep masih wajar lah. Sampek Semarang kota, nDaru mulai bingung nyarik2 Alamat Rumah Sakit tempat &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;kadang&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; nDaru itu opnam, tanyak kiri tanyak kanan, membawa nDaru disebuah jalan bernama Jalan P. Naaa di ujung jalan P ini, nDaru ketemu sebuah perempatan jalan, naaaaa (lagi) nDaru seharusnya belok ke kanan, karena yang dari arah depan nDaru itu ternyata jalan satu arah menuju perempatan ini. nDaru betul2 ndak liyat ada tanda bahwa tu jalan di depan nDaru itu ndak boleh diliwatin dari arah nDaru. Maka dengan semangat 45, ketika Lampu hijau menyala, nDaru langsung memutar gas dan melepas kopling motor, melesat memasuki jalan satu arah tersebut. Lha kok bakekok, begituh maju, nDaru liyat ada mobil2 yang lagih jalan berhadapan sama nDaru, spontan nDaru nyadar inih jalan satuh arah. nDaru langsung minggir dan nengok ke belakang, bener jugak bapak polisi sudah melesat dengan motornya. Kirain bapaknya mau ngajak kenalan, tapih langsung mintak stnk dan sim nDaru. Ya sudah, ceritanya nDaru ditilang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Seperti orang ketilang, nDaru melesat ke pos polisi di pojok kiri perempatan tadi. Tiga polisi sudah ada disana dan nDaru mulai diceramahi, dari yang jalan inih cuman satuh arah, stnk ndak boleh ilang, dsb. Si bapak sudah menawarkan tiga opsi, saking ndak mau denger kalok nDaru bener2 ndak tau. Pertama, sidang! Duwa, transper duwit ke bank terdekat. Ketiga, nDaru ndak usah sebutkan, situh pasti tawu apa maksud nDaru. Karena gerah, nDaru mbukak jaket yang selama inih membungkus tubuh cungkring nDaru. Tanpa nDaru sadar bahwa nDaru sedang memakai kaus yang ada emblem sebuah setasiun tipi terkenal. Lhaaaa kok bapaknya tiba2 bilang nDaru musti sidang sajah. Laluh, bapaknya tanyak mau liputan apah. Ahahahaha spontan nDaru sadar bapaknya takut sama kaus nDaru, jadih nDaru terusin sajah nggambleh kerja di tipi. Hihihihi. Lha, salah sendiri. Wong nDaru sudah cerita yang sebenernya ndak ditanggepin, tak gamblehi malah dipercaya, ya sana makan boongan nDaru.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;Yang mbikin nDaru jengkel dan &lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;ngigit2&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt; adalah, di surat tilang nDaru tertulis sebuah alamat yang (sumpah) ndak jelas dan ndak pernah eksis. nDaru kan ndak tawu Semarang, maka begitu nyampek di kantor besoknya nDaru brosing di internet alamat ituh. Lha ndak ketemu je. Laluh, nDaru menuliskan kata kunci "Pengadilan Negeri  Nganu", weee kok ternyata pengadilan ituh beralamat di Jalan S, tapih daerahnya memang betul daerah yang ditulis si bapak. Cuman, endak ada nama jalan yang ditulis sama bapak tadih. Mau nDaru nyarik sampek Beruk jadi anggota DPR yo ndak ketemu.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-size:small;"&gt;nDaru terus bertanya-tanya, ini surat tilang kan surat resmi to ya? kok ditulisnya sembarangan. Lha kan nDaru bukan orang semarang. OK lah dengan bertanya sama orang kiri kanan tu Pengadilan bisa ketemu, tapi lalu bagemana dengan legalitas Surat Tilang ini? Apa masih legal dan endak cacat hukum? Kalok memang dianggap legal dan tidak cacat hukum, ya sudah, berarti memang nDaru musti memaklumi bahwa negara ini belum terlalu bijak dalam urusan penegakan hukum dan tata tertib jalan raya&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="text-align: justify; font-weight: bold;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2058868921141495691?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2058868921141495691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2058868921141495691' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2058868921141495691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2058868921141495691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/ketilang-bukan-kutilang.html' title='Ketilang bukan Kutilang'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TEzr_WHpfMI/AAAAAAAAAqg/mxZHHNVF0EY/s72-c/lhaa+ini.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-2692064335497577916</id><published>2010-07-23T22:45:00.001+07:00</published><updated>2010-07-23T22:48:21.215+07:00</updated><title type='text'>Jaman Sekarang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Tadi sore, nDaru mampir ke minimarket kecil deket rumah untuk membeli bahan makan malem. Gara-gara nemenin Juminten ngedit video seminar ituh, nDaru lupa belon ke pasar, jadi satu-satunya alternatip yak e minimarket ituh. Eh, baru sajah nDaru markir motor butut nDaru, ada bapak2 sok ganteng yang berkostum balap lengkap ala Palentino Rosi yang tiba2 sajah dateng dan markir motor Supra kemplingnya kluaran taon inih sembarangan. Si motor berbadan lebar ituh dibiyarin mepet motor butut nDaru dan alhasil nDaru ndak dapet tempat buat menginjakkan kaki ke tanah. Yah, sabar. Untung tubuh nDaru inih langsing nan lentur, jadi kaki nDaru ndak sempat nyenggol knalpotnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Ternyata, bapak jenggotan wagu ituh ndak selese bikin kesal. Pas bayar di kasir, si bapak langsung nyrobot antreyan nDaru dan dengan pedenya meletakkan barang2 dia di tempat embak kasir. Untung, embak kasirnya mangsih menghargai budaya antri, jadi nDaru yang dilayani duluan. Habis ituh, nDaru mampir ke depan minimarket untuk membeli beberapa gorengan, keingetan anjing2 di rumah ndak ada lawuh, jadi ya beli gorengan ituh sajah buwat lawuh Kliwon, dkk. Eh, si bapak lagi2h menyrobot antriyan nDaru. Endak cuman bapak ituh sajah, tapi jugak embak2 sok gawul dengan dandanan ala sinetron dan ibuk2 kelewat masa puber yang berpakean seheboh badut orderan ultah yang asal nyerobot. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Heran. Jaman dari Panglima Polim SD duluh, masyarakat Indonesiya inih masih jugak endak mengembangkan etika sosial yang semestinya. Akhir2 inih nDaru sebel kalok bawa motor di jalan raya, lha adanya orang2 yang kebanyakan duwit tapi tolol. Mereka bisa beli motor super kempling tapi ndak kuwat beli panduan berkendara yang bener. Coba situh amati di sekitar tempat situh. Sekarang, motor2 tampil super yahud, dari teknologi sampek ke penampilannya. Yang naek motor2 ituh jugak pakek pakean gawul dan helm kinclong. Eh, kalok helmnya dicopot ternyata yang punyak motor mukaknya ndeso dan mrongos. Pun, ditambah dengan kelakukan mereka yang urakan. Nyalip seenaknya, belok ndak pakek riting, dan hobi motong jalan orang. Kalok diingetin dengan klakson normal sajah, mata mereka melotot, lebih jelek dari mata ikan mujaer. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;nDaru merasa ndak percaya sama para pengendara di jalan raya. Mereka yang bermobil keren macem Toyota Harrier ato Daihatsu Terios pun terlalu asik berkendara dengan kaca mata hitam mereka sampek ndak liyat kalok motor di sebelah mereka kehabisan jalan. Ituh kenapa nDaru selalu sangu batu kerikil di kantong jaket tiap kali pergi. Mungkin, dengan kelakuan nDaru yang maen lempar kap mobil emang ndak beretika jugak, tapih nDaru sudah putus asa. Mereka ndak bisa lagih diajak ngomong, mungkin otak mereka udah pindah, jadi kalok dilempar batu gituh baru sadar kalok tindakan ngeblong sakpenake dewe ituh salah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Pun juga cerita Juminten tentang mahasiswa2nya. Mahasiswa yang diajar Juminten kebanyakan berdandan heboh, lebih heboh ketimbang make up-nya diva Indonesiya. Penampilan mereka serba gawul, tapi kelakuan ndak manusiawi babarblas. Ada yang telat masuk ke kelas 30 menit dan malah tanyak, “Lha inih sudah telat banget to buk?”. Belon kalok mbikin makalah, bisanya cuman njiplak dari internet dan endak sadar mereka sudah menjadi plagiat. Ada yang lebih heboh lagih malah. Seorang mahasiswa Juminten mengiriminya email dengan isi yang pantes kalok diadukan ke polisi atas nama pelecehan. Dan, si mahasiswa endak berani mengakui perbuatannya, malah ngarang2 cerita yang semakin menunjukkan kalok dia bener2 tolol.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Begitulah. Jaman sekarang, susah menemukan orang yang memang punya etika yang baek. nDaru jugak mulai mempertanyakan mau dibawa kemana pola hidup manusiya sekarang, ato mungkin kita perlu nunggu jaman Kingkong minum soda dulu, barulah ada perubahan yang lebih baek. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-2692064335497577916?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/2692064335497577916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=2692064335497577916' title='11 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2692064335497577916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/2692064335497577916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/jaman-sekarang.html' title='Jaman Sekarang'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>11</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-747419459629218691</id><published>2010-07-13T10:10:00.006+07:00</published><updated>2010-07-13T11:12:58.036+07:00</updated><title type='text'>Hidup Semudah Maen Sekak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Buat sebagiyan orang, nyarik duit 200rebu rupiyah itu gampang lho, bagemana endak, situ tinggal mendaptar jadi  panitiya seminar, lalu ndak pernah nongol rapat dan kegiyatan laen, terus dateng 1 jam sebelon acara selese, tanda tangan, dan situ ndapet duit 200rebu + sertipikat jadi panitiya semlok yang diadaken sebuah ikatan. Mudah to? Ndak sulit sama sekali, bahkan ponakan nDaru yang kencing aja masih di popok bisa melakukannya. Situ cuman perlu punyak bapak yang jadi pengajar seniyor di institusi yang memperkerjakan situ. Bahkan, ndapet duwit 25 ribu perak+ makan siang penuh gizi itu cuman butuh &lt;i&gt;singsot&lt;/i&gt; dan menadah tangan. Syaratnya ya cuman itu tadi, bapak situ suruh nggosok mukanya biar ndak gampang malu, lalu ngemis-ngemis kerjaan buat situ.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Situ ndak perlu ngiri. Sebagemana Juminten temen nDaru itu. Dia dongkol setengah hidup ketika sama-sama njadi panitiya semlok itu. Dia sudah susah-susah ngincer &lt;i&gt;viewfinder&lt;/i&gt; sebuah kamera VHS, nenteng2 &lt;i&gt;tripod&lt;/i&gt; yang gedenya hampir sama dengan badannya, ndengerin pembicara yang kadang makalahnya ndak mutu babarblas, lalu ngedit video semalem suntuk, ndapet duitnya jugak sama dengan orang yang diceritakan di muka tadi. Adilkah? &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Ya adil ndak adil. Kalok menurut orang paling goblok sedunia yang kebetulan lagi jadi atasannya Juminten itu, keadaan seperti itu dianggep adil. Dan kalok situ menilai kondisi itu adil, ya ndak masalah. Dalem otak nDaru yang 60% isinya soal kabel UTP sama server induk ini, kondisi seperti diatas itu ya jauh dari rasa keadilan yang daridulu diajarin sama guru PPKn nDaru. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Tapi kalok kata Juminten, ini bukan perkara adil ato endak adil. Ini perkara menghidupi hidup. Dengan duit 200rebu yang dia terima dari ngintip &lt;i&gt;viewfinder&lt;/i&gt; itu, Si Juminten bisa mbeli kalung anjing buat Retreiver Hitam dan Rottweiler putihnya, beli celana kargo diskonan di sebuah mall, dan makan-makan di angkringan langganan si Juminten. Dan ketika dia pergi ngajar makek celana kargo diskonan itu, banyak mulut berdecak kagum melihat penampilan Juminten. Sementara, rekan panitiya Juminten yang diceritakan di muka tadi, kalok menurut terawangan juminten yang sok kleru itu, pasti buat mbeli bedak dan alat kosmetik buwat wajahnya yang mepet itu, biyar keliyatan kinclong, tapi ya emang bawaannya jelek ya ndak nolong banyak.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Banyak orang di duniya ini yang idupnya semudah maen sekak. Kerja tinggal nebeng di ketek bapaknya, mintak duidh, tinggal membalik telapak tangan, dan jreng..secara ajaib tiba2 ada duidh segepok di tangan, dan kemudahan kemudahan laen yang bisa didapet seumur hidup dia. Ndak perlu mikir jauh muter otak buat mbeli beras sendiri, &lt;i&gt;koyak kayuk&lt;/i&gt; anggaran bulanan biar pas sama duidh yang didapet, lalu mingsih muter otak mbikin cara kekmana mencerdaskan bangsa ini,.healah...Jujur nDaru benci orang-orang bermental t41 ayam dan otak sambel korek basi kek gitu. Orang yang ndak pernah paham apa itu determinasi, apa itu mencintai pekerjaan. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;nDaru ndak yakin orang2 kekgitu punya rasa malu pada institusi yang sudah menjadikan mereka SARJANA. Sebuah paradox yang memiriskan hati. Ayo dong, mereka lulusan sebuah fakultas mentereng dari sebuah Universitas Swasta elit yang terakreditasi A oleh BAN PT, dengan predikat &lt;i&gt;Cum Laude&lt;/i&gt;. Cum Laude sodara-sodara, catat &lt;i&gt;CUM LAUDE&lt;/i&gt;. Masak nyarik kerjaan nebeng bapaknya. Beuh...bener-bener ndak keren dan memalukan kalok buat nDaru.  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Dari sekian puluh taon perjalanan hidup nDaru, 1 pelajaran mahapenting yang nDaru dapet, cintailah apa yang kamu kerjakan dan kerjakanlah apa yang kamu cintai. Adios&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-747419459629218691?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/747419459629218691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=747419459629218691' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/747419459629218691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/747419459629218691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/hidup-semudah-maen-sekak.html' title='Hidup Semudah Maen Sekak'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-944784657721011529</id><published>2010-07-08T14:54:00.005+07:00</published><updated>2010-07-08T15:52:46.068+07:00</updated><title type='text'>Kenapa Indonesia Belon Bisa Ikutan Piala Dunia?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style=" line-height: 19px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sean eternos los laureles&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"   style="  line-height: 19px; -webkit-border-horizontal-spacing: 2px; -webkit-border-vertical-spacing: 2px; font-family:sans-serif;font-size:13px;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;que supimos conseguir,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;que supimos conseguir.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Coronados de gloria vivamos...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;¡o juremos con gloria morir!,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;¡o juremos con gloria morir!,&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;¡o juremos con gloria morir!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; "&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;itu adalah potongan syair &lt;i&gt;Himno Nacional Argentino&lt;/i&gt;, lagu kebangsaan Argentina yang dulu  nDaru nyanyikan setiap hari sekitar 19 tahun yang lalu. nDaru sekolah di Sekolah Dasar Berstandard Internasional, catat ya, sekolah berstandard internasional. Setiap hari, sebelum masuk sekolah, nDaru dan teman-teman yang lain berjajar rapi di muka kelas, lalu kami bersama-sama nyanyi lagu kebangsaan Argentina itu, ndak terkecuali nDaru, dan teman-teman lain yang bukan berasal dari Argentina, kami menyanyikan lagu itu dengan telapak tangan kanan memegangi &lt;i&gt;Bandera Oficial de Ceremonia&lt;/i&gt;, Bendera Argentina kecil yang dipasang di dada kiri seragam kam&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;i. Jika kami melirik ke kiri atau ke kanan sedikit saja, dan kemudian ketahuan, seorang guru akan menghampiri kami dan berdiri di depan kami sampai kami memfokuskan pandangan kami pada ketua kelas kami di depan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;6 tahun kemudian, setelah kembali ke Indonesia selama hanya 2 tahun, nDaru ikutan babe lagi ke negeri tetangga kita, Philipina. Kebiasaan itu berulang kembali, hanya waktu di Philipina, kami masuk ke kelas dulu, lalu hormat pada Bendera Philipina yang dikibarkan di pojok kiri kelas. Dengan hormat dan khidmad pula, nDaru juga dipaksa untuk menyanyikan lagu &lt;i&gt;Lupang Hinirang&lt;/i&gt;. Setiap hari kami nyayikan sehingga, kami hapal di luar kepala, dari awal sampai akhir lagu. Ndak lama setelah dari Philipina, nDaru ikutan babe lagi ke negri Paman Sam, USA,&lt;i&gt; Land of Freedom, Home for the Brave&lt;/i&gt;. dan banyak lagi sebutan-sebutan yang lain yang membangkitkan semangat warganya untuk mencintai negaranya itu. Setiap acara resmi, harus didahului dengan menyanyikan lagu "&lt;i&gt;Star Spangled Banner&lt;/i&gt;". Mbok sampeyan ketemu pengemis lagi mintak2 di pinggir jalan, trus sampeyan mau ngasih dengan imbalan si pengemis nyanyi lagu "&lt;i&gt;Star Spangled Banner&lt;/i&gt;" dulu. Do'i pasti hapal sampek selesai. Babe pernah ngetes soalnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Apa yang terjadi di Indonesia? Kemarin ketika nDaru ikutan sebuwah seminar tentang pembangunan karakter bangsa, Lagu Indonesia Raya ini endak dinyanyikan sodara2..Hanya di putar dari CD saja. Hanya beberapa saja orang yang ikutan menyanyikan lagu kebangsaan itu. Mungkin ndak ada hubungannya nyanyi Lagu Kebangsaan sama ikutan Piala Dunia ya..eits tunggu, apa yang menyebabkan Vietnam menang perang lawan Amrik? Apa yang menyebabkan produk-produk china begitu membanjir di pasar2 dunia? Kenapa pemain Badminton China begitu jaya?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Menurut nDaru sih jawabannya simpel. Mereka begitu mencintai tanah airnya. Sangking cintanya mereka mau berlatih sepak bola siang malam pagi sore biyar biasa ikutan Piala Dunia. Biar menang Piala Thomas Uber. Sekarang kalok mereka bisa, napa Indonesia gak bisa? sama2 manusia kan? mungkin beda di rambut ma potongan wajah aja. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal; -webkit-border-horizontal-spacing: 0px; -webkit-border-vertical-spacing: 0px; "&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Banyak orang Indonesia ini yang males, ndak mau usaha maksimal, prinsip ekonomi "modal dikit dapet gede" begitu mengakar. Dan yang jelas, banyak orang ndak gitu mencintai negeri ini. Lha itu tadi buktinya, nyanyi Lagu kebangsaan aja enggan, bukankah itu sebuah bentuk ketidakcintaan pada negara? Sekarang ada kah Upacara tiap hari senin? setau nDaru, upacara senin diganti setiap tgl 17 saja setiap bulannya. Betul2 negeri yang aneh. nDak heran kalok jadi susah ikutan piala dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-944784657721011529?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/944784657721011529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=944784657721011529' title='18 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/944784657721011529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/944784657721011529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/kenapa-indonesia-belon-bisa-ikutan.html' title='Kenapa Indonesia Belon Bisa Ikutan Piala Dunia?'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-3958854624143713420</id><published>2010-07-05T12:41:00.004+07:00</published><updated>2010-07-06T07:33:56.644+07:00</updated><title type='text'>Akhir Piala Dunia Buat Saya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tanggal 2 kemarin, buat nDaru sudah menjadi akhir dari Piala Dunia 2010, setelah akhirnya Argentina kalah telak dari Jerman. Mungkin bakal banyak orang mencibir nDaru dengan ide nDaru itu. Ya ndak papa, mau dibilang fanatisme yang kebablasan dan menjurus pada nasionalisme semu ya ndak papa..nDaru punyak alesan sendiri kenapa nDaru nge-fans abis sama sepak bolanya Argentina. Setelah PSIS jarang-jarang maen di kompetisi duniya. nDaru memilih buat mensuporteri Argentina. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kenapa Argentina? bukan Itali atau Spanyol yang pemainnya kata orang tampan-tampan itu. Bukan itu. nDaru memilih Argentina, soalnya nDaru pernah tinggal cukup lama disana. Pertama kenal si kulit bundar ya di negaranya Evita Peron itu. Ceritanya agak unik, waktu itu tahun 1994 nDaru boyongan dengan mami ikutan babe nDaru yang ndapet tugas ke sebuah kota kecil di pinggir pantai timur Argentina, Rio Gallegos. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Waktu itu, nDaru berumur sekitar 8 tahun. Pada suatu hari, nDaru dan babe keliling-keliling kota nyarik les piano buat kegiatan nDaru setelah selesai sekolah, waktu itu, abis sekolah nDaru cuman bisa bengong, mau maen, nDaru gak ngarti bahasanya,lagian  di lingkungan nDaru itu, jarang banget ada anak2 seusia nDaru. Dan Bahasa Spanyol termasuk bukan bahasa yang mudah untuk dipelajari anak seusia nDaru. Itu baru bahasa Spanyol, banyak anak tetangga-tetangga nDaru yang cuman bisa bahasa Matacos, kek bahasa jawa kalok di semarang. Na, babe mencarikan nDaru kegiatan yang sekiranya bisa mbikin nDaru cepet blajar dan beradaptasi di lingkungan baru. Kami keliling-keliling nyari2 les2an seharian ndak dapet2, akhirnya, babe melihat sebuah plakat dalam bahasa spanyol. Sekolah Sepak Bola untuk anak cewek usia 8 - 15 tahun. Dasar babe orang antik, nDaru ditanyak, mau ndak sekolah bola. Dan nDaru setuju. Waktu itu kami mikirnya kan belajar piano hanya tujuan sekunder saja. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Itulah awal nDaru kenal dengan sepakbola. Meski ndak pernah ikutan kompetisi profesional, minimal nDaru pernah ngicipi bagaimana berlatih sepakbola yang benar. Sangking semangatnya, kadang nDaru dateng dan nggabung di kelas orang laen. Di Rio Gallegos, banyak sekali hal yang berbau-bau bola, poster2 Diego Maradona, dan pemain2 ngetop seperti Claudio Caniggia, Diego Simeone, Oscar Rugerri, dan banyak lagi, cuman 3 itu yang sering nongol di poster. Buat warga Argentina, dan sebagian besar warga Amerika Latin, Bola sudah seperti agama. Setiap minggu, banyak sekali anak2 bermain bola di pekarangan rumah2 mereka. Bahkan, banyak orangtua yang cemas ketika anak laki-lakinya ndak sukak maen bola. Di setiap komplek, mereka pasti punyak lapangan kecil buat maen bola. Sarana dan prasarana penunjang sepakbola dijadikan program pembangunan wajib di setiap kota. Bahkan dulu nDaru sering ndenger seloroh, kalok seorang developer pergi ke walikota dan mengajukan proposal pembangunan pasti walikotanya nanyak "lapangan bolanya dimana?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Argentina ndak jauh beda dengan Indonesia, ya iklimnya, ya penduduknya, Rio Gallegos sendiri kotanya mirip-mirip kota Klaten di pinggir laut, gak terlalu padat, dan hanya beberapa hektar saja. Satu yang membedakan, ya kegilaan mereka pada bola tadi. Sekolah-sekolah sepakbola begitu subur bermunculan disana. ndak heran jika mereka punya talenta-talenta ajaib seperti Lionel Messi atau Gabriel Batistuta. &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang patut dan musti ditiru dari orang-orang Argentina adalah kecintaannya pada bola. Mereka ndak hanya berhenti di treak2 di depan tipi ato nonton bareng di kafe mbuncitin perut. Setelah nonton, mereka biasanya bermain di halaman rumah yang rata-rata lmayan besar, cukup buat sekedar oper-operan bola. Mereka masih menyisakan tempat diantara bangunan2 tinggal ndak semua dijadiin rumah ato mall. Banyak talenta hebat di Indonesia ini. Sayangnya, kurang ada pembinaan yang bener-bener kontinyu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selamat Pulang, Don't Cry for Me Argentina&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7959848396009826936-3958854624143713420?l=blognyandaru.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blognyandaru.blogspot.com/feeds/3958854624143713420/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=7959848396009826936&amp;postID=3958854624143713420' title='24 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3958854624143713420'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7959848396009826936/posts/default/3958854624143713420'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blognyandaru.blogspot.com/2010/07/akhir-piala-dunia-buat-saya.html' title='Akhir Piala Dunia Buat Saya'/><author><name>nDaru</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14903367754218180582</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_sVrGyxOex6M/TNpNhzjQ-qI/AAAAAAAAArg/Na3aSMCMD90/S220/ALIM0764.JPG'/></author><thr:total>24</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7959848396009826936.post-7328790515464159802</id><published>2010-06-30T15:59:00.001+07:00</published><updated>2010-06-30T15:59:37.257+07:00</updated><title type='text'>(sok) Nginternasiyonal
